Kembali
KEMENTERIAN UMKM DORONG PELAKU USAHA PENUHI STANDAR INDUSTRI GLOBAL
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pelaku usaha modest fashion meningkatkan standar produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar global dan mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok industri fesyen Muslim internasional.
Asisten Deputi Kemitraan, Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kementerian UMKM Yogia Prihartiny mengatakan peningkatan skala dan konsistensi usaha menjadi kunci bagi UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas.
"Kunci akselerasi UMKM ada pada peningkatan skala dan konsistensi usaha," kata Yogia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Yogia mengatakan pemerintah mendampingi pelaku usaha modest fashion untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga memenuhi standar industri dan permintaan buyer internasional.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan kelembagaan, pencapaian standar mutu dan ukuran, serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Yogia mengatakan penguatan standar industri diperlukan agar UMKM modest fashion tidak hanya mampu menghasilkan produk secara konsisten, tetapi juga memenuhi kebutuhan volume pemesanan dari pasar global.
"Harapannya, UMKM modest fashion tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian utama dari supply hub yang mampu memenuhi kuantitas pemesanan (volume order) buyers internasional," ujarnya. (end/ant)
Asisten Deputi Kemitraan, Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kementerian UMKM Yogia Prihartiny mengatakan peningkatan skala dan konsistensi usaha menjadi kunci bagi UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas.
"Kunci akselerasi UMKM ada pada peningkatan skala dan konsistensi usaha," kata Yogia dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Yogia mengatakan pemerintah mendampingi pelaku usaha modest fashion untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga memenuhi standar industri dan permintaan buyer internasional.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan kelembagaan, pencapaian standar mutu dan ukuran, serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Yogia mengatakan penguatan standar industri diperlukan agar UMKM modest fashion tidak hanya mampu menghasilkan produk secara konsisten, tetapi juga memenuhi kebutuhan volume pemesanan dari pasar global.
"Harapannya, UMKM modest fashion tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian utama dari supply hub yang mampu memenuhi kuantitas pemesanan (volume order) buyers internasional," ujarnya. (end/ant)

