Kembali
ESDM BIDIK KALTIM DAN SUMSEL UNTUK PROYEK BATU BARA JADI BBM
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan untuk menjadi lokasi proyek pengolahan batu bara kalori rendah menjadi campuran bahan bakar minyak (BBM), seperti bensin dan solar.
"Jadi, ini ada beberapa yang di Kalimantan Timur. Itu sudah mulai, ya. Kami dorong untuk kegiatannya itu ada juga yang di Sumatera Selatan atau daerah-daerah yang potensi batu baranya cukup besar," ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui setelah acara ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa.
Yuliot menyampaikan telah melakukan peletakan batu pertama untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol di kawasan Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Metanol yang dihasilkan dari gasifikasi batu bara tersebut, kata Yuliot, nantinya akan digunakan sebagai campuran BBM.
"Jadi, metanol itu kan bisa digunakan untuk pencampuran bahan bakar minyak," kata Yuliot. (end/ant)
"Jadi, ini ada beberapa yang di Kalimantan Timur. Itu sudah mulai, ya. Kami dorong untuk kegiatannya itu ada juga yang di Sumatera Selatan atau daerah-daerah yang potensi batu baranya cukup besar," ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot ketika ditemui setelah acara ziarah di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Selasa.
Yuliot menyampaikan telah melakukan peletakan batu pertama untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) gasifikasi batu bara menjadi metanol di kawasan Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Metanol yang dihasilkan dari gasifikasi batu bara tersebut, kata Yuliot, nantinya akan digunakan sebagai campuran BBM.
"Jadi, metanol itu kan bisa digunakan untuk pencampuran bahan bakar minyak," kata Yuliot. (end/ant)

