Kembali
VKTR AKAN GELAR RIGHT ISSUE 15 MILIAR SAHAM
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PMHMETD I atau right issue dan telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 19 Mei 2026
Indah Permatasari Saugi Direktur VKTR dalam ketengan tertulisnya (29/9) menyampaikan bahwa VKTR akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 15.000.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp10 setiap saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp200 setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 25,53% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I sehingga nilaiPMHMETD I adalah sebanyak-banyaknya Rp3 triliun.
Setiap pemegang 35 saham biasa atas nama yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB mendapatkan 12 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 Saham Baru dengan nilai nominal Rp10 setiap saham, dengan Harga Pelaksanaan Rp200 setiap saham
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebagai Pemegang Saham Utama menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya sesuai dengan porsi pada tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak untuk memperoleh HMETD dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang dimilikinya kepada PT Bakrie Capital Indonesia (BCI).
BCI akan melaksanakan seluruh HMETD yang dialihkan BNBR sejumlah 3.660.631.994 saham dengan harga yang sama denganHarga Pelaksanaan, yaitu Rp200 setiap saham senilai Rp732,12 miliar.
Dana dari aksi korporasi ini akan digunakan sekitar 66,86% akan disalurkan melalui setoran modal kepada PT Sarana Ekomobilitas Indonesia (SEI) yaitu Perusahaan Anak yang bergerak dalam bidang aktivitas perdagangan besar mobil bekas dan penyewaan dan sewa guna usaha kendaraan bermotor. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembelian kendaraan listrik dari Perseroan.
Sementara itu sisanya akan digunakan untuk modal kerja (working capital) Perseroan dalam rangka memenuhikebutuhan operasional antara lain biaya administrasi umum, pembelian persediaan untuk penjualanbus listrik, truk listrik, transporter listrik, dan forklift listrik, serta biaya-biaya lainnya yang berkaitandengan pembelian persediaan tersebut
Adapun tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk Memperoleh HMETD 8 Oktober 2026 dan tanggal Distribusi HMETD 9 Oktober 2026 serta Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia 12 Oktober 2026 dan Periode Perdagangan serta pelaksanaan HMETD 12-16 dan 19-23 Oktober 2026. (end)
Indah Permatasari Saugi Direktur VKTR dalam ketengan tertulisnya (29/9) menyampaikan bahwa VKTR akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 15.000.000.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp10 setiap saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp200 setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 25,53% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I sehingga nilaiPMHMETD I adalah sebanyak-banyaknya Rp3 triliun.
Setiap pemegang 35 saham biasa atas nama yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 8 Oktober 2026 pukul 16.15 WIB mendapatkan 12 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 Saham Baru dengan nilai nominal Rp10 setiap saham, dengan Harga Pelaksanaan Rp200 setiap saham
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebagai Pemegang Saham Utama menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya sesuai dengan porsi pada tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak untuk memperoleh HMETD dan akan mengalihkan seluruh HMETD yang dimilikinya kepada PT Bakrie Capital Indonesia (BCI).
BCI akan melaksanakan seluruh HMETD yang dialihkan BNBR sejumlah 3.660.631.994 saham dengan harga yang sama denganHarga Pelaksanaan, yaitu Rp200 setiap saham senilai Rp732,12 miliar.
Dana dari aksi korporasi ini akan digunakan sekitar 66,86% akan disalurkan melalui setoran modal kepada PT Sarana Ekomobilitas Indonesia (SEI) yaitu Perusahaan Anak yang bergerak dalam bidang aktivitas perdagangan besar mobil bekas dan penyewaan dan sewa guna usaha kendaraan bermotor. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembelian kendaraan listrik dari Perseroan.
Sementara itu sisanya akan digunakan untuk modal kerja (working capital) Perseroan dalam rangka memenuhikebutuhan operasional antara lain biaya administrasi umum, pembelian persediaan untuk penjualanbus listrik, truk listrik, transporter listrik, dan forklift listrik, serta biaya-biaya lainnya yang berkaitandengan pembelian persediaan tersebut
Adapun tanggal Pencatatan (Recording Date) untuk Memperoleh HMETD 8 Oktober 2026 dan tanggal Distribusi HMETD 9 Oktober 2026 serta Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia 12 Oktober 2026 dan Periode Perdagangan serta pelaksanaan HMETD 12-16 dan 19-23 Oktober 2026. (end)

