Kembali
BPS: NTP NASIONAL SEPTEMBER 2026 NAIK 1,49 PERSEN
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada September 2026 sebesar 131,11, atau meningkat 1,49% dibandingkan NTP pada bulan sebelumnya.
Kenaikan NTP tersebut terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,93%, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang tercatat sebesar 0,44%.
Di sisi lain, BPS mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia pada September 2026 meningkat 0,53%. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional pada September 2026 tercatat sebesar 135,68. Angka tersebut meningkat 1,76% dibandingkan NTUP pada bulan sebelumnya.
BPS juga mencatat kenaikan harga beras di tingkat penggilingan. Pada September 2026, rata-rata harga beras kualitas premium mencapai Rp15.185 per kilogram, naik 0,81% dibandingkan bulan sebelumnya.
Adapun rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan tercatat sebesar Rp14.018 per kilogram, meningkat 0,87% dibandingkan bulan sebelumnya. (end)
Kenaikan NTP tersebut terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 1,93%, lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang tercatat sebesar 0,44%.
Di sisi lain, BPS mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia pada September 2026 meningkat 0,53%. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional pada September 2026 tercatat sebesar 135,68. Angka tersebut meningkat 1,76% dibandingkan NTUP pada bulan sebelumnya.
BPS juga mencatat kenaikan harga beras di tingkat penggilingan. Pada September 2026, rata-rata harga beras kualitas premium mencapai Rp15.185 per kilogram, naik 0,81% dibandingkan bulan sebelumnya.
Adapun rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan tercatat sebesar Rp14.018 per kilogram, meningkat 0,87% dibandingkan bulan sebelumnya. (end)

