Kembali
INDEKS UTAMA BERHASIL REBOUND HARI KAMIS
Saham-saham AS bangkit dari penurunan awal dan ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Kamis (1 Oktober); indeks S&P 500 memulihkan posisinya dari level terendah dalam dua minggu setelah aksi jual obligasi global berbalik arah, menyusul lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) ke level tertinggi dalam beberapa dekade.
Saham-saham sempat tertekan pada awal perdagangan karena data ekonomi terus menunjukkan kondisi ekonomi yang kuat disertai tekanan harga yang persisten. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi pada akhirnya dapat memaksa Federal Reserve untuk mengambil langkah lebih agresif dalam menaikkan suku bunga.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mingguan turun menjadi 197.000, angka yang berada di bawah perkiraan 200.000 dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Data ini merupakan laporan terbaru dalam serangkaian laporan minggu ini yang mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja yang kokoh, menjelang rilis laporan ketenagakerjaan pemerintah pada hari Jumat.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) melanjutkan kenaikannya, dengan obligasi acuan tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam 24 tahun setelah menutup bulan September dengan kenaikan kuartalan terbesar sejak 1994 dan menekan pasar saham setelah Institute for Supply Management melaporkan bahwa PMI manufaktur turun menjadi 54,5 bulan lalu dari 54,6 pada bulan Agustus serta menunjukkan lonjakan harga input, yang memicu kekhawatiran akan inflasi.
Dow Jones Industrial Average naik 20,69 poin atau 0,04 persen menjadi 50.926,74, S&P 500 naik 14,94 poin atau 0,2 persen menjadi 7.666,48, dan Nasdaq Composite naik 10,53 poin atau 0,04 persen menjadi 26.871,60. (end/Reuters)
Saham-saham sempat tertekan pada awal perdagangan karena data ekonomi terus menunjukkan kondisi ekonomi yang kuat disertai tekanan harga yang persisten. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi pada akhirnya dapat memaksa Federal Reserve untuk mengambil langkah lebih agresif dalam menaikkan suku bunga.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan bahwa jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mingguan turun menjadi 197.000, angka yang berada di bawah perkiraan 200.000 dari para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Data ini merupakan laporan terbaru dalam serangkaian laporan minggu ini yang mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja yang kokoh, menjelang rilis laporan ketenagakerjaan pemerintah pada hari Jumat.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) melanjutkan kenaikannya, dengan obligasi acuan tenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam 24 tahun setelah menutup bulan September dengan kenaikan kuartalan terbesar sejak 1994 dan menekan pasar saham setelah Institute for Supply Management melaporkan bahwa PMI manufaktur turun menjadi 54,5 bulan lalu dari 54,6 pada bulan Agustus serta menunjukkan lonjakan harga input, yang memicu kekhawatiran akan inflasi.
Dow Jones Industrial Average naik 20,69 poin atau 0,04 persen menjadi 50.926,74, S&P 500 naik 14,94 poin atau 0,2 persen menjadi 7.666,48, dan Nasdaq Composite naik 10,53 poin atau 0,04 persen menjadi 26.871,60. (end/Reuters)

