Kembali
IMC PELITA LOGISTIK PERKUAT ARMADA DENGAN ENAM KAPAL BARU
PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) melakukan program peremajaan armada melalui penambahan enam kapal baru untuk mendukung kegiatan pengangkutan dry bulk dan kebutuhan operasional pelanggan.
Program tersebut mencakup dua kapal tunda/tugboat (TB) dan empat tongkang/barge (BG) yang dibangun di dua galangan kapal di Batam. Masing-masing tongkang memiliki kapasitas angkut lebih dari 10.000 ton.
Per 30 September 2026, Perseroan dan entitas anak mengoperasikan 47 unit armada, di luar enam kapal baru tersebut. Peremajaan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan operasional, dan biaya pembangunan kapal.
Direktur PT IMC Pelita Logistik Tbk Basuki Setiogroho mengatakan pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional Perseroan dan pelanggan.
"Peremajaan armada merupakan bagian dari upaya kami menjaga keandalan dan kesiapan armada dalam mendukung kegiatan pengangkutan dry bulk. Kehadiran kapal-kapal baru ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih baik dalam pengalokasian kapal sesuai kebutuhan operasional pelanggan," ujar Basuki dalam keterangan Senin. (end)
Program tersebut mencakup dua kapal tunda/tugboat (TB) dan empat tongkang/barge (BG) yang dibangun di dua galangan kapal di Batam. Masing-masing tongkang memiliki kapasitas angkut lebih dari 10.000 ton.
Per 30 September 2026, Perseroan dan entitas anak mengoperasikan 47 unit armada, di luar enam kapal baru tersebut. Peremajaan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan operasional, dan biaya pembangunan kapal.
Direktur PT IMC Pelita Logistik Tbk Basuki Setiogroho mengatakan pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional Perseroan dan pelanggan.
"Peremajaan armada merupakan bagian dari upaya kami menjaga keandalan dan kesiapan armada dalam mendukung kegiatan pengangkutan dry bulk. Kehadiran kapal-kapal baru ini juga memberikan fleksibilitas yang lebih baik dalam pengalokasian kapal sesuai kebutuhan operasional pelanggan," ujar Basuki dalam keterangan Senin. (end)

