Kembali
PERLUAS EKSPANSI, NAYZ BERENCANA AMBIL ALIH 75% SAHAM BANGKOK TELLINK
Produsen makanan bayi PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (kode saham: NAYZ) berencana mengambil alih sebanyak 5.692.500 lembar saham Bangkok Tellink Co., Ltd. (BTL). Jumlah tersebut mewakili 75 persen dari seluruh modal saham yang telah diterbitkan oleh perusahaan asal Thailand tersebut.
Rencana akuisisi saham ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pengalihan Saham Bersyarat (CSTA) pada tanggal 2 Oktober 2026. Pihak penjual dalam transaksi ini adalah Saiko Consultancy Pte. Ltd., perusahaan yang berdomisili di Singapura.
Berdasarkan keterbukaan informasi pada 5 Oktober 2026, nilai transaksi pengalihan saham ini ditetapkan maksimal sebesar USD 125.000.000 atau senilai 125 juta Dolar AS.
Nilai transaksi tersebut masih dapat disesuaikan berdasarkan hasil penilaian dari penilai independen terdaftar OJK. Apabila nilai penilaian independen (Reference Value) lebih rendah dari Transaction Value, maka Reference Value akan digunakan sebagai dasar transaksi. Sebaliknya, jika Reference Value lebih tinggi, batas maksimal nilai transaksi sebesar USD 125 juta tetap berlaku.
Mengenai skema pembayaran, sebanyak 20 persen saham yang diambil alih akan dibayarkan secara tunai oleh Perseroan setelah penyelesaian transaksi. Sementara itu, 80 persen sisanya akan dikontribusikan oleh Saiko sebagai setoran modal non-tunai (inbreng) melalui pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi dan transaksi material, mengingat Saiko merupakan pemegang saham pengendali dari PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. Oleh karena itu, skema pengambilalihan ini tunduk pada ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan serta POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Penyelesaian perjanjian pengalihan saham ini masih bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan, termasuk persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen Perseroan. Direktur NAYZ, Nusttanakit Sasiarnon, menyatakan bahwa rencana ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional, keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. (end)
Rencana akuisisi saham ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pengalihan Saham Bersyarat (CSTA) pada tanggal 2 Oktober 2026. Pihak penjual dalam transaksi ini adalah Saiko Consultancy Pte. Ltd., perusahaan yang berdomisili di Singapura.
Berdasarkan keterbukaan informasi pada 5 Oktober 2026, nilai transaksi pengalihan saham ini ditetapkan maksimal sebesar USD 125.000.000 atau senilai 125 juta Dolar AS.
Nilai transaksi tersebut masih dapat disesuaikan berdasarkan hasil penilaian dari penilai independen terdaftar OJK. Apabila nilai penilaian independen (Reference Value) lebih rendah dari Transaction Value, maka Reference Value akan digunakan sebagai dasar transaksi. Sebaliknya, jika Reference Value lebih tinggi, batas maksimal nilai transaksi sebesar USD 125 juta tetap berlaku.
Mengenai skema pembayaran, sebanyak 20 persen saham yang diambil alih akan dibayarkan secara tunai oleh Perseroan setelah penyelesaian transaksi. Sementara itu, 80 persen sisanya akan dikontribusikan oleh Saiko sebagai setoran modal non-tunai (inbreng) melalui pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi dan transaksi material, mengingat Saiko merupakan pemegang saham pengendali dari PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. Oleh karena itu, skema pengambilalihan ini tunduk pada ketentuan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan serta POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Penyelesaian perjanjian pengalihan saham ini masih bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan, termasuk persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Independen Perseroan. Direktur NAYZ, Nusttanakit Sasiarnon, menyatakan bahwa rencana ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional, keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. (end)

