Kembali
PEFINDO TEGASKAN PERINGKAT idB UNTUK WASKITA KARYA
PEFINDO menegaskan peringkat idB kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dan Obligasi Berkelanjutan (PUB) III Tahap II, Tahap III, Tahap IV, dan PUB IV Tahap I. Prospek Perusahaan dipertahankan di negatif untuk mengantisipasi kinerja bisnis Perusahaan yang masih lemah serta potensi tekanan berkelanjutan terhadap kemampuan dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan kupon yang akan jatuh tempo.
Pada saat yang sama, kami menegaskan peringkat Obligasi III dan IV di idAAA(gg) serta peringkat Sukuk Mudharabah I di idAAA(sy)(gg) yang mencerminkan jaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari Pemerintah Indonesia.
Peringkat perusahaan mencerminkan posisi WSKT yang mapan di industri konstruksi, tetapi dibatasi oleh profil keuangannya yang sangat lemah dan lingkungan bisnis yang mudah berubah.
Kami dapat menurunkan peringkat jika WSKT tidak mampu memenuhi kewajiban pokok atau kupon yang jatuh tempo. Prospek dapat direvisi menjadi stabil tanpa perubahan peringkat jika WSKT mempertahankan pembayaran tepat waktu dan berkelanjutan atas kewajiban pokok dan kupon.
WSKT merupakan perusahaan konstruksi milik negara yang menyumbang sekitar 80% dari pendapatan dalam tiga tahun terakhir untuk penyediaan pekerjaan konstruksi. Bisnis lainnya meliputi beton pracetak, jalan tol, properti, hotel, dan infrastruktur lainnya. Per 30 Juni 2026, Perusahaan 75,35% dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (0,75% langsung dan 74,6% melalui Danantara), dan sisanya dimiliki oleh publik. (end)
Pada saat yang sama, kami menegaskan peringkat Obligasi III dan IV di idAAA(gg) serta peringkat Sukuk Mudharabah I di idAAA(sy)(gg) yang mencerminkan jaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari Pemerintah Indonesia.
Peringkat perusahaan mencerminkan posisi WSKT yang mapan di industri konstruksi, tetapi dibatasi oleh profil keuangannya yang sangat lemah dan lingkungan bisnis yang mudah berubah.
Kami dapat menurunkan peringkat jika WSKT tidak mampu memenuhi kewajiban pokok atau kupon yang jatuh tempo. Prospek dapat direvisi menjadi stabil tanpa perubahan peringkat jika WSKT mempertahankan pembayaran tepat waktu dan berkelanjutan atas kewajiban pokok dan kupon.
WSKT merupakan perusahaan konstruksi milik negara yang menyumbang sekitar 80% dari pendapatan dalam tiga tahun terakhir untuk penyediaan pekerjaan konstruksi. Bisnis lainnya meliputi beton pracetak, jalan tol, properti, hotel, dan infrastruktur lainnya. Per 30 Juni 2026, Perusahaan 75,35% dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (0,75% langsung dan 74,6% melalui Danantara), dan sisanya dimiliki oleh publik. (end)

