Kembali
ENRG INVESTASI US$200 JUTA DI HIGHPEAK ENERGY
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menandatangani perjanjian dengan HighPeak Energy, Inc., perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat yang tercatat di Nasdaq dengan kode saham HPK. Dalam transaksi tersebut, ENRG akan melakukan penyertaan sebesar US$200 juta atau sekitar Rp3,6 triliun melalui pembelian saham preferen konversi yang baru diterbitkan HighPeak.
HighPeak merupakan perusahaan minyak dan gas yang berkantor pusat di Fort Worth, Texas, dengan fokus pada pengembangan dan eksplorasi hidrokarbon di Midland Basin, West Texas. Untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, HighPeak mencatat rata-rata volume penjualan sekitar 45.456 barel setara minyak per hari (BOEPD).
ENRG menyebut investasi tersebut merupakan bagian dari strategi pertumbuhan perseroan yang mengombinasikan ekspansi organik dan anorganik, baik di Indonesia maupun pasar internasional. Perseroan menilai investasi di HighPeak berpotensi memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Perseroan juga berharap investasi tersebut dapat menghasilkan sinergi berupa transfer pengetahuan teknis dan nilai tambah antara portofolio ENRG dengan aset-aset HighPeak. Sinergi tersebut terutama diharapkan berasal dari paparan terhadap praktik operasional, teknologi, dan kapabilitas industri hulu minyak dan gas di Amerika Utara. Investasi akan didanai secara independen oleh perseroan.
Dalam transaksi ini, Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd. bertindak sebagai penasihat keuangan, sementara Milbank LLP menjadi penasihat hukum perseroan.
ENRG merupakan perusahaan minyak dan gas bumi hulu yang berdiri sejak 2001 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2004. Saat ini, perseroan mengoperasikan 13 wilayah kerja migas di Sumatra, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Mozambik. Sebanyak sembilan aset telah berproduksi, dua aset dalam tahap pengembangan, dan dua aset dalam tahap eksplorasi. 20261006_ENRG_Laporan Informasi dan Fakta Material_32163834_lamp1.pdf
Per Juni 2026, ENRG memiliki total basis cadangan dan sumber daya sebesar 427 MMBOE, terdiri dari 223 MMBOE cadangan 2P dan 204 MMBOE sumber daya 2C.
Perseroan menegaskan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020. Namun, transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya melebihi 20% tetapi tidak lebih dari 50% dari total ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan. (end)
HighPeak merupakan perusahaan minyak dan gas yang berkantor pusat di Fort Worth, Texas, dengan fokus pada pengembangan dan eksplorasi hidrokarbon di Midland Basin, West Texas. Untuk enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, HighPeak mencatat rata-rata volume penjualan sekitar 45.456 barel setara minyak per hari (BOEPD).
ENRG menyebut investasi tersebut merupakan bagian dari strategi pertumbuhan perseroan yang mengombinasikan ekspansi organik dan anorganik, baik di Indonesia maupun pasar internasional. Perseroan menilai investasi di HighPeak berpotensi memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Perseroan juga berharap investasi tersebut dapat menghasilkan sinergi berupa transfer pengetahuan teknis dan nilai tambah antara portofolio ENRG dengan aset-aset HighPeak. Sinergi tersebut terutama diharapkan berasal dari paparan terhadap praktik operasional, teknologi, dan kapabilitas industri hulu minyak dan gas di Amerika Utara. Investasi akan didanai secara independen oleh perseroan.
Dalam transaksi ini, Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd. bertindak sebagai penasihat keuangan, sementara Milbank LLP menjadi penasihat hukum perseroan.
ENRG merupakan perusahaan minyak dan gas bumi hulu yang berdiri sejak 2001 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2004. Saat ini, perseroan mengoperasikan 13 wilayah kerja migas di Sumatra, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Mozambik. Sebanyak sembilan aset telah berproduksi, dua aset dalam tahap pengembangan, dan dua aset dalam tahap eksplorasi. 20261006_ENRG_Laporan Informasi dan Fakta Material_32163834_lamp1.pdf
Per Juni 2026, ENRG memiliki total basis cadangan dan sumber daya sebesar 427 MMBOE, terdiri dari 223 MMBOE cadangan 2P dan 204 MMBOE sumber daya 2C.
Perseroan menegaskan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020. Namun, transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya melebihi 20% tetapi tidak lebih dari 50% dari total ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan. (end)

