Kembali
PERKUAT SINERGI BISNIS, AYLS BELI SAHAM GLOBAL PACIFIC INDONESIA
Emiten perdagangan besar aspal, geosintetik, dan bungkil kedelai (soya beans meal), PT Arkayana Lestari Grup Tbk (kode saham: AYLS), resmi melakukan aksi korporasi berupa pembelian 4.900 lembar saham PT Global Pacific Indonesia (GPI). Saham tersebut dibeli dari pemilik sebelumnya, yakni PT Gunung Daya Permata (GDP).
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik pada Rabu (7/10/2026), transaksi tersebut secara resmi dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Direktur Utama PT Arkayana Lestari Grup Tbk, Yang Chuan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat struktur kepemilikan saham serta memperluas sinergi bisnis dengan entitas terkait.
"Aksi korporasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perseroan, di antaranya penguatan struktur modal dan aset, terciptanya sinergi operasional, peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham, serta menjaga keberlanjutan usaha," ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi perseroan.
Dari sisi operasional, integrasi kepemilikan ini diproyeksikan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas koordinasi pada rantai pasok (supply chain), distribusi, hingga pengelolaan sumber daya. Selain itu, optimalisasi kapasitas produksi dan pengurangan duplikasi fungsi operasional diharapkan mampu dicapai melalui transaksi ini.
Manajemen AYLS juga optimistis transaksi ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka menengah maupun panjang, sekaligus membentuk basis bisnis yang lebih tangguh terhadap dinamika pasar. (end)
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik pada Rabu (7/10/2026), transaksi tersebut secara resmi dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Direktur Utama PT Arkayana Lestari Grup Tbk, Yang Chuan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat struktur kepemilikan saham serta memperluas sinergi bisnis dengan entitas terkait.
"Aksi korporasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perseroan, di antaranya penguatan struktur modal dan aset, terciptanya sinergi operasional, peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham, serta menjaga keberlanjutan usaha," ungkap manajemen dalam keterbukaan informasi perseroan.
Dari sisi operasional, integrasi kepemilikan ini diproyeksikan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas koordinasi pada rantai pasok (supply chain), distribusi, hingga pengelolaan sumber daya. Selain itu, optimalisasi kapasitas produksi dan pengurangan duplikasi fungsi operasional diharapkan mampu dicapai melalui transaksi ini.
Manajemen AYLS juga optimistis transaksi ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka menengah maupun panjang, sekaligus membentuk basis bisnis yang lebih tangguh terhadap dinamika pasar. (end)

