Kembali
BALE BY BTN TEMBUS 5 JUTA PENGGUNA
Hanya dalam sekitar satu setengah tahun sejak diluncurkan pada 6 Maret 2025, bale Hanya dalam sekitar satu setengah tahun sejak diluncurkan pada 6 Maret 2025, bale by BTN berhasil menembus 5.021.503 pengguna terdaftar.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting transformasi digital PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), sekaligus menunjukkan semakin kuatnya pergeseran aktivitas nasabah ke layanan perbankan digital.
Pertumbuhan basis pengguna bale by BTN mencapai 51% secara tahunan (year-on-year/yoy). Peningkatan jumlah pengguna juga diikuti lonjakan aktivitas transaksi. Hingga September 2026, bale by BTN membukukan 2,23 miliar transaksi, tumbuh 46% yoy, dengan nilai transaksi mencapai Rp103,53 triliun atau meningkat 44% yoy.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pencapaian lebih dari lima juta pengguna merupakan buah dari perjalanan BTN memodernisasi layanan dan memperkuat bisnis transaksi digital dalam beberapa tahun terakhir.
"Pencapaian lima juta pengguna ini patut kita banggakan. Dalam waktu sekitar satu setengah tahun sejak diluncurkan, bale by BTN telah menjadi bagian penting dari modernisasi BTN. Ke depan, kami ingin bale by BTN semakin personal dan memiliki keunikan yang membedakannya dari layanan digital lainnya,"ujar Nixon.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pengembangan fungsi bale by BTN yang semakin luas. Saat ini, bale by BTN telah memiliki lebih dari 764 fitur yang tidak hanya melayani kebutuhan dasar perbankan, tetapi juga berbagai kebutuhan sehari-hari nasabah.
Melalui bale by BTN, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan, membeli tiket pesawat dan hotel, tiket kereta dan Whoosh, membeli pulsa dan paket data, voucher belanja, mengakses layanan wisata dan event, hingga memanfaatkan sejumlah solusi pembiayaan. BTN juga mengembangkan bale Properti untuk membantu masyarakat mencari hunian sekaligus mengakses perjalanan pembiayaan rumah secara lebih mudah.
Dengan demikian, pengembangan bale by BTN diarahkan bukan sekadar menjadi mobile banking, melainkan super app yang menghubungkan kebutuhan finansial, hunian, dan lifestyle nasabah dalam satu ekosistem digital.
"Persaingan layanan digital akan terus berkembang dan fitur akan semakin mudah ditiru. Karena itu, bale by BTN harus memiliki pengalaman yang khas. Kami ingin layanan ini semakin dekat dengan kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan yang benar-benar relevan dengan aktivitas mereka," kata Nixon. (end)
Capaian tersebut menjadi tonggak penting transformasi digital PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), sekaligus menunjukkan semakin kuatnya pergeseran aktivitas nasabah ke layanan perbankan digital.
Pertumbuhan basis pengguna bale by BTN mencapai 51% secara tahunan (year-on-year/yoy). Peningkatan jumlah pengguna juga diikuti lonjakan aktivitas transaksi. Hingga September 2026, bale by BTN membukukan 2,23 miliar transaksi, tumbuh 46% yoy, dengan nilai transaksi mencapai Rp103,53 triliun atau meningkat 44% yoy.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pencapaian lebih dari lima juta pengguna merupakan buah dari perjalanan BTN memodernisasi layanan dan memperkuat bisnis transaksi digital dalam beberapa tahun terakhir.
"Pencapaian lima juta pengguna ini patut kita banggakan. Dalam waktu sekitar satu setengah tahun sejak diluncurkan, bale by BTN telah menjadi bagian penting dari modernisasi BTN. Ke depan, kami ingin bale by BTN semakin personal dan memiliki keunikan yang membedakannya dari layanan digital lainnya,"ujar Nixon.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pengembangan fungsi bale by BTN yang semakin luas. Saat ini, bale by BTN telah memiliki lebih dari 764 fitur yang tidak hanya melayani kebutuhan dasar perbankan, tetapi juga berbagai kebutuhan sehari-hari nasabah.
Melalui bale by BTN, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan, membeli tiket pesawat dan hotel, tiket kereta dan Whoosh, membeli pulsa dan paket data, voucher belanja, mengakses layanan wisata dan event, hingga memanfaatkan sejumlah solusi pembiayaan. BTN juga mengembangkan bale Properti untuk membantu masyarakat mencari hunian sekaligus mengakses perjalanan pembiayaan rumah secara lebih mudah.
Dengan demikian, pengembangan bale by BTN diarahkan bukan sekadar menjadi mobile banking, melainkan super app yang menghubungkan kebutuhan finansial, hunian, dan lifestyle nasabah dalam satu ekosistem digital.
"Persaingan layanan digital akan terus berkembang dan fitur akan semakin mudah ditiru. Karena itu, bale by BTN harus memiliki pengalaman yang khas. Kami ingin layanan ini semakin dekat dengan kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan yang benar-benar relevan dengan aktivitas mereka," kata Nixon. (end)

