Kembali
BIAYA EKSPLORASI GEMS CAPAI Rp6,5 MILIAR DI TRIWULAN III 2026
PT. Golden Energy Mines Tbk.(GEMS) telah melakukan kegiatan eksplorasi yang dikerjakan oleh anak usahanya yaitu PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL) di triwulan III 2026.
Sudin Corporate Secretary GEMS dalam keterangan tertulisnya Senin (12/10) menyampaikan bahwa Kegiatan pengeboran eksplorasi BIB meliputi
Kegiatan pengeboran eksplorasi meliputi 3 kegiatan utama, yaitu pengeboran eksplorasi preproduksi, pengeboran eksplorasi pengembangan, dan pengeboran geoteknik.
Pada periode Q3 2026, pengeboran eksplorasi preproduksi dilakukan dengan metode open hole dan part coring. Kegiatan geofisika logging dilakukan di seluruh lubang bor yang telah selesai dilakukan untuk memastikan kedalaman top dan bottom batubara sehingga ketebalan batubara dapat diketahui lebih akurat dan untuk mengetahui varian dan karakteristik batuan non batubara berdasarkan perekaman gelombang gamma ray dan density.
Seluruh kegiatan pengeboran disupervisi langsung oleh Wellsite Geologist, Departemen SGE dan Evaluator Geologist Departemen Strategic, Plan & Optimization (SPO), seluruhnya dibawah Divisi Mine Development & Contract Management (MDC) BIB dengan biaya sebesar Rp4.306.235.820,89
Sementara itu Kegiatan pengeboran yang dilakukan PT Barasentosa Lestari (BSL) di periode Q3 2026 dilakukan pada blok Belani dan Batukucing dilakukan oleh tim Eksplorasi dengan 2 unit rig di bawah supervisi Geologist Section Geology dan Geotech, Departemen Mine Planning & Technical Service BSL.
Kegiatan pengeboran Q3 2026 dilakukan 1 shift yaitu pagi dengan target kedalaman maksimal meteran per lubang bor sebesar 60-90 meter dengan biaya sebesar Rp2.203.793.000 dengan demikian total eksplorasi yang dilakukan GEMS di triwulan III 2026 mencapai Rp6,5 miliar. (end)
Sudin Corporate Secretary GEMS dalam keterangan tertulisnya Senin (12/10) menyampaikan bahwa Kegiatan pengeboran eksplorasi BIB meliputi
Kegiatan pengeboran eksplorasi meliputi 3 kegiatan utama, yaitu pengeboran eksplorasi preproduksi, pengeboran eksplorasi pengembangan, dan pengeboran geoteknik.
Pada periode Q3 2026, pengeboran eksplorasi preproduksi dilakukan dengan metode open hole dan part coring. Kegiatan geofisika logging dilakukan di seluruh lubang bor yang telah selesai dilakukan untuk memastikan kedalaman top dan bottom batubara sehingga ketebalan batubara dapat diketahui lebih akurat dan untuk mengetahui varian dan karakteristik batuan non batubara berdasarkan perekaman gelombang gamma ray dan density.
Seluruh kegiatan pengeboran disupervisi langsung oleh Wellsite Geologist, Departemen SGE dan Evaluator Geologist Departemen Strategic, Plan & Optimization (SPO), seluruhnya dibawah Divisi Mine Development & Contract Management (MDC) BIB dengan biaya sebesar Rp4.306.235.820,89
Sementara itu Kegiatan pengeboran yang dilakukan PT Barasentosa Lestari (BSL) di periode Q3 2026 dilakukan pada blok Belani dan Batukucing dilakukan oleh tim Eksplorasi dengan 2 unit rig di bawah supervisi Geologist Section Geology dan Geotech, Departemen Mine Planning & Technical Service BSL.
Kegiatan pengeboran Q3 2026 dilakukan 1 shift yaitu pagi dengan target kedalaman maksimal meteran per lubang bor sebesar 60-90 meter dengan biaya sebesar Rp2.203.793.000 dengan demikian total eksplorasi yang dilakukan GEMS di triwulan III 2026 mencapai Rp6,5 miliar. (end)

