Kembali
BYD UNGKAP RENCANA SOAL ATTO 1 GENERASI BARU
Atto 1 generasi terbaru tersebut mendapatkan sejumlah pembaruan, mulai dari dimensinya yang lebih besar, hingga baterainya yang menggunakan teknologi terbaru yakni blade battery generasi kedua.
Atto 1 sendiri di pasar Indonesia cukup mendapat respons yang positif, berkat harganya pula yang dimulai dari Rp199 jutaan. Lalu, apakah Atto 1 generasi terbaru juga akan mengaspal di tanah air?
Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di Jakarta, Senin mengatakan, model terbaru tersebut saat ini masih disiapkan khusus untuk pasar China.
"BYD Atto 1 terbaru sampai saat ini masih spesifik dipersiapkan untuk pasar China. Belum ada informasi untuk dibawa ke pasar di luar sana," kata Luther.
Ia menjelaskan, strategi produk BYD saat ini masih menempatkan model yang sudah dipasarkan di China untuk juga memenuhi kebutuhan pasar luar domestik jika tepat sasaran.
Menurut Luther, strategi tersebut merupakan hal yang lazim dilakukan sejumlah merek otomotif, yakni menghadirkan model tertentu lebih dahulu di wilayah atau negara yang memiliki kebutuhan pasar yang sesuai.
"Ini lumrah dalam strategi produk di beberapa merek juga bahwa ada mungkin area atau negara yang memiliki tipe-tipe yang menjawab keinginan atau permintaan pasarnya lebih awal," ujarnya.
Meski demikian hingga saat ini, belum ada rencana Atto 1 generasi terbaru tersebut untuk meluncur di Indonesia.
"Sampai saat ini Indonesia masih fokus di tipe Atto 1 yang saat ini, dan permintaannya juga bagus," kata Luther.
Di China, BYD telah membuka pemesanan awal untuk Seagull generasi kedua. Model terbaru tersebut merupakan pengembangan dari mobil listrik berukuran ringkas yang dipasarkan di Indonesia dengan nama Atto 1.(end/ant)
Atto 1 sendiri di pasar Indonesia cukup mendapat respons yang positif, berkat harganya pula yang dimulai dari Rp199 jutaan. Lalu, apakah Atto 1 generasi terbaru juga akan mengaspal di tanah air?
Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di Jakarta, Senin mengatakan, model terbaru tersebut saat ini masih disiapkan khusus untuk pasar China.
"BYD Atto 1 terbaru sampai saat ini masih spesifik dipersiapkan untuk pasar China. Belum ada informasi untuk dibawa ke pasar di luar sana," kata Luther.
Ia menjelaskan, strategi produk BYD saat ini masih menempatkan model yang sudah dipasarkan di China untuk juga memenuhi kebutuhan pasar luar domestik jika tepat sasaran.
Menurut Luther, strategi tersebut merupakan hal yang lazim dilakukan sejumlah merek otomotif, yakni menghadirkan model tertentu lebih dahulu di wilayah atau negara yang memiliki kebutuhan pasar yang sesuai.
"Ini lumrah dalam strategi produk di beberapa merek juga bahwa ada mungkin area atau negara yang memiliki tipe-tipe yang menjawab keinginan atau permintaan pasarnya lebih awal," ujarnya.
Meski demikian hingga saat ini, belum ada rencana Atto 1 generasi terbaru tersebut untuk meluncur di Indonesia.
"Sampai saat ini Indonesia masih fokus di tipe Atto 1 yang saat ini, dan permintaannya juga bagus," kata Luther.
Di China, BYD telah membuka pemesanan awal untuk Seagull generasi kedua. Model terbaru tersebut merupakan pengembangan dari mobil listrik berukuran ringkas yang dipasarkan di Indonesia dengan nama Atto 1.(end/ant)

