Kembali
AIMS FOKUS OPTIMALISASI BISNIS DI KUARTAL III 2026
PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) memberikan tanggapan resmi atas permintaan penjelasan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat klarifikasi bernomor 02/AIMS-CS/X/2026 yang dirilis pada 12 Oktober 2026. Klarifikasi ini merujuk pada surat BEI Nomor S-12854/BEI.PP2/10-2026 tertanggal 9 Oktober 2026.
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Corporate Secretary AIMS, Anton Hidayat, memaparkan sejumlah poin penting terkait operasional perusahaan, kondisi keuangan, hingga dinamika pergerakan saham emiten.
Kantongi Kontrak Perdagangan Batu Bara
Menjawab pertanyaan terkait perolehan kontrak baru, manajemen AIMS mengungkapkan bahwa perseroan saat ini tengah menjalankan satu kontrak kerja sama perdagangan (trading) batu bara. Kontrak tersebut sedang dalam proses pelaksanaan dan diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan yang akan dicatat pada Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2026.
"Perseroan saat ini terus berupaya mengoptimalkan kegiatan usaha di bidang perdagangan batu bara, serta secara aktif melakukan penjajakan peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan," ujar manajemen dalam keterangannya.
Kendati demikian, terkait rencana pengembangan bisnis baru atau diversifikasi ke depan, AIMS menyatakan bahwa inisiatif tersebut masih berada pada tahap penjajakan dan kajian internal. Belum ada keputusan atau komitmen definitif yang diambil, dan perseroan berjanji akan segera menyampaikan keterbukaan informasi jika terdapat perkembangan material.
Tanggapan Terkait Volatilitas Saham dan Persaingan Usaha
Menanggapi pergerakan harga saham perseroan di pasar sekunder, manajemen AIMS menegaskan bahwa fluktuasi harga sepenuhnya terbentuk melalui mekanisme pasar bebas di BEI, yang dipengaruhi oleh sentimen investor, permintaan-penawaran, serta dinamika pasar modal secara umum. Perseroan menegaskan tidak memiliki kendali khusus atas pergerakan harga saham tersebut.
Di tengah kondisi sektor perdagangan batu bara yang kompetitif yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global hingga regulasi energi AIMS mengaku belum memiliki pangsa pasar yang signifikan karena kegiatan usahanya masih berada dalam tahap pengembangan dan optimalisasi. Selain itu, perseroan memastikan bahwa hingga tanggal penyampaian tanggapan ini, tidak terdapat perkara hukum, informasi material di media massa yang belum dilaporkan, atau fakta material tersembunyi yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha maupun keputusan investasi pemodal.(end)
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Corporate Secretary AIMS, Anton Hidayat, memaparkan sejumlah poin penting terkait operasional perusahaan, kondisi keuangan, hingga dinamika pergerakan saham emiten.
Kantongi Kontrak Perdagangan Batu Bara
Menjawab pertanyaan terkait perolehan kontrak baru, manajemen AIMS mengungkapkan bahwa perseroan saat ini tengah menjalankan satu kontrak kerja sama perdagangan (trading) batu bara. Kontrak tersebut sedang dalam proses pelaksanaan dan diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendapatan yang akan dicatat pada Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2026.
"Perseroan saat ini terus berupaya mengoptimalkan kegiatan usaha di bidang perdagangan batu bara, serta secara aktif melakukan penjajakan peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan," ujar manajemen dalam keterangannya.
Kendati demikian, terkait rencana pengembangan bisnis baru atau diversifikasi ke depan, AIMS menyatakan bahwa inisiatif tersebut masih berada pada tahap penjajakan dan kajian internal. Belum ada keputusan atau komitmen definitif yang diambil, dan perseroan berjanji akan segera menyampaikan keterbukaan informasi jika terdapat perkembangan material.
Tanggapan Terkait Volatilitas Saham dan Persaingan Usaha
Menanggapi pergerakan harga saham perseroan di pasar sekunder, manajemen AIMS menegaskan bahwa fluktuasi harga sepenuhnya terbentuk melalui mekanisme pasar bebas di BEI, yang dipengaruhi oleh sentimen investor, permintaan-penawaran, serta dinamika pasar modal secara umum. Perseroan menegaskan tidak memiliki kendali khusus atas pergerakan harga saham tersebut.
Di tengah kondisi sektor perdagangan batu bara yang kompetitif yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global hingga regulasi energi AIMS mengaku belum memiliki pangsa pasar yang signifikan karena kegiatan usahanya masih berada dalam tahap pengembangan dan optimalisasi. Selain itu, perseroan memastikan bahwa hingga tanggal penyampaian tanggapan ini, tidak terdapat perkara hukum, informasi material di media massa yang belum dilaporkan, atau fakta material tersembunyi yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha maupun keputusan investasi pemodal.(end)

