Kembali
EKSPANSI BISNIS, SBMA PACU EFISIENSI LOGISTIK DAN PERLUAS KAPASITAS PENYIMPANAN
PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) memperkuat strategi pengembangan bisnis gas industrinya melalui kerja sama strategis dengan PT Kaltim Parna Industri (KPI). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat rantai pasok serta jaringan distribusi gas industri di seluruh wilayah Kalimantan.
Direktur Operasional & Marketing SBMA, Fran Budianto, menyampaikan bahwa kolaborasi eksklusif ini menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem bisnis gas yang lebih terintegrasi.
"Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis gas industri di Kalimantan. Dengan mengoptimalkan sinergi antara infrastruktur, pasokan, dan jaringan distribusi, kami berharap dapat memberikan layanan yang semakin baik sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar yang lebih luas," ujar Fran.
Dekatnya basis operasional kedua perusahaan di Kalimantan Timur menjadi faktor utama yang mendukung efektivitas kerja sama ini. Kondisi tersebut memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi logistik, mengoptimalkan waktu distribusi (lead times), serta menjaga keandalan layanan bagi pasar industri.
Rencana Kenaikan Kapasitas Tangki 3,5 Kali LipatSebagai bentuk perwujudan atas kesiapan kerja sama ini, SBMA mematok strategi ekspansi terukur yang dibarengi dengan penyediaan infrastruktur baru. Perseroan secara resmi berencana meningkatkan kapasitas tangki penyimpanan hingga sekitar 3,5 kali lipat dari kapasitas sebelumnya.
Langkah ini dirancang untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan dari berbagai sektor sekaligus memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan persediaan dan distribusi volume besar.
Sasar Berbagai Sektor Industri di Kalimantan
SBMA melihat potensi pertumbuhan kebutuhan gas industri di Kalimantan menunjukkan tren yang positif. Geliat ekonomi yang berkembang serta kedewasaan pasar yang semakin tinggi membuat solusi alternatif dan aplikasi khusus kian dibutuhkan di berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi pertambangan, manufaktur, energi, kesehatan, konstruksi, hingga makanan dan minuman.
Melalui dukungan sinergi bersama KPI, jaringan distribusi SBMA akan diperluas secara bertahap. Fokus perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penjualan semata, melainkan juga pada peningkatan kualitas layanan melalui solusi penggunaan yang tepat, ketepatan waktu pengiriman, serta kepastian pasokan (reliability of supply).
Ke depannya, SBMA akan terus mengevaluasi kebutuhan kapasitas dan jaringan distribusi secara konsisten guna memastikan rantai pasok gas industri di Kalimantan tetap efisien, andal, dan bernilai tambah bagi pelanggan. (end)
Direktur Operasional & Marketing SBMA, Fran Budianto, menyampaikan bahwa kolaborasi eksklusif ini menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem bisnis gas yang lebih terintegrasi.
"Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis gas industri di Kalimantan. Dengan mengoptimalkan sinergi antara infrastruktur, pasokan, dan jaringan distribusi, kami berharap dapat memberikan layanan yang semakin baik sekaligus membuka peluang pertumbuhan pasar yang lebih luas," ujar Fran.
Dekatnya basis operasional kedua perusahaan di Kalimantan Timur menjadi faktor utama yang mendukung efektivitas kerja sama ini. Kondisi tersebut memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi logistik, mengoptimalkan waktu distribusi (lead times), serta menjaga keandalan layanan bagi pasar industri.
Rencana Kenaikan Kapasitas Tangki 3,5 Kali LipatSebagai bentuk perwujudan atas kesiapan kerja sama ini, SBMA mematok strategi ekspansi terukur yang dibarengi dengan penyediaan infrastruktur baru. Perseroan secara resmi berencana meningkatkan kapasitas tangki penyimpanan hingga sekitar 3,5 kali lipat dari kapasitas sebelumnya.
Langkah ini dirancang untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan dari berbagai sektor sekaligus memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan persediaan dan distribusi volume besar.
Sasar Berbagai Sektor Industri di Kalimantan
SBMA melihat potensi pertumbuhan kebutuhan gas industri di Kalimantan menunjukkan tren yang positif. Geliat ekonomi yang berkembang serta kedewasaan pasar yang semakin tinggi membuat solusi alternatif dan aplikasi khusus kian dibutuhkan di berbagai sektor. Sektor-sektor tersebut meliputi pertambangan, manufaktur, energi, kesehatan, konstruksi, hingga makanan dan minuman.
Melalui dukungan sinergi bersama KPI, jaringan distribusi SBMA akan diperluas secara bertahap. Fokus perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume penjualan semata, melainkan juga pada peningkatan kualitas layanan melalui solusi penggunaan yang tepat, ketepatan waktu pengiriman, serta kepastian pasokan (reliability of supply).
Ke depannya, SBMA akan terus mengevaluasi kebutuhan kapasitas dan jaringan distribusi secara konsisten guna memastikan rantai pasok gas industri di Kalimantan tetap efisien, andal, dan bernilai tambah bagi pelanggan. (end)

