Kembali
CHAIRMAN SK GROUP LEPAS 1,34% SAHAM KE DANA INVESTASI YANG TERKAIT DENGAN DELL
Berdasarkan dokumen pengajuan resmi yang dirilis pada hari Rabu, Chairman SK Group, Chey Tae-won, telah menyepakati penjualan saham sebesar 1,34% di perusahaan induk SK Inc kepada dana investasi yang terkait dengan pendiri Dell Technologies , Michael Dell, senilai 544 miliar won (US$406 juta).
Kesepakatan ini merupakan bagian dari rencana Chey untuk menggalang dana sebesar 944 miliar won melalui penjualan saham guna membayar penyelesaian perceraian kepada mantan istrinya.
Berikut adalah beberapa rinciannya:
Pembeli 972.493 saham SK Inc tersebut diidentifikasi sebagai DFO Public Investments, L.P., sebuah dana investasi yang berbasis di Delaware dan berafiliasi dengan DFO Management kantor investasi keluarga Michael Dell menurut dokumen pengajuan dan situs web DFO Management.
Awal bulan ini, SK Inc menyatakan dalam dokumen pengajuan bahwa Chey telah sepakat untuk menjual 1,65 juta saham, atau setara dengan 2,26% kepemilikan, senilai 944 miliar won. Dari jumlah tersebut, sebanyak 681.431 saham (atau 0,94%) akan dijual kepada Korea Investment & Securities senilai 400 miliar won.
Sebelumnya, SK hanya mengidentifikasi pembeli sisa saham tersebut sebagai investor strategis, seraya menyebutkan bahwa investor itu sepakat membeli saham tersebut setelah mempertimbangkan daya saing bisnis SK Inc serta prospek pertumbuhannya dalam jangka menengah hingga panjang.
Dell Technologies, pemasok utama server AI dan infrastruktur pusat data, memiliki hubungan bisnis dengan SK Hynix , unit bisnis pembuatan cip memori milik SK Group. Saham tersebut diakuisisi oleh dana investasi keluarga Dell, bukan oleh Dell Technologies itu sendiri. Reuters melaporkan pada bulan Mei bahwa perusahaan-perusahaan teknologi global telah mendekati SK Hynix dengan usulan untuk berinvestasi pada lini produksi khusus cip memori dan membantu mendanai peralatan manufaktur yang mahal, demi mengamankan pasokan di tengah lonjakan permintaan kecerdasan buatan (AI).
Korea Corporate Governance Forum menyatakan bahwa Chey dan pihak pembeli wajib mengungkapkan kepemilikan saham mereka sebagai kepemilikan bersama jika mereka telah sepakat meskipun secara informal untuk menggunakan hak suara mereka dengan cara yang sama. Kegagalan untuk melakukan hal tersebut akan melanggar undang-undang pasar modal Korea Selatan.
Forum tersebut, sebuah lembaga pengawas independen yang memantau isu tata kelola perusahaan di Korea Selatan, menyebutkan adanya indikasi penyelarasan kepentingan dengan investor strategis, sehingga memunculkan kemungkinan bahwa dana investasi tersebut dapat dianggap sebagai pihak yang memiliki saham bersama dengan Chey menurut hukum yang berlaku. (end/Reuters)
Kesepakatan ini merupakan bagian dari rencana Chey untuk menggalang dana sebesar 944 miliar won melalui penjualan saham guna membayar penyelesaian perceraian kepada mantan istrinya.
Berikut adalah beberapa rinciannya:
Pembeli 972.493 saham SK Inc tersebut diidentifikasi sebagai DFO Public Investments, L.P., sebuah dana investasi yang berbasis di Delaware dan berafiliasi dengan DFO Management kantor investasi keluarga Michael Dell menurut dokumen pengajuan dan situs web DFO Management.
Awal bulan ini, SK Inc menyatakan dalam dokumen pengajuan bahwa Chey telah sepakat untuk menjual 1,65 juta saham, atau setara dengan 2,26% kepemilikan, senilai 944 miliar won. Dari jumlah tersebut, sebanyak 681.431 saham (atau 0,94%) akan dijual kepada Korea Investment & Securities senilai 400 miliar won.
Sebelumnya, SK hanya mengidentifikasi pembeli sisa saham tersebut sebagai investor strategis, seraya menyebutkan bahwa investor itu sepakat membeli saham tersebut setelah mempertimbangkan daya saing bisnis SK Inc serta prospek pertumbuhannya dalam jangka menengah hingga panjang.
Dell Technologies, pemasok utama server AI dan infrastruktur pusat data, memiliki hubungan bisnis dengan SK Hynix , unit bisnis pembuatan cip memori milik SK Group. Saham tersebut diakuisisi oleh dana investasi keluarga Dell, bukan oleh Dell Technologies itu sendiri. Reuters melaporkan pada bulan Mei bahwa perusahaan-perusahaan teknologi global telah mendekati SK Hynix dengan usulan untuk berinvestasi pada lini produksi khusus cip memori dan membantu mendanai peralatan manufaktur yang mahal, demi mengamankan pasokan di tengah lonjakan permintaan kecerdasan buatan (AI).
Korea Corporate Governance Forum menyatakan bahwa Chey dan pihak pembeli wajib mengungkapkan kepemilikan saham mereka sebagai kepemilikan bersama jika mereka telah sepakat meskipun secara informal untuk menggunakan hak suara mereka dengan cara yang sama. Kegagalan untuk melakukan hal tersebut akan melanggar undang-undang pasar modal Korea Selatan.
Forum tersebut, sebuah lembaga pengawas independen yang memantau isu tata kelola perusahaan di Korea Selatan, menyebutkan adanya indikasi penyelarasan kepentingan dengan investor strategis, sehingga memunculkan kemungkinan bahwa dana investasi tersebut dapat dianggap sebagai pihak yang memiliki saham bersama dengan Chey menurut hukum yang berlaku. (end/Reuters)

