
2 Keuntungan dari Saham
Setiap investor saham tentu mengharapkan keuntungan dari saham yang dibelinya. Investasi di saham dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar dibanding instrumen investasi lainnya. Tentunya semua tergantung keadaan market dan saham yang dipilih.
Seorang investor saham, bisa mendapatkan 2 keuntungan dari investasi di saham diantaranya :
- Keuntungan dari Dividen
Dividen adalah keuntungan yang diberikan oleh perusahaan. Biasanya, dividen dibagikan setelah RUPS dan mendapat persetujuan dari pemegang saham. Seorang investor berhak mendapatkan dividen apabila ia memegang/memiliki saham tersebut dalam periode tertentu. Besaran dividen juga berbeda-beda, tergantung keuntungan perusahaan dan keputusan pada RUPS.
Dividen yang dibagikan perusahaan bisa berupa dividen tunai (uang tunai dalam rupiah untuk setiap lembar saham), bisa juga berupa dividen saham (berupa saham sehingga kepemilikannya jadi bertambah. Sebagai contoh, Bapak Andre memiliki 100 lot saham BBCA dan Bank BCA akan memberikan dividen tunai sebesar Rp170 per lembar saham. Demikian Bapak Andre berhak mendapatkan Rp1.700.000 (Rp170x10.000).
- Keuntungan dari Capital Gain
Capital Gain merupakan selisih antara harga jual dan harga beli. Capital Gain terjadi karena adanya aktivitas perdagangan atau jual beli saham. Investor bisa mendapatkan keuntungan saat ada momentum kenaikan harga saham. Keuntungan ini terjadi apabila harga jual saham lebih besar dibanding harga saat membelinya.
Contoh, Bapak Lucky membeli saham BMRI saat harga Rp10.000 per lembar saham. Keesokan harinya, harga saham BMRI naik menjadi Rp.10.500. Apabila Bapak Lucky menjualnya di harga Rp10.500, Bapak Lucky mendapatkan Rp500 per lembar sahamnya.
Nah, kedua jenis keuntungan ini bisa saja didapatkan investor apabila memiliki strategi dan pemilihan saham yang tepat. Tapi ingat, selain punya potensi keuntungan, investasi saham juga punya risiko ya. Oleh karena itu investor harus bijak dalam memilih perusahaan untuk diinvestasikan. Selamat berinvestasi!

