hero
hero

PT Panin Sekuritas Tbk.

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lt.17, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 SCBD, RT.5/RW.3, Senayan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190
hero

Bantuan

(021) 29773655
081119955115
care@pans.co.id

Download Aplikasi

hero
hero
| POST by Panin Sekuritas telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
LPS
IDX
KSEI
IDCLEAR
SIPF
logo
logo
ellipse 7ellipse 6

Mulai Sekarang!

Tumbuhkan asetmu bersama Panin Sekuritas dan raih target investasi Anda
hero
hero
hero
hero
hero
Keuangan Yang Sehat

Panin Sekuritas didukung oleh permodalan yang kuat, pengelolaan risiko yang prudent, serta strategi bisnis yang berkelanjutan.

Riset Data Mendalam

Panin Sekuritas didukung oleh tim riset berpengalaman yang memiliki kapabilitas dalam melakukan analisis saham secara komprehensif.

Aman Dan Terpercaya

Lebih dari 35 tahun Panin Sekuritas melayani dengan terus mengutamakan keamanan data nasabah.

Pasar Terkini

COMPOSITE
5.115,434
-166,878 ( -3.16 %)
Note: This chart data is delayed by 10 minutes.
BBCABank Central Asia Tbk.
4970
-305 (-5.8%)
BBRIBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
2850
-70 (-2.4%)
BUMIBumi Resources Tbk.
121
-6 (-4.7%)
TPIAChandra Asri Pacific Tbk.
1330
-5 (-0.4%)
TLKMTelkom Indonesia (Persero) Tbk.
1985
-85 (-4.1%)

Pasar & Berita

Pasar & Berita

29 Oktober 2026
LABA BERSIH KAQI NAIK 84,05% PADA KUARTAL III 2026
PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) membukukan laba bersih Rp11,74 miliar pada kuartal III-2026, meningkat 84,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba tersebut terjadi di tengah penurunan pendapatan bersih perseroan sebesar 9,74% menjadi Rp48,05 miliar.

Kinerja laba ditopang oleh penurunan beban pokok pendapatan dan beban usaha. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, beban pokok pendapatan turun 19,76% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp20,60 miliar dari Rp25,68 miliar.

Sementara itu, beban usaha yang mencakup biaya administrasi dan umum turun 7,62% menjadi Rp18,03 miliar. Efisiensi tersebut turut mendorong laba usaha KAQI tumbuh 17,09% secara tahunan menjadi Rp9,41 miliar.

Sejalan dengan peningkatan laba, margin laba kotor perseroan naik menjadi 57,11% dari 51,76%. Adapun margin laba bersih meningkat menjadi 24,44% dari sebelumnya 11,99%.

Pendapatan Jasa Reparasi Mobil Tumbuh 41,06%

Dari sisi segmen usaha, jasa reparasi dan perawatan mobil menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan KAQI. Segmen ini mencatatkan pendapatan Rp41,75 miliar, tumbuh 41,06% secara tahunan, dengan kontribusi sebesar 86,90% terhadap total pendapatan perseroan.

Di sisi lain, pendapatan bersih secara keseluruhan turun menjadi Rp48,05 miliar dari Rp53,23 miliar. Perseroan menyebut penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh perubahan model bisnis penjualan suku cadang menjadi skema konsinyasi sejak 1 April 2026.

Perubahan model bisnis tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menjalankan operasional dengan struktur biaya yang lebih efisien.

Arus Kas Operasi Meningkat

Dari sisi posisi keuangan, total aset KAQI per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp172,21 miliar, meningkat 24,88% dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp137,90 miliar.

Total liabilitas perseroan berada di level Rp40,67 miliar, sedangkan ekuitas meningkat 9,78% menjadi Rp131,55 miliar.

Arus kas bersih dari aktivitas operasi juga meningkat menjadi Rp17,93 miliar, dibandingkan Rp3,21 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan mencatat pertumbuhan arus kas operasi tersebut mencapai 459,20% secara tahunan.

Sementara itu, total piutang konsolidasian per 30 September 2026 turun 15,05% menjadi Rp900,04 juta dari Rp1,06 miliar pada akhir Desember 2025.

Piutang usaha kepada pihak ketiga menyusut 31,65% menjadi Rp124,09 juta. Menurut data yang disampaikan perseroan, seluruh piutang usaha tersebut memiliki umur jatuh tempo di bawah 30 hari dan tidak terdapat tunggakan. Perseroan juga menyatakan seluruh piutangnya masih lancar dan tidak memerlukan cadangan penurunan nilai.

KAQI Tambah Jaringan Operasional

Direktur Keuangan dan Bisnis KAQI, Simon Arosokhi Gulo, mengatakan pencapaian kinerja perseroan merupakan hasil konsistensi strategi ekspansi melalui penambahan cabang operasional.

Salah satu langkah ekspansi tersebut diwujudkan melalui peresmian cabang baru di Kudus, Jawa Tengah, pada 18 September 2026.

Selanjutnya, KAQI menjadwalkan pembukaan cabang baru di Magelang, Jawa Tengah, pada 27 November 2026. Pembukaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian ekspansi perseroan sepanjang 2026.

Dengan ekspansi jaringan operasional dan efisiensi biaya, KAQI mencatatkan pertumbuhan laba bersih di tengah penurunan pendapatan. Perkembangan kinerja selanjutnya akan bergantung pada kemampuan perseroan menjaga efisiensi sekaligus mengembangkan kontribusi bisnis jasa reparasi dan perawatan mobil. (end)

Baca Selengkapnya

29 Oktober 2026
ABDUL HARIS RESMI MENJADI KOMISARIS INDEPENDEN BFIN
PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) menyampaikan bahwa telah menerima hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai Calon Komisaris Independen Perseroan.

Sutadi Presiden Direktur BFIN dalam keterangan tertulisnya (299/10) menuturkan bahwa OJK menyetujui Abdul Haris Muhammad Rum untuk menjadi Komisaris Independen Perseroan melalui hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sesuai surat OJK NO. KEP-224/PL.02/2026 tanggal 27 Oktober 2026.

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan tanggal 20 Mei 2026, maka pengangkatan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai Komisaris Independen Perseroan telah efektif dan masa jabatan Alfonso Napitupulu sebagai Komisaris Independen telah berakhir terhitung sejak tanggal efektifnya pengangkatan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai Komisaris Independen.

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang saat ini menjabat sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan sesuai dengan masa jabatan masing-masing adalah sebagai berikut:

DEWAN KOMISARIS

Presiden Komisaris: Francis Lay Sioe Ho
Komisaris: Kusmayanto Kadiman
Komisaris: Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris Independen: Djemi Suhenda*
Komisaris Independen: Abdul Haris Muhammad Rum
Komisaris Independen: Johanes Sutrisno**

* Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait.
** Menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris sampai dengan efektifnya pengangkatan Bapak Djemi Suhenda selaku Komisaris Independen. (end)


Baca Selengkapnya

29 Oktober 2026
SIDO MUNCUL LANJUTKAN PROGRAM OPERASI KATARAK GRATIS DI REMBANG
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk Tolak Angin dan Kuku Bima kembali menggelar program bakti sosial operasi katarak gratis. Kali ini, program tersebut menyasar 50 penderita katarak di Rembang dan sekitarnya melalui kerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Tengah dan RS Keluarga Sehat Rembang.

Bantuan program diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat, kepada Direktur Utama PT Keluarga Sehat Sejahtera dan PT Keluarga Sehat Coverall, Benny Purwanto, secara virtual pada Sabtu (24/10/2026). Penyerahan tersebut turut disaksikan perwakilan PERDAMI Jawa Tengah dan peserta operasi katarak.

Benny mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut, termasuk Sido Muncul, PERDAMI Jawa Tengah, Kodim, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Rembang.

Menurut Benny, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi RS Keluarga Sehat Rembang untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya penderita katarak yang membutuhkan layanan kesehatan mata.

"Kegiatan ini menjadi momentum yang tepat bagi RS Keluarga Sehat Rembang untuk menjalankan kegiatan sosial dan memberikan manfaat bagi para pasien. Tentunya, hal ini semoga bisa terus dilakukan," ujar Benny.

Sementara itu, Irwan Hidayat mengatakan kerja sama Sido Muncul dengan PERDAMI dalam program operasi katarak gratis telah berlangsung sejak 2011. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 57 ribu mata di berbagai wilayah Indonesia.

Irwan menyebutkan, sepanjang 2026, Sido Muncul telah membantu operasi katarak terhadap 674 penderita. Ia menilai kesehatan mata merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup seseorang.

"Kesehatan mata adalah faktor penting penentu kualitas hidup seseorang. Kalau orang itu sudah kehilangan penglihatan, 50 persen kualitas hidupnya hilang. Semoga operasi katarak ini tidak menjadi hal yang menakutkan untuk masyarakat, khususnya para penderita katarak," kata Irwan.

Ia menegaskan, program operasi katarak gratis akan terus dilanjutkan karena katarak merupakan penyakit degeneratif yang membutuhkan penanganan. Selain itu, sebagian masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan pengobatan.

"Operasi katarak ini akan terus ada, tidak akan selesai, karena ini penyakit degeneratif. Maka kami sangat senang bisa terus konsisten di program katarak ini," ujarnya.

Irwan menjelaskan, pendanaan kegiatan tersebut tidak hanya berasal dari anggaran tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), tetapi juga memanfaatkan sebagian dana promosi produk.

Menurut dia, pemanfaatan dana tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat.

"Kami gunakan biaya tersebut untuk membantu masyarakat agar daya jangkau bantuannya bisa lebih besar. Bagi kami, ini adalah peluang besar untuk berbagi dan memberikan manfaat," pungkasnya.

Melalui program ini, Sido Muncul melanjutkan kegiatan sosial di bidang kesehatan mata yang telah berjalan sejak 2011, dengan harapan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pengobatan katarak dan meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. (end)

Baca Selengkapnya

29 Oktober 2026
VICI ANGKAT TIGA KOMISARIS BARU, SIAPKAN EKSPANSI BISNIS KESEHATAN
PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) merombak susunan Dewan Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta Barat, Kamis (29/10). Perseroan mengangkat tiga komisaris baru seiring rencana pengembangan bisnis ke segmen kesehatan.

Tiga anggota Dewan Komisaris yang diangkat adalah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama, serta Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen. Pengangkatan tersebut berlaku efektif sejak penutupan rapat.

Direktur Utama VICI, Sumardi Widjaja, mengatakan perubahan susunan Dewan Komisaris diharapkan memperkuat fungsi pengawasan dan mendukung keberlanjutan kinerja perseroan.

"Bergabungnya ketiga anggota baru dalam jajaran Dewan Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan tata kelola perusahaan serta mendukung langkah strategis Perseroan dalam mencapai visi dan misi PT Victoria Care Indonesia Tbk ke depannya," ujar Sumardi.

Founder sekaligus Komisaris Utama VICI, Billy Hartono Salim, mengatakan komposisi baru tersebut disusun untuk mendukung arah pengembangan bisnis perseroan.

Menurut Billy, pengalaman dan jaringan masing-masing anggota Dewan Komisaris diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta memberikan masukan strategis bagi pengembangan usaha, termasuk peluang ekspansi dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Dari sisi kompetensi, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo merupakan anggota DPR RI periode 2024-2029 sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI. Pengalamannya di bidang kebijakan publik dan industri nasional diharapkan memberikan perspektif dalam perumusan strategi bisnis dan ekspansi internasional VICI.

Sementara itu, Firman Parulian Sitanggang memiliki latar belakang di bidang medis. Ia menjabat sebagai Ketua Departemen Radiologi RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah sejak 2018 dan pernah menjadi Kepala Departemen Radiologi Universitas Udayana. Keahliannya di bidang kesehatan diharapkan mendukung pengembangan produk dan layanan kesehatan dengan memperhatikan landasan ilmiah, mutu, dan keamanan konsumen.

Adapun Antar M.T. Sianturi merupakan mantan Auditor Utama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta dosen Universitas Pakuan sejak 2018. Pengalamannya di bidang audit, pengendalian internal, dan manajemen risiko diharapkan memperkuat pengawasan kepatuhan dan akuntabilitas investasi perseroan.

VICI selama ini bergerak di bidang manufaktur kosmetik dan perawatan tubuh dengan sejumlah merek, antara lain Herborist, Miranda, Victoria, Nuface, CBD, Secret Clean, serta Bath & Buff.

Perseroan juga memiliki jaringan distribusi di pasar domestik yang mencakup 3.256 perdagangan grosir tradisional, 10.596 ritel modern, dan 68.666 ritel tradisional. Untuk pasar ekspor, produk VICI telah dipasarkan ke Jepang, Brunei Darussalam, Malaysia, Timor Leste, Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, dan China.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris VICI terdiri atas Billy Hartono Salim sebagai Komisaris Utama, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Wakil Komisaris Utama, Luhur Iwan Hernadi sebagai Komisaris, serta Firman Parulian Sitanggang dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen. (end)
    

Baca Selengkapnya

29 Oktober 2026
KREDIT PROGRAM UMKM SERAP 12 JUTA TENAGA KERJA HINGGA OKTOBER 2026
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan menyebut penyaluran kredit program kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menyerap sekitar 12 juta tenaga kerja hingga Oktober 2026.

Estimasi tersebut dihitung berdasarkan jumlah debitur kredit program yang mencapai 4,2 juta orang, dengan perkiraan setiap debitur mampu menyerap tiga hingga empat tenaga kerja.

"Jadi, satu debitur itu kira-kira antara tiga sampai dengan empat tenaga kerja. Kita punya 4,2 juta debitur ini sampai dengan Oktober dikali tiga atau empat itu sekitar 12 juta serapan tenaga kerja," kata Ferry saat International Fora for Kredit Program Pemerintah di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Menurut dia, dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.

Penyerapan tenaga kerja tersebut turut membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan yang dapat digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk membiayai pendidikan anak dan mengembangkan usaha.

"Di beberapa yang kita monitor di level bawah, misalnya, itu bisa menyekolahkan anaknya, bisa bikin rumah, mengembangkan usahanya, itu yang kita lihat," ujarnya. (end/ant)


Baca Selengkapnya

29 Oktober 2026
DEN: VERIFIKASI EMISI INDUSTRI BERPOTENSI TEKAN BIAYA CBAM 90 PERSEN
Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mochamad Firman Hidayat mengatakan verifikasi emisi industri berpotensi menekan estimasi biaya mekanisme penyesuaian karbon perbatasan (Carbon Border Adjustment Mechanism/CBAM) Uni Eropa sekitar 90 persen dalam simulasi satu kasus.

"Harganya atau biayanya itu bisa jauh lebih rendah, berkurang kurang lebih 90 persen dibandingkan dengan default value yang ada di kerangka kebijakan Uni Eropa," kata Firman dalam diskusi Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), di Jakarta, Kamis.

Firman menjelaskan, DEN melakukan analisis mengenai potensi dampak penerapan CBAM terhadap daya saing produk ekspor Indonesia, termasuk membandingkan penghitungan biaya berdasarkan nilai emisi baku Uni Eropa dengan satu contoh kasus yang disampaikan Kementerian Perindustrian.

Dari contoh tersebut, ia melihat peluang penurunan estimasi biaya karbon apabila pelaku industri dapat menggunakan data emisi aktual yang diukur dan diverifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun, angka 90 persen tersebut merupakan gambaran potensi berdasarkan satu kasus, bukan penghematan biaya yang telah terealisasi ataupun besaran penurunan yang dapat berlaku bagi seluruh eksportir.

Menurut Firman, penggunaan nilai emisi baku berisiko menekan daya saing sejumlah produk baja Indonesia, terutama baja karbon gulungan panas (hot rolled coil/HRC) dan batang kawat baja karbon (wire rod). (end/ant)

Baca Selengkapnya

  • 1