hero
hero

PT Panin Sekuritas Tbk.

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lt.17, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 SCBD, RT.5/RW.3, Senayan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190
hero

Bantuan

(021) 29773655
081119955115
care@pans.co.id

Download Aplikasi

hero
hero
| POST by Panin Sekuritas telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
LPS
IDX
KSEI
IDCLEAR
SIPF
logo
logo
ellipse 7ellipse 6

Mulai Sekarang!

Tumbuhkan asetmu bersama Panin Sekuritas dan raih target investasi Anda
hero
hero
hero
hero
hero
Keuangan Yang Sehat

Panin Sekuritas didukung oleh permodalan yang kuat, pengelolaan risiko yang prudent, serta strategi bisnis yang berkelanjutan.

Riset Data Mendalam

Panin Sekuritas didukung oleh tim riset berpengalaman yang memiliki kapabilitas dalam melakukan analisis saham secara komprehensif.

Aman Dan Terpercaya

Lebih dari 35 tahun Panin Sekuritas melayani dengan terus mengutamakan keamanan data nasabah.

Pasar Terkini

COMPOSITE
5.218,521
-47,609 ( -0.90 %)
Note: This chart data is delayed by 10 minutes.
BUMIBumi Resources Tbk.
125
-3 (-2.3%)
BBCABank Central Asia Tbk.
5200
300 (6.1%)
SMLESinergi Multi Lestarindo Tbk.
258
-18 (-6.5%)
TMPOTempo Intimedia Tbk.
214
-14 (-6.1%)
TPIAChandra Asri Pacific Tbk.
1305
-55 (-4.0%)

Pasar & Berita

Pasar & Berita

28 Oktober 2026
CASS LAKUKAN LIKUIDASI ANAK USAHANYA
PT Cahaya Aero Services Tbk. (CASS) melakukan Penghentian atau penutupan sebagian atau seluruh segmen
usaha yaitu PT Cardig Anugra Sarana Bersama (CASB) pada tanggal 27 Oktober 2026

Sunarsih Direktur dan Corporate Secretary CASS dalam keterangan tertulisnya (27/10) menuturkan bahwa melalui surat elektronik yang disampaikan oleh Chandra Lim, S.H., L.L.M., Notaris di Jakarta Utara, Perseroan telah memperoleh surat Kemenkumham RI Nomor AHU-AH.01.11-0280349 tanggal 27 Oktober 2026 perihal Berakhirnya Status Badan Hukum PT Cardig Anugra Sarana Bersama (Dalam Likuidasi).

Surat Menkum tersebut menyatakan bahwa berakhirnya status badan hukum PT Cardig Anugra Sarana Bersama (Dalam Likuidasi) telah dicatat dan karenanya data perseroan terkait telah dihapus dari Daftar Perseroan dan sebagai informasi, CASB adalah anak usaha CASS dengan kepemilikan saham sebesar 99,999%

Sunarsih menambahkan penutupan anak usaha tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha CASS. (end)

Baca Selengkapnya

28 Oktober 2026
ANTHROPIC TUNJUK JPMORGAN PIMPIN PENJUALAN SAHAM KE INVESTOR
Anthropic telah menunjuk JPMorgan Chase untuk memimpin penjualan saham kepada investor perorangan di Amerika Serikat dalam penawaran umum perdana (IPO) yang berpotensi mencetak rekor, menurut pihak-pihak yang mengetahui masalah tersebut.

Perusahaan di balik Claude ini mempertimbangkan untuk menawarkan sekitar 15 hingga 20 persen dari total saham yang tersedia dalam IPO tersebut kepada investor ritel, ungkap beberapa sumber. Salah satu sumber menambahkan, CEO JPMorgan, Jamie Dimon, diperkirakan akan turut serta dalam kampanye yang dijalankan oleh bank Wall Street tersebut.

JPMorgan kembali menjalankan peran yang sama seperti saat memimpin upaya pengumpulan pesanan ritel untuk IPO SpaceX senilai US$86,2 miliar sebuah proses yang mencatatkan permintaan lebih dari US$100 miliar dari investor perorangan, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg News.

Citigroup akan mengoordinasikan penawaran ritel internasional, menurut beberapa pihak yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasi tersebut belum dipublikasikan. Berdasarkan dokumen pengajuan penawaran umum perdana (IPO), penawaran saham Anthropic mencakup wilayah Australia, Kanada, Jepang, sejumlah negara di Wilayah Ekonomi Eropa, Swiss, dan Inggris.

JPMorgan, menurut pihak-pihak tersebut, tengah mengoordinasikan penawaran IPO Anthropic kepada investor dengan kekayaan bersih tinggi (high-net-worth investors), nasabah perbankan swasta, serta berbagai platform broker.

Diskusi masih terus berlangsung, dan perincian terkait penawaran tersebut termasuk porsi saham yang dialokasikan untuk investor ritel masih dapat berubah. Perwakilan dari Anthropic, JPMorgan, dan Citigroup menolak untuk memberikan komentar.

Pada hari Senin (27 Oktober), Anthropic secara resmi mengajukan dokumen untuk penawaran umum perdana (IPO) yang akan melibatkan penjualan saham oleh perusahaan tersebut beserta sejumlah investornya. Langkah ini menandai pencatatan saham pertama oleh perusahaan yang berfokus utama pada pengembangan model kecerdasan buatan (AI) paling canggih. Goldman Sachs Group dan Morgan Stanley bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi utama untuk penawaran ini.

Menurut laporan Bloomberg News, para investor telah menyampaikan kepada pihak bank yang menangani kesepakatan tersebut bahwa estimasi valuasi wajar kini berada di kisaran US$1,4 triliun hingga US$1,5 triliun, meskipun valuasi mendekati US$1,75 triliun juga mungkin dapat dicapai.

Besarnya dana yang diperlukan untuk membiayai pengembangan AI beserta infrastruktur pendukungnya telah mendorong perusahaan-perusahaan terkait untuk menggalang modal hingga puluhan miliar dolar sekaligus.(end/Bloomberg)

Baca Selengkapnya

28 Oktober 2026
BIPP AKAN GELAR GELAR PRIVATE PLACEMENT 502,8 JUTA SAHAM
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk. (BIPP) emiten bidang Properti dan Real Estate akan melakukan penambahan Modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PMTHMETD atau private placement.

Manajemen BIPP dalam prospektus ringkasnya (27/10) menyampaikan bahwa BIPP akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 502.866.937 saham dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham senilai Rp100,57 miliar. Dengan Rencana Tanggal Distribusi/ Penerbitan Saham pada 4 November 2026 dan Rencana Tanggal Pencatatan Saham Baru pada 5 November 2026.

Sementara itu pihak yang akan Menerima Saham Pelaksanaan PMTHMETD adalah PT Gratamulia Pratama (Terafiliasi) dan Safire Capital Pte. Ltd (Terafiliasi). Adapun transaksi ini dilakukan dengan pihak terafiliasi atas dasar pertimbangan bahwa pihak terafiliasi telah
memahami kondisi dan kegiatan usaha Perseroan, sehingga pelaksanaan PMTHMETD diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif dan tepat waktu serta memberikan kepastian atas ketersediaan pendanaan guna mendukung pengembangan bisnis Perseroan tanpa mengakibatkan tertundanya rencana pengembangan usaha Perseroan.

Sesuai regulasi OJK dalam POJK No. 14/2019, dalam hal penambahan modal Perusahaan Terbuka tanpa
memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dikecualikan untuk mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam peraturan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.
Pelaksanaan Transaksi ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian dalam Perseroan.

Sementara itu Rencana penggunaan dana dari aksi korporasi ini setelah dikurangi biaya-biaya, akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan memenuhi kebutuhan pendanaan dan modal kerja Perseroan dan/atau Entitas Anak Perseroan dalam mendukung pengembangan dan ekspansi usaha Perseroan termasuk namun tidak terbatas pada belanja modal (capital expenditure) dan/atau pengeluaran operasional (operational expenditure). (end)

Baca Selengkapnya

28 Oktober 2026
SGRO CATAT PENDAPATAN Rp4,99 TRILIUN HINGGA SEPTEMBER 2026
PT Prima Agro Resources Tbk (SGRO) mencatat pendapatan Rp4,99 triliun hingga 30 September 2026 naik dari Rp4,61 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp3,40 triliun dari Rp2,99 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp1,59 triliun dari Rp1,61 triliun.

Laba usaha turun menjadi Rp1,23 triliun dibanding Rp1,36 triliun.Laba sebelum pajak turun menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,31 triliun tahun sebelumnya.

Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp950,52 miliar naik dari Rp874,596 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas turun menjadi Rp3,42 triliun hingga 30 September 2026 dari Rp4,92 triliun hingga 31 Desember 2025. Total aset mencapai Rp9,06 triliun hingga 30 September 2026 turun dari Rp9,96 triliun hingga 31 Desember 2025. (end)

Baca Selengkapnya

28 Oktober 2026
UNTR AKAN BAGIKAN DIVIDEN INTERIM 23 NOVEMBER 2026
PT United Tractors Tbk. (UNTR) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026.

Manajemen UNTR dalam keterangan tertulisnya (28/10) menuturkan bahwa pembagian dividen ini sesuai dengan Keputusan Sirkuler Direksi Perseroan dan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 27 Oktober 2026 yaitu sebesar Rp1,478 triliun atau Rp430 per saham.

Adapun Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada tanggal 5 November dan 6 November 2026 sementara itu Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 9 November dan 10 November 2026.

Sementara itu daftar Pemegang Saham yang berhak pada tanggal 9 November 2026 (recording date) dan pembayaran dividen jatuh pada tanggal 23 November 2026. (end)

Baca Selengkapnya

28 Oktober 2026
BACH CATAT PENDAPATAN Rp1,44 TRILIUN HINGGA SEPTEMBER 2026
PT Bach Multi Global Tbk (BACH) mencatat pendapatan neto sebesar Rp1,44 triliun hingga 30 September 2026, meningkat 19,04% dibandingkan Rp1,21 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,00 triliun. Dengan demikian, laba bruto perseroan naik menjadi Rp318,21 miliar dari Rp213,05 miliar.

Beban penjualan dan pemasaran tercatat sebesar Rp39,57 miliar, meningkat dari Rp34,65 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp30,01 miliar dari Rp23,50 miliar.

Pendapatan operasi lain tercatat Rp743,96 juta, turun dari Rp4,64 miliar. Adapun beban operasi lain meningkat menjadi Rp36,81 miliar dari Rp13,08 miliar.

Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp212,57 miliar, meningkat dibandingkan Rp146,46 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan keuangan tercatat Rp120,25 juta, sedangkan biaya keuangan meningkat menjadi Rp35,69 miliar dari Rp12,72 miliar. Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan mencapai Rp177,00 miliar, naik dari Rp134,45 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp163,16 miliar dari Rp120,55 miliar dan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp136,77 miliar dari Rp103,58 miliar.

Dari sisi posisi keuangan, total liabilitas perseroan per 30 September 2026 tercatat Rp1,39 triliun, meningkat dibandingkan Rp696,68 miliar pada 31 Desember 2025.

Sementara itu, total aset mencapai Rp2,32 triliun per 30 September 2026, naik dari Rp1,23 triliun pada akhir 2025. (end)

Baca Selengkapnya

  • 1