ellipse 7ellipse 6

Mulai Sekarang!

Tumbuhkan asetmu bersama Panin Sekuritas dan raih target investasi Anda
hero
hero
hero
hero
hero
hero
hero
Keuangan Yang Sehat

Panin Sekuritas didukung oleh permodalan yang kuat, pengelolaan risiko yang prudent, serta strategi bisnis yang berkelanjutan.

Riset Data Mendalam

Panin Sekuritas didukung oleh tim riset berpengalaman yang memiliki kapabilitas dalam melakukan analisis saham secara komprehensif.

Aman Dan Terpercaya

Lebih dari 35 tahun Panin Sekuritas melayani dengan terus mengutamakan keamanan data nasabah.

Pasar Terkini

COMPOSITE
5.925,976
-10,171 ( -0.17 %)
Note: This chart data is delayed by 10 minutes.
DSSADian Swastatika Sentosa Tbk
940
-25 (-2.6%)
BMRIBank Mandiri (Persero) Tbk.
3990
-20 (-0.5%)
BUMIBumi Resources Tbk.
167
2 (1.2%)
CUANPetrindo Jaya Kreasi Tbk.
665
10 (1.5%)
BBCABank Central Asia Tbk.
5950
0 (0.0%)

Pasar & Berita

Pasar & Berita

13 Oktober 2026
MENAKER SEBUT FORMULA 5T BEKAL GENERASI MUDA HADAPI DUNIA KERJA
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memperkenalkan lima bekal bagi generasi muda saat memasuki dunia kerja yang dinamis, yang dirangkum dalam formula 5T yakni "Think, Tech, Talk, Team, Trust".

"Banyak pemuda yang berkualitas dan kompeten baru akan menjadi kekuatan bangsa. Untuk menjadi generasi unggul di Indonesia ke depan, saya merangkumnya menjadi lima bekal penting, yaitu Think, Tech, Talk, Team, dan Trust," ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan dua bekal pertama berkaitan dengan cara berpikir dan pemanfaatan teknologi yakni Think menekankan pentingnya berpikir kritis, memelihara rasa ingin tahu, dan berani bertanya. Sementara itu, Tech menekankan pentingnya memahami perkembangan teknologi, data, dan kecerdasan buatan (AI).

Menurut Menaker, kemampuan itu tidak hanya dibutuhkan siswa bidang sains, tetapi juga mereka yang menekuni bidang keilmuan lainnya.

Selain memahami teknologi, generasi muda perlu mampu menggunakannya secara bijak. Yassierli mengingatkan bahwa AI dapat membantu manusia mengolah informasi dan mencari data, tetapi penggunaannya tetap harus disertai empati, kebijaksanaan, dan tanggung jawab.

"AI gunakan sebaik-baiknya, dia akan menjadi mitra kita untuk mengolah dan mencari data. Dia tidak akan pernah bisa menggantikan manusia, dan orang-orang yang sukses adalah orang yang mampu berkolaborasi dengan AI, tetapi tetap harus diimbangi dengan empati, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam penggunaannya," ujar Yassierli. (end/ant)


Baca Selengkapnya

13 Oktober 2026
IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 10 POIN DI LEVEL 5.925
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 10,171 poin atau 0,171% di level 5.925.976 pada perdagangan sesi II hari Selasa ini.

Sebanyak 437 Saham mengalami kenaikan harga sedangkan 474 saham mengalami penurunan harga 313 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp10,08 triliun.

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya ADES sebesar Rp1.450 menjadi Rp35.600 per lembar dan ALKA sebesar Rp1.300 menjadi Rp7.800 lembar serta UANG sebesar Rp680 menjadi Rp3.410 Per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DCII sebesar Rp6.225 menjadi Rp193.250 per lembar dan ABDA sebesar Rp560 menjadi Rp4.010 serta LIFE sebesar Rp425 menjadi Rp9.900 per lembar

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya DSSA sebanyak 46.683 kali senilai Rp505 miliar kemudian BMRI sebanyak 33.788 kali senilai Rp437 miliar dan BUMI sebanyak 30.271 kali senilai Rp322 miliar. (end)

Baca Selengkapnya

13 Oktober 2026
PENGIRIMAN KENDARAAN BMW SECARA GLOBAL TURUN 6,3%
BMW pada hari Selasa melaporkan penurunan pengiriman kendaraan global sebesar 6,3% secara tahunan pada kuartal ketiga, seiring anjloknya penjualan di Tiongkok sebesar seperempatnya.

Grup ini yang menaungi merek Mini selain BMW menjadi produsen mobil Jerman terbaru yang mencatat penurunan pengiriman kuartalan akibat persaingan yang semakin ketat dari pabrikan Tiongkok yang menggerus volume penjualan. Penjualan turun menjadi 551.072 kendaraan pada periode Juli hingga September.

Pengiriman di Tiongkok merosot 24,8% secara tahunan menjadi 114.355 kendaraan, namun meningkat 2,5% di AS dan 2,7% di Eropa.

Rekan sesama produsen asal Jerman, yaitu Volkswagen , Mercedes-Benz dan Porsche AG juga melaporkan penurunan pengiriman kuartal ketiga seiring anjloknya volume penjualan di Tiongkok.

Pengiriman kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) grup tersebut meningkat 7,2% pada kuartal ketiga. (end/Reuters)




Baca Selengkapnya

13 Oktober 2026
HARTA DJAYA SIMPAN DANA IPO Rp9,48 MILIAR
PT Harta Djaya Tbk. (MEJA) emiten Dekorasi Eksterior, Dekorasi Interior, Aktivitas Desain Peralatan Rumah Tangga dan Furnitur menyampaikan koreksi laporan realisasi penggunaan dana IPO pada tanggal 30 Juni 2026.

Richie Adrian Hartanto S Direktur Utama MEJA dalam keterangan tertulisnya (13/10) menyampaikan bahwa Koreksi ini meliputi penyesuaian format dan pelengkapan pengungkapan sesuai Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, termasuk rincian level penggunaan dana, rekening penampungan, target waktu realisasi, serta pos pencatatan dalam laporan keuangan.

MEJA memperoleh hasil penawaran umum IPO efektif tanggal 12 Februari 2024 sebesar Rp49,44 miliar dengan biaya sebesar Rp4 miliar. Dengan demikian MEJA memperoleh hasil bersih penawaran umum sebesar Rp45,44 miliar.

Lebih lanjut Richie memaparkan MEJA merealisasikan dana IPO untuk modal kerja sebesar Rp35,95 miliar setara dengan 79,12% dengan pos Uang Muka Subkontraktor serta Beban Pokok Pendapatan dan masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp9,48 miliar setara dengan 20,88% di Bank BCA bunga Rp1 % dengan target waktu penggunaan Dana pada Oktober 2026 dimana Penggunaan sisa dana mengikuti tahapan kebutuhan modal kerja dan progres pelaksanaan proyek. (end)

Baca Selengkapnya

13 Oktober 2026
WAMENKO PANGAN SEBUT INVESTASI HIJAU PELUANG STRATEGIS PERUBAHAN IKLIM
Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyebut bahwa pengembangan investasi hijau dan sektor energi bersih merupakan peluang strategis yang sangat krusial untuk menjawab tantangan perubahan iklim saat ini.

"Maka di sinilah investasi hijau menjadi yang sangat strategis," ujar Hanif Faisol di tengah forum Pekan Iklim Bali 2026, di Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa peluang investasi yang luas tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai sektor penting, mulai dari energi bersih, industri rendah emisi, pengelolaan limbah, hingga transportasi berkelanjutan.

Selain itu, sektor bangunan hijau, pertanian berkelanjutan, serta perlindungan dan pemulihan ekosistem hutan, mangrove, gambut, dan daerah pesisir juga memegang peranan yang tidak kalah vital.

Wamenko Pangan menyadari bahwa transisi dan upaya pemulihan lingkungan ini membutuhkan ketersediaan pendanaan dalam skala yang cukup besar untuk menutupi berbagai kebutuhan pembiayaan iklim yang selama ini masih menjadi tantangan di lapangan.

Melalui pembukaan ruang investasi hijau secara optimal, pemerintah berupaya menyediakan instrumen pendanaan yang kuat guna mendatangkan investor serta menggerakkan roda perekonomian daerah secara berkelanjutan.

"Dengan dibukanya investasi hijau ini melalui peraturan presiden, akan menjadi peluang yang sangat besar untuk mampu kita menyediakan kebutuhan dana pada satu sisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada sisi yang lain, serta meningkatkan kualitas dan integritas lingkungan hidup kita pada sisi-sisi lainnya lagi," ujar Hanif.

Wamenko Pangan itu menjelaskan pemanfaatan investasi hijau ini juga dirancang agar beriringan langsung dengan komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca secara terukur melalui Second Nationally Determined Contribution (NDC) hingga tahun 2035.

Melalui regulasi seperti Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon, pemerintah membuka lebar pasar karbon domestik maupun internasional, agar tata kelola pembiayaan iklim menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah serta dukungan regulasi yang adaptif, ia yakin pengembangan energi bersih dan ekonomi rendah karbon mampu mendongkrak pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus menyejahterakan masyarakat. (end/ant)

Baca Selengkapnya

13 Oktober 2026
SUKSES SEJATI SEJAHTERA KURANGI KEPEMILIKAN SAHAM VICI
PT Sukses Sejati Sejahtera selaku pemegang saham pengendali PT Victoria Care Tbk. (VICI) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 9 Oktober 2026.

Manajemen VICI dalam keterangan tertulisnya (13/10) menuturkan bahwa Sukses sejati telah menjual sebanyak 402.480.000 lembar saham di harga Rp750 per saham senilai Rp301,8 miliar.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham Sukses Sejati di VICI menjadi 5,29 miliar lembar saham (78,95%) dibandingkan sebelumnya sebanyak 5,69 miliar lembar saham (84,95%). (end)

Baca Selengkapnya

  • 1