ellipse 7ellipse 6

Mulai Sekarang!

Tumbuhkan asetmu bersama Panin Sekuritas dan raih target investasi Anda
hero
hero
hero
hero
hero
hero
hero
Keuangan Yang Sehat

Panin Sekuritas Menjamin Keamanan aset Anda serta fleksibel dalam fasilitas guna memaksimalkan aset.

Riset Data Mendalam

Panin Sekuritas didukung oleh tim riset yang berpengalaman sehingga mahir dalam menganalisa suatu saham.

Aman Dan Terpercaya

Lebih dari 35 tahun Panin Sekuritas melayani dengan terus mengutamakan keamanan data nasabah.

Pasar Terkini

COMPOSITE
6.093,759
62,475 (+ 1.04 %)
Note: This chart data is delayed by 10 minutes.
FORUFortune Indonesia Tbk
140
-18 (-11.4%)
MMIXMulti Medika Internasional Tbk.
965
20 (2.1%)
GOTOGoTo Gojek Tokopedia Tbk.
30
0 (0.0%)
AHAPAsuransi Harta Aman Pratama Tbk.
78
6 (8.3%)
IATAKarya Pacific Energy Tbk.
106
5 (5.0%)

Pasar & Berita

Pasar & Berita

9 Oktober 2026
PERKUAT CADANGAN TEMBAGA-EMAS, AMMN GENJOT PENGEBORAN DI BLOK BATU HIJAU DAN ELANG
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT), anak perusahaan PT Amman Mineral Internasional Tbk (PT AMI), resmi merilis laporan kegiatan eksplorasi untuk periode Triwulan III 2026 yang berlangsung sejak 1 Juli hingga 30 September 2026.

Dalam laporan tersebut, perseroan mencatat total pengeluaran eksplorasi mencapai sekitar USD 3,06 juta yang difokuskan pada kegiatan operasional di wilayah Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Aktivitas eksplorasi pada triwulan ini difokuskan pada dua wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), yaitu Blok I (Batu Hijau) dan Blok II (Elang). Sementara itu, tidak ada aktivitas lapangan maupun pengeluaran biaya eksplorasi yang dilakukan di Blok III (Rinti) dan Blok IV (Lampui).

Untuk Blok I Batu Hijau, pengeluaran biaya eksplorasi tercatat sebesar USD 304 ribu untuk mengevaluasi mineralisasi tembaga dan emas (Cu-Au) serta potensi sumber daya. Kegiatan di Blok I mencakup Prospek Katala di bagian timur Pit Batu Hijau dan Prospek Air Merah di bagian barat pit.

Di area tersebut, AMNT menyelesaikan dan melanjutkan pengeboran 4 lubang bor dengan total kedalaman 1.712,8 meter, yang terdiri dari 3 lubang di Katala dan 1 lubang di Air Merah. Program ini juga mencakup pemetaan geologi seluas 66 hektar di Air Merah serta pengiriman 500 contoh inti bor dan 112 contoh batuan ke laboratorium pengujian.

Sementara itu, porsi terbesar anggaran eksplorasi dialokasikan untuk Blok II Elang dengan total biaya mencapai USD 2,75 juta. Pengeboran di Blok II bertujuan untuk menyempurnakan model geologi, menambah data, serta meningkatkan tingkat kepercayaan klasifikasi sumber daya mineral.

Di Blok II, pengeboran inti dilakukan pada 5 lubang bor dengan total kedalaman 3.349,1 meter, meliputi pengeboran infill sumber daya di deposit Elang dan pengeboran eksplorasi di Gerbang Timur.

Selain itu, pemetaan geologi mencakup area seluas 113 hektar di Gerbang Timur dan Sebu Timur dengan total 1.315 contoh inti bor dan 138 contoh batuan yang dikirim ke laboratorium.

Seluruh rangkaian eksplorasi ini dilaksanakan oleh Manajer Eksplorasi AMNT bersama kontraktor pengeboran PT Minera Nusa Drillindo dan laboratorium pengujian PT Intertek Utama Service. Ke depan, AMNT berencana melanjutkan pengeboran di Prospek Katala, Air Merah, serta deposit Elang dengan mengerahkan sejumlah rig pengebom. (end)

Baca Selengkapnya

9 Oktober 2026
GAPKI CATAT PENINGKATAN KONSUMSI DAN EKSPOR MINYAK SAWIT PADA AGUSTUS
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat terdapat peningkatan konsumsi dan ekspor minyak sawit pada Agustus 2026.

Ketua Umum Gapki Eddy Martono dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan total konsumsi dalam negeri pada bulan Agustus 2026 mencapai 2.304 ribu ton, atau naik 1,28 persen dibandingkan bulan Juli 2026 sebesar 2.275 ribu ton.

"Peningkatan konsumsi terjadi pada sektor biodiesel yang mencapai 1.350 ribu ton, naik 5,03 persen dari 1.285 ribu ton pada Juli," kata Eddy.

Secara kumulatif, Januari-Agustus 2026, total konsumsi dalam negeri mencapai 17.523 ribu ton, lebih tinggi 6,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (year-on-year/yoy) sebesar 16.406 ribu ton.

Di sisi lain, total ekspor produk sawit pada bulan Agustus 2026 mencapai 3.588 ribu ton, naik 12,56 persen dibandingkan bulan Juli sebesar 3.188 ribu ton.

Eddy mengatakan, peningkatan terjadi pada ekspor olahan minyak sawit menjadi 2.643 ribu ton dari 2.296 ribu ton (15,12 persen).

Lebih lanjut, peningkatan juga terjadi pada ekspor minyak sawit mentah (CPO) menjadi 329 ribu ton dari 249 ribu ton (31,83 persen).

Sementara, ekspor olahan minyak inti sawit (PKO) bulan Agustus naik 14,58 persen sebesar 113 ribu ton dari sebelumnya 99 ribu ton.

"Secara kumulatif Januari-Agustus 2026, total ekspor mencapai 23.370 ribu ton, lebih tinggi 2,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 22.696 ribu ton," kata Eddy.

Adapun nilai ekspor produk sawit pada Agustus 2026 mencapai 4,29 miliar dolar AS, naik 12,62 persen dari bulan sebelumnya sebesar 3,81 miliar dolar AS. (end)

Baca Selengkapnya

9 Oktober 2026
PERKUAT CADANGAN MINERAL, ANTAM ALOKASIKAN BIAYA EKSPLORASI RP134,39 MILIAR
PT ANTAM (Persero) Tbk (IDX: ANTM; ASX: ATM) mencatatkan total biaya eksplorasi preliminary unaudited sebesar Rp134,39 miliar hingga periode 30 September 2026. Kegiatan eksplorasi BUMN tambang ini berfokus pada tiga komoditas mineral utama, yakni emas, nikel, dan bauksit.

Pengumuman laporan eksplorasi tersebut disampaikan oleh manajemen perusahaan di Jakarta sebagai bentuk pemenuhan kewajiban dan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaporan berkala ini menjadi wujud transparansi perseroan dalam menginformasikan perkembangan aktivitas operasional serta alokasi anggaran eksplorasi kepada publik dan pemegang saham.

Melalui Unit Geomin, ANTAM melaksanakan kegiatan eksplorasi mineral secara terintegrasi yang mencakup berbagai aktivitas teknis di lapangan. Langkah tersebut meliputi survei area, eksplorasi geologi dan geofisika, survei geodesi, pengeboran, hingga pengujian analisis fisik dan kimia yang didukung oleh Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) terintegrasi.

Fokus kegiatan eksplorasi ini dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memastikan kecukupan potensi sumber daya dan cadangan mineral strategis Perusahaan di masa mendatang. Langkah penemuan dan pemetaan cadangan baru ini krusial untuk menjaga kelangsungan operasional serta daya saing bisnis tambang perseroan dalam jangka panjang.

Untuk komoditas emas, kegiatan eksplorasi ANTAM berpusat di wilayah Pongkor, Jawa Barat. Aktivitas di area ini berfokus pada pengeboran permukaan (deep drilling), pengeboran bawah tanah (in mine drilling), pemetaan geologi, pengukuran lintasan, percontoan inti bor, hingga analisis laboratorium petrografi, mineragrafi, dan fluid inclusion.

Sementara itu, eksplorasi nikel dilaksanakan di Sulawesi Tenggara (Konawe Utara dan Pomalaa) serta Maluku Utara (Marimoi, Lililef Sawai, dan IUP Buli milik anak usaha PT Sumberdaya Arindo). Kegiatan di sektor nikel mencakup pengeboran single tube, survei geofisika Electrical Resistivity Tomography (ERT), pemeliharaan fasilitas penunjang, hingga pengurusan izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dan RKAB.

Adapun untuk komoditas bauksit, eksplorasi dipusatkan di wilayah Tayan dan Landak, Kalimantan Barat. Aktivitas lapangan meliputi pengeboran single tube, pemetaan geologi, pemerian profil laterit, pengujian concretion factor dan loose density washed bauxite, hingga analisis laboratorium di bawah supervisi Bronto Sutopo selaku Competent Person terakreditasi JORC Code 2012. (end)

Baca Selengkapnya

9 Oktober 2026
IHSG SESI II DITUTUP MENGUAT 62 POIN DI LEVEL 6.093
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 62.475 poin atau 1,036% di level 6.093.759 pada perdagangan sesi II hari Jumat ini.

Sebanyak 530 Saham mengalami kenaikan harga sedangkan 370 saham mengalami penurunan harga 318 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp9,41 triliun.

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya LIFE sebesar Rp1.800 menjadi Rp10.850 per lembar dan GGRM sebesar Rp950 menjadi Rp17.925 lembar serta SINI sebesar Rp900 menjadi Rp15.900 Per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya ALKA sebesar Rp1.025 menjadi Rp7.125 per lembar dan GEMS sebesar Rp825 menjadi Rp7.950 serta BYAN sebesar Rp500 menjadi Rp11.775 per lembar

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya FORU sebanyak 60.743 kali senilai Rp267 miliar kemudian MMIX sebanyak 29.629 kali senilai Rp39 miliar dan GOTO sebanyak 28.813 kali senilai Rp378 miliar. (end)

Baca Selengkapnya

9 Oktober 2026
ANGGOTA DPR : PERGANTIAN DIRUT GARUDA HARUS JADI MOMENTUM PEMBENAHAN
Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim mengemukakan pergantian Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) harus menjadi momentum pembenahan manajemen secara menyeluruh.

"Pergantian dirut harus diikuti pembenahan manajemen secara nyata," kata Rivqy dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Rivqy mengingatkan dirut yang baru bahwa Garuda membutuhkan tata kelola yang profesional, efisiensi yang terukur, hingga pelayanan yang semakin baik.

"Jangan sampai pergantian pimpinan hanya menjadi perubahan struktural tanpa dampak terhadap kinerja perusahaan," katanya mengingatkan.

Selain itu, ia mengingatkan dirut yang baru bahwa pekerjaan rumah Garuda masih cukup besar dalam kinerja keuangan, seperti catatan kerugian 113 juta dolar Amerika Serikat pada semester I tahun 2026 hingga harga avtur yang melonjak secara tahunan.

Dengan demikian, dirut yang baru harus mengoptimalkan aset, memperkuat efisiensi, dan memastikan setiap keputusan bisnis berdampak terhadap perbaikan kinerja perusahaan.

Di sisi lain, ia mengingatkan dirut yang baru untuk meninjau ulang kebijakan terkait bagasi yang dinilai membebani penumpang.

"Ini menjadi bahan evaluasi bahwa kebijakan komersial harus mempertimbangkan kenyamanan dan kepentingan konsumen," katanya.

Menurut ia, peninjauan tersebut diperlukan agar dirut yang baru mencari solusi untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan bisnis dan kualitas pelayanan.

"Garuda harus semakin sehat secara bisnis, efisien dalam operasional, dan tetap memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat," katanya menambahkan. (end/ant)





Baca Selengkapnya

9 Oktober 2026
EKSPLORASI INCO HABISKAN BIAYA AS$2,04 JUTA DI TRIWULAN III 2026
PT Vale Indonesia Tbk melaporkan bahwa kegiatan eksplorasi untuk Bulan Juli hingga September 2026 masih berlanjut dan difokuskan pada daerah-daerah di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK)

Ranty Astari Rachman Corporate Secretary INCO dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/10) menuturkan bahwa Daerah Eksplorasi Blok Sorowako di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah dan Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan Biaya sebesar AS$736,159.65 di bulan Juli 2026 dan sebesar US$728,577.48 di bulan Agustus dan di bulan September 2026 sebesar US$576,670.38 sehingga total menjadi AS$2.041.407.51.

Metode Eksplorasi memakai metode pengeboran core drilling HQ-3 dengan jarak 100 meter dan 50 meter yang bertujuan untuk peningkatan level sumber daya yang dilakukan di area Triple A Sorowako East, Blok 3H dan 3F Bahodopi, dan Blok 4 (Blok Pomalaa).

Survey geofisika dengan menggunakan metode Geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT) yang pengukurannya dilakukan di area Blok 2B Bahodopi dan Blok 4 (Blok Pomalaa). Eksplorasi dilakukan oleh PT Vale Indonesia Tbk bersama dengan pihak ketiga (kontraktor
pengeboran dan geofisika). Hasil Pengujiansedang dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan
metode ordinary krigging di Sorowako.

Ranty menambahkan Rencana Aksi eksplorasi berikutnya di Blok Pomalaa akan melanjutkan kegiatan pengeboran dengan jarak 100 meter dan 50
meter di area Larona, Tanamalia, Triple A Sorowako East, Blok 3H dan 3F Bahodopi serta Blok 4 (Blok Pomalaa) dan Pengukuran geofisika dengan menggunakan metode Geolistrik (ERT) akan melanjutkan pengukuran di area Blok 2B Bahodopi dan Blok 4 (Blok Pomalaa) dan seluruh aktifitas pengeboran direncanakan untuk mendapat profil laterit yang lengkap. (end)

Baca Selengkapnya

  • 1