ellipse 7ellipse 6

Mulai Sekarang!

Tumbuhkan asetmu bersama Panin Sekuritas dan raih target investasi Anda
hero
hero
hero
hero
hero
hero
hero
hero
hero
Keuangan Yang Sehat

Panin Sekuritas Menjamin Keamanan aset Anda serta fleksibel dalam fasilitas guna memaksimalkan aset.

Riset Data Mendalam

Panin Sekuritas didukung oleh tim riset yang berpengalaman sehingga mahir dalam menganalisa suatu saham.

Aman Dan Terpercaya

Lebih dari 35 tahun Panin Sekuritas melayani dengan terus mengutamakan keamanan data nasabah.

Pasar Terkini

COMPOSITE
6.036,888
27,386 (+ 0.46 %)
Note: This chart data is delayed by 10 minutes.
GOTOGoTo Gojek Tokopedia Tbk.
30
2 (7.1%)
SMLESinergi Multi Lestarindo Tbk.
302
18 (6.3%)
BBRIBank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
3080
-20 (-0.6%)
DOOHEra Media Sejahtera Tbk.
366
20 (5.8%)
BUMIBumi Resources Tbk.
175
5 (2.9%)

Pasar & Berita

Pasar & Berita

2 Oktober 2026
BEI CERMATI PERGERAKAN 3 SAHAM INI
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. (HOPE), Saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) serta Saham PT Artha Mahiya Investama Tbk. (AIMS) karena terjadi
peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Endra Febri Styawan Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (1/10) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa dan mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor juga disarankan untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.

"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya. (end)

Baca Selengkapnya

2 Oktober 2026
PERKUAT ORGANISASI, OJK LANTIK PEJABAT BARU
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan kesinambungan kepemimpinan melalui pelantikan pejabat baru untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi OJK dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan yang semakin dinamis.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat setingkat Deputi Komisioner dan Kepala OJK Daerah di Jakarta, Kamis. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya OJK melakukan penguatan organisasi, penyegaran kepemimpinan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan strategi dan kebijakan OJK.

Adapun pejabat OJK yang dilantik adalah:

1. Sri Kurniati sebagai Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

2. Moh. Fredly Nasution sebagai Kepala OJK Provinsi Riau.

Pelantikan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas OJK, baik dalam pengawasan sektor jasa keuangan maupun dalam menjalankan fungsi OJK di daerah. Penguatan kepemimpinan pada berbagai tingkatan organisasi juga menjadi bagian dari upaya OJK memastikan pelaksanaan tugas berlangsung secara terkoordinasi, responsif, dan berkesinambungan.

Melalui penguatan organisasi dan sumber daya manusia, OJK terus berkomitmen menjalankan mandat pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan secara kredibel dan efektif, sekaligus memperkuat pelindungan konsumen serta mendukung terwujudnya sektor jasa keuangan yang sehat, stabil, dan berkelanjutan. (end)



Baca Selengkapnya

2 Oktober 2026
PT TIMAH BANTU BIAYA PENGOBATAN PULUHAN WARGA DI WILAYAH OPERASIONAL
Kebutuhan biaya pengobatan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat ketika harus menjalani perawatan, terlebih bagi keluarga yang membutuhkan penanganan medis lanjutan di luar daerah. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT TIMAH Tbk hadir memberikan dukungan biaya pengobatan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Sepanjang semester 1 tahun 2026, PT TIMAH telah membantu biaya pengobatan bagi 22 warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani perawatan kesehatan. Bantuan diberikan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari biaya pengobatan, obat-obatan, tindakan medis, perjalanan hingga akomodasi selama menjalani perawatan.

Salah satu penerima manfaat adalah Inayah Athifa Zahra, bayi berusia delapan bulan asal Air Rayak, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang tengah menjalani pengobatan intensif di Jakarta.

Ibu Inayah, Rika, mengatakan putrinya mengalami gangguan yang berkaitan dengan perkembangan lingkar kepala dan saraf. Bantuan dari PT TIMAH dimanfaatkan keluarga untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan selama proses pengobatan Inayah.

"Alhamdulillah, sangat membantu untuk biaya pengobatan dan obat anak saya. Semoga ke depan PT TIMAH bisa terus membantu orang-orang yang kekurangan untuk pengobatan," ungkapnya.

Bantuan serupa juga diterima Muhammad Al Fasha, warga Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang, yang harus menjalani pengobatan penyakit jantung.

Bantuan dari PT TIMAH digunakan untuk mendukung biaya pengobatan serta kebutuhan akomodasi selama menjalani perawatan di Jakarta.

Ibu Al Fasha, Wahyuni, mengatakan dukungan tersebut sangat membantu keluarganya dalam menghadapi kebutuhan pengobatan yang terus berjalan. Sebelum memperoleh bantuan, ia bahkan sempat menjual kendaraan untuk membantu memenuhi kebutuhan perjalanan dan pengobatan.

Sebagai orang tua tunggal yang bekerja serabutan, biaya pengobatan di luar daerah menjadi tantangan yang tidak ringan. Karena itu, bantuan tersebut tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memberikan ruang bagi keluarga untuk lebih fokus mendampingi proses pengobatan.

"Semoga pengobatan anak saya lancar dan bisa segera sehat kembali. Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu,"katanya.

Dukungan PT TIMAH juga dirasakan keluarga seorang anak berusia 11 tahun asal Tanjung Sari, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Anak tersebut harus menjalani penanganan medis hingga operasi di salah satu rumah sakit jantung di Jakarta setelah mengalami penurunan berat badan, sesak napas dan mudah lelah ketika beraktivitas.

Ibu anak tersebut, Dahliana, mengatakan bantuan PT TIMAH digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan di Jakarta, termasuk biaya perjalanan, konsumsi dan akomodasi.

"Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH sangat membantu. Terutama untuk akomodasi dan kebutuhan makan. Bantuan ini sangat meringankan sekali," ujar Dahliana.

Melalui Program TJSL, PT TIMAH terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah operasional perusahaan, termasuk dalam bidang kesehatan. Bantuan biaya pengobatan menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. (end)

Baca Selengkapnya

2 Oktober 2026
PERKUAT MODAL KERJA, TRIMITRA PRAWARA GOLDLAND SEPAKATI PINJAMAN RP10 MILIAR
Perusahaan pengembang properti PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) menyepakati perjanjian pinjaman senilai Rp10 miliar dengan PT Dana Berguna Sejahtera (PT DBS). Kesepakatan transaksi afiliasi tersebut disampaikan manajemen perseroan melalui surat keterbukaan informasi tertanggal 30 September 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, transaksi pinjaman ini memiliki jangka waktu selama 5 (lima) tahun dengan tingkat suku bunga sebesar 6% per tahun, yang secara resmi berlaku mulai 1 Oktober 2026.

Hubungan afiliasi antara kedua belah pihak terjadi karena adanya kesamaan anggota direksi, yakni Budi Aditya Erna Mulyanto yang menjabat sebagai anggota direksi di PT Trimitra Prawara Goldland Tbk sekaligus di PT DBS. Hubungan ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Manajemen menegaskan bahwa transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan. Pemilihan PT DBS sebagai mitra pembiayaan didasarkan pada efisiensi biaya transaksi, kecepatan proses pencairan, serta kesesuaian struktur pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perusahaan.

"Perseroan melakukan transaksi ini dengan PT DBS setelah mempertimbangkan bahwa persyaratan dan ketentuan pinjaman termasuk suku bunga, jangka waktu, dan struktur jaminan setara dengan kondisi dan persyaratan yang berlaku umum di pasar untuk transaksi sejenis dengan pihak tidak terafiliasi," tulis manajemen.

Untuk menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), Budi Aditya Erna Mulyanto dipastikan tidak terlibat dalam proses pengambilan keputusan maupun persetujuan atas transaksi ini. Keputusan sepenuhnya diambil oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris lain yang tidak memiliki benturan kepentingan.

Direksi dan Dewan Komisaris PT Trimitra Prawara Goldland Tbk juga menyatakan bahwa seluruh fakta material terkait transaksi tersebut telah diungkapkan secara transparan, tidak menyesatkan, serta dilaksanakan sesuai prosedur regulasi yang berlaku. (end)


Baca Selengkapnya

2 Oktober 2026
BI : INFLASI SEPTEMBER TERJAGA DIDUKUNG KEBIJAKAN MONETER DAN SINERGI
Bank Indonesia (BI) memandang inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada September 2026 yang terjaga dalam kisaran sasaran merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi bersama pemerintah pusat dan daerah.

Sinergi tersebut terbentuk dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan bank sentral Indonesia tetap meyakini inflasi pada 2026 dan 2027 akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen atau rentang 1,5-3,5 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Kamis (1/10), IHK pada September 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,30 persen secara bulanan (month to month/mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,28 persen (year on year/yoy).

Inflasi inti pada September 2026 tercatat sebesar 0,10 persen (mtm), lebih rendah dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 0,21 persen (mtm).

Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi oleh ekspektasi inflasi yang tetap terjaga di tengah masih tingginya harga komoditas global. Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah biaya kuliah akademi/perguruan tinggi.

Secara tahunan, inflasi inti pada September 2026 tercatat sebesar 2,84 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 2,92 persen (yoy).

Inflasi inti secara tahunan ini antara lain banyak disumbang oleh komoditas emas perhiasan sejalan dengan kenaikan harga emas dunia.

Selanjutnya, kelompok volatile food pada September 2026 mengalami inflasi sebesar 1,46 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,88 persen (mtm).

Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, beras, dan telur ayam ras, seiring penurunan produksi di beberapa daerah sentra terutama akibat gangguan cuaca, serta kenaikan biaya input produksi.

Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 5,03 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 4,06 persen (yoy).

Ke depan, inflasi volatile food diprakirakan tetap terkendali, didukung oleh sinergi erat pengendalian inflasi Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID, serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), termasuk antisipasi dampak gangguan cuaca ekstrem (El Nino) terhadap harga bahan pangan.

Sementara itu, kelompok administered prices pada September 2026 mengalami inflasi yang rendah mendekati 0 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan realisasi pada bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi sebesar 0,33 persen (mtm).

Inflasi kelompok administered prices terutama disumbang oleh bensin dan solar seiring peningkatan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex pada September 2026 di tengah penurunan tarif angkutan udara.

Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 3,25 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,32 persen (yoy). (end/ant)

Baca Selengkapnya

2 Oktober 2026
LIVIN BY MANDIRI HADIRKAN SOLUSI INVESTASI DAN PEMBIAYAAN FLEKSIBEL
Perjalanan lima tahun Livin by Mandiri telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan layanan perbankan. Kepercayaan masyarakat terhadap platform ini tecermin pada pencapaian 42,1 juta pengguna terdaftar di Agustus 2026. Peran sentral aplikasi ini semakin terlihat di mana sembilan dari sepuluh nasabah baru kini melakukan pembukaan rekening langsung melalui Livin. Selain itu, 89 persen dari total saldo tabungan bank kini dikontribusi oleh nasabah Livin'.

Inovasi Livin' by Mandiri terus berlanjut, berbagai solusi pengelolaan kekayaan dan pembiayaan yang komprehensif terus dihadirkan, selaras dengan semangat "Tumbuh Bersama Majukan Indonesia". SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri Yanto Masyap menjelaskan, "Selama hampir lima tahun ini, kami melihat perubahan kebutuhan nasabah dari yang awalnya fokus pada kemudahan bertransaksi, kini bergerak menuju pengelolaan aset dan pencarian solusi pembiayaan yang paling menguntungkan bagi nasabah," ujar Yanto dalam keterangan resminya, Kamis (1/10).

Lebih lanjut, Yanto menekankan, banyak yang merasa investasi hanya dapat dilakukan saat terdapat kelebihan dana, sedangkan pembiayaan hanya akan dilakukan saat nasabah tidak punya aset. Padahal, menurutnya, tidaklah harus demikian. "Inovasi yang sekarang kami hadirkan di Livin membuat nasabah tidak hanya mudah berinvestasi, tetapi juga dapat menggunakan aset investasinya sebagai solusi untuk mendapatkan pembiayaan yang mendukung berbagai tujuan finansial nasabah," imbuhnya.

SBN Perdana maupun SBN Sekunder yang telah dimiliki nasabah dapat dijadikan agunan untuk pengajuan kredit. Dengan demikian, nasabah yang membutuhkan dana segar tidak perlu mencairkan investasinya, instrumen investasi tetap berjalan dan menghasilkan imbal hasil. Demikian juga halnya dengan Deposito yang dimiliki nasabah, juga dapat dijadikan cash collateral. Pengajuan Kredit Agunan SBN dan Kredit Agunan Deposito dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dan nyaman dari Livin' tanpa perlu menghubungi pegawai cabang dan tanpa meminta dokumen tambahan apapun.

Demikian juga sebaliknya, nasabah juga dimudahkan untuk mengambil pembiayaan atas aset yang ingin dibeli. Sebagai contoh Livin' KPR, nasabah dapat dengan mudah mencari rumah baru dari top developer di katalog yang tersedia di Livin', serta nasabah juga dapat mengajukan kredit atas rumah second. Livin' KPR tidak sekadar menyediakan kalkulator KPR general yang menghitung estimasi cicilan menggunakan berbagai asumsi, tetapi Livin' KPR benar-benar melakukan pengecekan kesanggupan nasabah secara detail sehingga hasil hitungan simulasi KPR langsung menjadi penawaran kredit bagi nasabah. Setelah memiliki rumah, nasabah juga dapat mengambil dana tunai dengan mengagunkan rumah yang dimiliki.

"Livin' telah mengintegrasikan berbagai instrumen investasi, sehingga nasabah tidak perlu berpindah platform. Nasabah dapat memulai investasi Reksa Dana dengan modal yang sangat terjangkau mulai dari Rp10 ribu, berpartisipasi dalam pendanaan negara melalui instrumen SBN Perdana maupun SBN Sekunder, hingga melakukan transaksi saham. Seluruh instrumen tersebut terintegrasi dengan rapi dalam portofolio Livin', sehingga nasabah dapat memantau dan mengelola seluruh kekayaannya di satu tempat," lanjutnya.

Menjelang HUT ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026, perjalanan Livin by Mandiri mencerminkan bagaimana layanan perbankan terus berkembang mengikuti kebutuhan penggunanya. Sebagai bagian dari Ekosistem Danantara yang terus menghadirkan transformasi nyata, Bank Mandiri turut mengambil bagian melalui pengembangan Livin by Mandiri untuk menghadirkan pengalaman finansial yang semakin relevan bagi masyarakat.

"Inovasi teknologi yang kami hadirkan di Livin' bukan sekadar tentang kecanggihan sistem, melainkan tentang bagaimana kami bisa memberikan dampak yang nyata. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra finansial yang adaptif, mendampingi nasabah melalui setiap fase kehidupannya agar kita bisa terus tumbuh bersama mewujudkan masa depan finansial yang lebih baik. Nantikan berbagai inovasi yang akan segera kami hadirkan" pungkas Yanto. (end)



Baca Selengkapnya

  • 1