Kembali
GREEN SM LUNCURKAN LAYANAN TAKSI ONLINE DI LOS ANGELES
Operator taksi listrik asal Vietnam, Green and Smart Mobility (GSM) mitra dari VinFast pada hari Rabu mengumumkan peluncuran layanan taksi dan transportasi daring (*ride-hailing*) yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik di Los Angeles. Langkah ini menandai kehadiran perdana perusahaan tersebut di Amerika Utara seiring upayanya untuk berekspansi ke luar Asia dan Eropa.
Saat ini, GSM beroperasi di Vietnam, Laos, Indonesia, Filipina, India, Kazakhstan, Denmark, dan Belanda, dengan Amerika Serikat menjadi pasar kesembilan bagi perusahaan tersebut.
Pada bulan September, Reuters melaporkan bahwa GSM berencana mengoperasikan armada kendaraan di Amerika Serikat, Swedia, dan Belanda sebelum akhir tahun ini, serta melakukan ekspansi ke pasar Eropa lainnya pada tahun 2027.
GSM, yang dikendalikan oleh pendiri VinFast, Pham Nhat Vuong, beserta keluarganya, sebelumnya telah menyatakan niat untuk membeli hingga 1 juta kendaraan listrik VinFast dalam kurun waktu antara tahun 2026 hingga 2030.
Perusahaan ini sedang bersiap untuk melantai di bursa saham Hong Kong, dengan tahap pra-IPO yang diperkirakan dapat dimulai tahun ini. GSM sebelumnya menyebutkan bahwa para penasihat memperkirakan nilai valuasi perusahaan mencapai sekitar US$20 miliar.
Meskipun GSM tidak memublikasikan rincian kinerja keuangannya, perusahaan sekuritas asal Vietnam, VNDirect, dalam laporannya pekan lalu menyebutkan bahwa perusahaan tersebut mencatatkan nilai transaksi bruto (*gross merchandise value*) sekitar US$1 miliar pada tahun 2025. (end/Reuters)
Saat ini, GSM beroperasi di Vietnam, Laos, Indonesia, Filipina, India, Kazakhstan, Denmark, dan Belanda, dengan Amerika Serikat menjadi pasar kesembilan bagi perusahaan tersebut.
Pada bulan September, Reuters melaporkan bahwa GSM berencana mengoperasikan armada kendaraan di Amerika Serikat, Swedia, dan Belanda sebelum akhir tahun ini, serta melakukan ekspansi ke pasar Eropa lainnya pada tahun 2027.
GSM, yang dikendalikan oleh pendiri VinFast, Pham Nhat Vuong, beserta keluarganya, sebelumnya telah menyatakan niat untuk membeli hingga 1 juta kendaraan listrik VinFast dalam kurun waktu antara tahun 2026 hingga 2030.
Perusahaan ini sedang bersiap untuk melantai di bursa saham Hong Kong, dengan tahap pra-IPO yang diperkirakan dapat dimulai tahun ini. GSM sebelumnya menyebutkan bahwa para penasihat memperkirakan nilai valuasi perusahaan mencapai sekitar US$20 miliar.
Meskipun GSM tidak memublikasikan rincian kinerja keuangannya, perusahaan sekuritas asal Vietnam, VNDirect, dalam laporannya pekan lalu menyebutkan bahwa perusahaan tersebut mencatatkan nilai transaksi bruto (*gross merchandise value*) sekitar US$1 miliar pada tahun 2025. (end/Reuters)

