Kembali
DEWA CATAT LABA Rp513,08 MILIAR HINGGA SEPTEMBER 2026
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatat laba periode berjalan sebesar Rp513,08 miliar hingga 30 September 2026, meningkat 114,5% dibandingkan laba Rp239,14 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, pendapatan DEWA tercatat sebesar Rp5,10 triliun, naik 9,71% dibandingkan Rp4,65 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Seiring kenaikan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat menjadi Rp1,03 triliun dari Rp673,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp322,35 miliar dari Rp181,71 miliar, sementara beban keuangan meningkat menjadi Rp319,43 miliar dari Rp177,98 miliar.
DEWA juga mencatat keuntungan lain-lain bersih sebesar Rp260,20 miliar, meningkat dibandingkan Rp19,86 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp659,90 miliar, naik dari Rp333,02 miliar.
Setelah dikurangi pajak penghasilan bersih sebesar Rp146,84 miliar, perseroan membukukan laba periode berjalan Rp513,06 miliar. Laba per saham dasar meningkat menjadi Rp13,10 per 1.000 saham, dibandingkan Rp6,34 per 1.000 saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset DEWA per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp18,14 triliun, meningkat dibandingkan Rp16,73 triliun pada 31 Desember 2025. Total liabilitas mencapai Rp9,87 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat Rp8,27 triliun.
Sementara itu, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp744,93 miliar pada akhir September 2026, turun dibandingkan Rp1,59 triliun pada akhir Desember 2025. (end)
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, pendapatan DEWA tercatat sebesar Rp5,10 triliun, naik 9,71% dibandingkan Rp4,65 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Seiring kenaikan pendapatan, laba bruto perseroan meningkat menjadi Rp1,03 triliun dari Rp673,15 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp322,35 miliar dari Rp181,71 miliar, sementara beban keuangan meningkat menjadi Rp319,43 miliar dari Rp177,98 miliar.
DEWA juga mencatat keuntungan lain-lain bersih sebesar Rp260,20 miliar, meningkat dibandingkan Rp19,86 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp659,90 miliar, naik dari Rp333,02 miliar.
Setelah dikurangi pajak penghasilan bersih sebesar Rp146,84 miliar, perseroan membukukan laba periode berjalan Rp513,06 miliar. Laba per saham dasar meningkat menjadi Rp13,10 per 1.000 saham, dibandingkan Rp6,34 per 1.000 saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset DEWA per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp18,14 triliun, meningkat dibandingkan Rp16,73 triliun pada 31 Desember 2025. Total liabilitas mencapai Rp9,87 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat Rp8,27 triliun.
Sementara itu, kas dan setara kas perseroan tercatat sebesar Rp744,93 miliar pada akhir September 2026, turun dibandingkan Rp1,59 triliun pada akhir Desember 2025. (end)

