Kembali
SANG HYANG SERI DAN LEGASI ALAM JALIN KOLABORASI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BIOCHAR
PT Sang Hyang Seri (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Legasi Alam Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Penelitian, Inovasi, dan Diseminasi Teknologi Biochar dalam Sektor Pertanian. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat PT Sang Hyang Seri (Persero), Graha Gabah, Jakarta, pada Rabu (14/10).
Kerja sama yang melibatkan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Adhi Cahyono Nugroho, dan Direktur Utama PT Legasi Alam Indonesia, Philip Cecil Rickard, ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam menjajaki pengembangan dan pemanfaatan teknologi biochar sebagai salah satu inovasi yang berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian, perbaikan kualitas tanah, serta penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan dari proses pengolahan biomassa melalui pemanasan dalam kondisi oksigen terbatas. Dalam sektor pertanian, teknologi ini memiliki potensi untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan unsur hara, serta mendukung pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.
Biochar memiliki potensi strategis bagi PT Sang Hyang Seri (Persero), tidak hanya dalam mendukung peningkatan kualitas tanah dan produktivitas tanaman padi, tetapi juga membuka peluang pengembangan perdagangan karbon (carbon trading) melalui kemampuan biochar dalam menyimpan karbon secara jangka panjang di dalam tanah pertanian.
Potensi ini dapat menjadi salah satu peluang pengembangan nilai tambah usaha perusahaan yang mengintegrasikan peningkatan produktivitas pertanian dengan upaya pengurangan emisi dan pengelolaan karbon secara berkelanjutan.
Melalui Nota Kesepahaman tersebut, kedua perusahaan sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama yang meliputi kegiatan penelitian dan pengembangan, diseminasi teknologi dan edukasi, serta bidang lainnya yang disepakati bersama oleh para pihak.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Adhi Cahyono Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk mendukung pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
"Penguatan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan benih unggul, tetapi juga perlu didukung oleh kualitas lahan dan penerapan teknologi yang tepat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka peluang pengembangan teknologi biochar yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan," ujar Adhi. (end)
Kerja sama yang melibatkan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Adhi Cahyono Nugroho, dan Direktur Utama PT Legasi Alam Indonesia, Philip Cecil Rickard, ini menjadi langkah awal kedua perusahaan dalam menjajaki pengembangan dan pemanfaatan teknologi biochar sebagai salah satu inovasi yang berpotensi mendukung peningkatan produktivitas pertanian, perbaikan kualitas tanah, serta penerapan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan dari proses pengolahan biomassa melalui pemanasan dalam kondisi oksigen terbatas. Dalam sektor pertanian, teknologi ini memiliki potensi untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan unsur hara, serta mendukung pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.
Biochar memiliki potensi strategis bagi PT Sang Hyang Seri (Persero), tidak hanya dalam mendukung peningkatan kualitas tanah dan produktivitas tanaman padi, tetapi juga membuka peluang pengembangan perdagangan karbon (carbon trading) melalui kemampuan biochar dalam menyimpan karbon secara jangka panjang di dalam tanah pertanian.
Potensi ini dapat menjadi salah satu peluang pengembangan nilai tambah usaha perusahaan yang mengintegrasikan peningkatan produktivitas pertanian dengan upaya pengurangan emisi dan pengelolaan karbon secara berkelanjutan.
Melalui Nota Kesepahaman tersebut, kedua perusahaan sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama yang meliputi kegiatan penelitian dan pengembangan, diseminasi teknologi dan edukasi, serta bidang lainnya yang disepakati bersama oleh para pihak.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero), Adhi Cahyono Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk mendukung pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
"Penguatan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan benih unggul, tetapi juga perlu didukung oleh kualitas lahan dan penerapan teknologi yang tepat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka peluang pengembangan teknologi biochar yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan," ujar Adhi. (end)

