Kembali
PERTAMINA BUKA LAYANAN ANTAR BBM PERCEPAT URAI ANTREAN DI BALI
Pertamina Patra Niaga membuka layanan antar bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken untuk mempercepat upaya mengurai antrean konsumen di sejumlah stasiun bahan bakar umum (SPBU) khususnya di Denpasar, Bali.
"Ini sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor," kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Jumat.
Pihaknya mengoptimalkan layanan delivery service dengan menyalurkan 5.000 liter BBM jenis pertalite per hari di sejumlah SPBU di Denpasar dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang dan pembayaran tunai.
Sejumlah titik layanan antar itu berada di SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, dan Imam Bonjol Denpasar.
"Penentuan titik layanan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi antrean dan kebutuhan masyarakat," katanya menambahkan.
Selain mengoptimalkan layanan di SPBU, pihaknya juga memperkuat pasokan melalui jalur laut.
Pada Jumat (16/10), kapal tanker MT Pangkalan Brandan bersandar di Terminal BBM Manggis (IT) Kabupaten Karangasem, Bali, dengan membawa 16 juta liter pertalite.
Kemudian, kapal tanker MT Asian Rigel bersandar di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar dengan membawa empat juta liter pertalite sehingga total ada 20 juta liter.
Penguatan pasokan tersebut didukung operasional IT Manggis dan FT Sanggaran selama 24 jam serta kesiapan 108 armada mobil tangki dan 465 awak mobil tangki untuk penyaluran.
Sementara itu, sebanyak 66 SPBU di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung disiapkan beroperasi selama 24 jam, terdiri atas 42 SPBU di Denpasar dan 24 SPBU di Badung.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta pemangku kepentingan terkait juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran operasional dan menjaga situasi tetap kondusif.
"Kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur landai," kata Ahad. (end/ant)
"Ini sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor," kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Jumat.
Pihaknya mengoptimalkan layanan delivery service dengan menyalurkan 5.000 liter BBM jenis pertalite per hari di sejumlah SPBU di Denpasar dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang dan pembayaran tunai.
Sejumlah titik layanan antar itu berada di SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, dan Imam Bonjol Denpasar.
"Penentuan titik layanan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi antrean dan kebutuhan masyarakat," katanya menambahkan.
Selain mengoptimalkan layanan di SPBU, pihaknya juga memperkuat pasokan melalui jalur laut.
Pada Jumat (16/10), kapal tanker MT Pangkalan Brandan bersandar di Terminal BBM Manggis (IT) Kabupaten Karangasem, Bali, dengan membawa 16 juta liter pertalite.
Kemudian, kapal tanker MT Asian Rigel bersandar di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar dengan membawa empat juta liter pertalite sehingga total ada 20 juta liter.
Penguatan pasokan tersebut didukung operasional IT Manggis dan FT Sanggaran selama 24 jam serta kesiapan 108 armada mobil tangki dan 465 awak mobil tangki untuk penyaluran.
Sementara itu, sebanyak 66 SPBU di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung disiapkan beroperasi selama 24 jam, terdiri atas 42 SPBU di Denpasar dan 24 SPBU di Badung.
Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta pemangku kepentingan terkait juga terus diperkuat untuk mendukung kelancaran operasional dan menjaga situasi tetap kondusif.
"Kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur landai," kata Ahad. (end/ant)

