Kembali
PERTAMINA OPTIMALKAN LAYANAN DELIVERI URAI ANTREAN BBM DI BALI
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) atau distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam wadah jerigen 3 liter untuk mengurai antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali.
"Untuk mendukung pemulihan layanan, kami memaksimalkan Pertamina Delivery Service sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor, terutama di titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangan di Denpasar, Bali, Jumat.
Ahad menyampaikan melalui layanan tersebut Pertamina menyalurkan sekitar 5.000 liter Pertalite per hari di sejumlah SPBU Kota Denpasar dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang secara tunai bagi pengendara sepeda motor.
Sejumlah titik layanan PDS tersebar di SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, hingga Imam Bonjol.
Adapun penentuan serta evaluasi titik-titik PDS terus dilakukan secara berkala agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
"Lokasi dan kapasitas layanan terus kami evaluasi agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan," ucap Ahad. (end/ant)
"Untuk mendukung pemulihan layanan, kami memaksimalkan Pertamina Delivery Service sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor, terutama di titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangan di Denpasar, Bali, Jumat.
Ahad menyampaikan melalui layanan tersebut Pertamina menyalurkan sekitar 5.000 liter Pertalite per hari di sejumlah SPBU Kota Denpasar dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang secara tunai bagi pengendara sepeda motor.
Sejumlah titik layanan PDS tersebar di SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, hingga Imam Bonjol.
Adapun penentuan serta evaluasi titik-titik PDS terus dilakukan secara berkala agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
"Lokasi dan kapasitas layanan terus kami evaluasi agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan," ucap Ahad. (end/ant)

