Kembali
PEMERINTAH BANGUN KAMPUNG NELAYAN UNTUK TINGKATKAN EKONOMI PESISIR
Pemerintah pusat membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Uiasa dan Desa Hansisi, Kecamatan Semau, untuk meningkatkan nilai jual hasil tangkapan ikan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
"KNMP adalah salah satu program prioritas pemerintah pusat yang ditangkap oleh Pemerintah Kabupaten Kupang. Sehingga kebijakan Bapak Presiden Prabowo untuk menolong masyarakat khususnya di daerah-daerah pesisir dapat terealisasi," kata Bupati Kupang Yosef Lede di Kupang, Senin.
Ia menjelaskan KNMP tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas penampungan dan penyimpanan dingin (cold storage), sehingga hasil tangkapan nelayan dapat terjaga kualitasnya, tidak rusak, dan memiliki nilai jual yang lebih baik.
"Selama ini, kita sering kali panen ikan melimpah, tetapi tidak tahu harus disimpan di mana atau dijual ke mana. Hasil tangkapan yang banyak justru cepat rusak dan harganya jatuh. Kehadiran Kampung Nelayan ini menjawab persoalan tersebut. ikan bisa ditampung, disimpan, dan dipasarkan dengan lebih teratur," ujarnya.
Ia juga menekankan konsep keterpaduan antara Kampung Nelayan dengan Koperasi Desa Merah Putih yang berdiri berdampingan. Kedua fasilitas ini harus dikelola secara terpadu agar sama-sama hidup dan memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
"Saya sudah berpesan kepada seluruh pengelola Koperasi Desa Merah Putih jangan berdiri sendiri-sendiri tanpa inovasi, karena itu tidak akan bertahan lama. Koperasi dan Kampung Nelayan harus saling menopang, hasil tangkapan ditampung dan dipasarkan melalui koperasi, sehingga roda ekonomi berputar di tempat sendiri. Saya sudah melihat keberhasilan model ini di Desa Sulamu, dan saya ingin model yang sama berhasil juga di Semau," tegasnya. (end/ant)
"KNMP adalah salah satu program prioritas pemerintah pusat yang ditangkap oleh Pemerintah Kabupaten Kupang. Sehingga kebijakan Bapak Presiden Prabowo untuk menolong masyarakat khususnya di daerah-daerah pesisir dapat terealisasi," kata Bupati Kupang Yosef Lede di Kupang, Senin.
Ia menjelaskan KNMP tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas penampungan dan penyimpanan dingin (cold storage), sehingga hasil tangkapan nelayan dapat terjaga kualitasnya, tidak rusak, dan memiliki nilai jual yang lebih baik.
"Selama ini, kita sering kali panen ikan melimpah, tetapi tidak tahu harus disimpan di mana atau dijual ke mana. Hasil tangkapan yang banyak justru cepat rusak dan harganya jatuh. Kehadiran Kampung Nelayan ini menjawab persoalan tersebut. ikan bisa ditampung, disimpan, dan dipasarkan dengan lebih teratur," ujarnya.
Ia juga menekankan konsep keterpaduan antara Kampung Nelayan dengan Koperasi Desa Merah Putih yang berdiri berdampingan. Kedua fasilitas ini harus dikelola secara terpadu agar sama-sama hidup dan memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
"Saya sudah berpesan kepada seluruh pengelola Koperasi Desa Merah Putih jangan berdiri sendiri-sendiri tanpa inovasi, karena itu tidak akan bertahan lama. Koperasi dan Kampung Nelayan harus saling menopang, hasil tangkapan ditampung dan dipasarkan melalui koperasi, sehingga roda ekonomi berputar di tempat sendiri. Saya sudah melihat keberhasilan model ini di Desa Sulamu, dan saya ingin model yang sama berhasil juga di Semau," tegasnya. (end/ant)

