Kembali
MENDAG : PENINGKATAN EKSPOR JADI TUGAS UTAMA
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong para perwakilan perdagangan (perwadag) RI untuk terus memaksimalkan perannya dalam memperkuat kinerja ekspor nasional. Dalam hal ini, para perwadag RI yang terdiri atas atase perdagangan (atdag) RI dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), konsul perdagangan, Duta Besar RI untuk Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/ WTO), serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) dapat mendukung perluasan pasar, membantu eksportir menjaring buyer potensial, serta meningkatkan efektivitas penjajakan bisnis (business matching).
Mendag Busan memberikan arahan tersebut dalam pertemuan bersama 46 perwadag RI pada hari terakhir Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Mendag Busan menegaskan, seluruh kegiatan perwadag RI perlu diarahkan untuk menghasilkan kontribusi nyata dan terukur terhadap peningkatan ekspor nasional.
"Kami berharap seluruh atdag RI dan ITPC terus berfokus pada peningkatan ekspor. Setiap negara memiliki karakteristik pasar yang berbeda, sehingga perlu strategi dan pendekatan yang sesuai untuk membuka lebih banyak peluang ekspor Indonesia," ujar Mendag Busan.
Mendag Busan menjelaskan, penguatan kinerja ekspor sejalan dengan tiga program utama Kementerian Perdagangan, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, serta Dari Lokal untuk Global. Ketiga program tersebut memiliki keterkaitan dalam memperkuat akses pasar sekaligus mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional.
"Ketiga program utama Kemendag selaras dengan Asta Cita Presiden. Seluruh program yang kami susun berlandaskan pada prioritas pembangunan pemerintah sehingga pelaksanaannya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional," ujar Mendag Busan.
Mendag Busan pun mendorong atdag RI dan ITPC untuk semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan strategi promosi perdagangan. Melalui optimalisasi sumber daya, pemanfaatan berbagai alternatif promosi, dan penjajakan bisnis, Mendag Busan berharap atdag RI dan ITPC mampu memperluas jangkauan pasar dan membuka lebih banyak peluang transaksi ekspor.
Apresiasi Kontribusi Perwadag RI
Mendag Busan mengapresiasi kontribusi perwakilan perdagangan RI di luar negeri dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan TEI ke-41. Apresiasi juga disampaikan kepada Perwakilan RI serta kementerian dan lembaga terkait atas dukungannya dalam mempromosikan produk Indonesia dan mendatangkan pembeli potensial ke TEI. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperkuat diplomasi perdagangan dan memperluas jangkauan produk Indonesia di pasar global.
"TEI berhasil karena kerja keras semua pihak, mulai dari perwakilan perdagangan RI di luar negeri, perwakilan RI, kementerian dan lembaga terkait, hingga panitia yang telah mempersiapkan para eksportir beserta produk-produk unggulannya. Sinergi inilah yang memungkinkan hadirnya para buyer dan terwujudnya berbagai kesepakatan dagang," tutur Mendag Busan. (end)
Mendag Busan memberikan arahan tersebut dalam pertemuan bersama 46 perwadag RI pada hari terakhir Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Mendag Busan menegaskan, seluruh kegiatan perwadag RI perlu diarahkan untuk menghasilkan kontribusi nyata dan terukur terhadap peningkatan ekspor nasional.
"Kami berharap seluruh atdag RI dan ITPC terus berfokus pada peningkatan ekspor. Setiap negara memiliki karakteristik pasar yang berbeda, sehingga perlu strategi dan pendekatan yang sesuai untuk membuka lebih banyak peluang ekspor Indonesia," ujar Mendag Busan.
Mendag Busan menjelaskan, penguatan kinerja ekspor sejalan dengan tiga program utama Kementerian Perdagangan, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, serta Dari Lokal untuk Global. Ketiga program tersebut memiliki keterkaitan dalam memperkuat akses pasar sekaligus mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional.
"Ketiga program utama Kemendag selaras dengan Asta Cita Presiden. Seluruh program yang kami susun berlandaskan pada prioritas pembangunan pemerintah sehingga pelaksanaannya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional," ujar Mendag Busan.
Mendag Busan pun mendorong atdag RI dan ITPC untuk semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan strategi promosi perdagangan. Melalui optimalisasi sumber daya, pemanfaatan berbagai alternatif promosi, dan penjajakan bisnis, Mendag Busan berharap atdag RI dan ITPC mampu memperluas jangkauan pasar dan membuka lebih banyak peluang transaksi ekspor.
Apresiasi Kontribusi Perwadag RI
Mendag Busan mengapresiasi kontribusi perwakilan perdagangan RI di luar negeri dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan TEI ke-41. Apresiasi juga disampaikan kepada Perwakilan RI serta kementerian dan lembaga terkait atas dukungannya dalam mempromosikan produk Indonesia dan mendatangkan pembeli potensial ke TEI. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperkuat diplomasi perdagangan dan memperluas jangkauan produk Indonesia di pasar global.
"TEI berhasil karena kerja keras semua pihak, mulai dari perwakilan perdagangan RI di luar negeri, perwakilan RI, kementerian dan lembaga terkait, hingga panitia yang telah mempersiapkan para eksportir beserta produk-produk unggulannya. Sinergi inilah yang memungkinkan hadirnya para buyer dan terwujudnya berbagai kesepakatan dagang," tutur Mendag Busan. (end)

