Kembali
GAPKI KUTAI TIMUR KENALKAN PRAKTIK KEBERLANJUTAN DI INDUSTRI SAWIT
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Komisariat Kutai Timur (Kutim) di Kalimantan Timur (Kaltim), menyasar generasi muda untuk meningkatkan pemahaman tentang keberlanjutan industri kelapa sawit saat Pekan Raya Kutim Expo 2026.
"Edukasi dikemas melalui zona interaktif. Konsep tersebut dirancang untuk membantu kalangan muda, memahami proses produksi sawit dan pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari,"kata Ketua Tim Expo GAPKI Komisariat Kutai Timur Catherine Juniar Pangemanan di Sangatta, Kaltim, Senin (19/10).
Edukasi itu menitikberatkan pada pengenalan proses industri sawit dari hulu hingga hilir, penerapan prinsip keberlanjutan, serta pemanfaatan sawit sebagai bahan baku berbagai produk, termasuk energi terbarukan.
Menurut dia, generasi muda perlu memperoleh informasi yang tepat mengenai industri kelapa sawit, termasuk penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pemahaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mereka tentang pentingnya pengelolaan perkebunan yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Selain memperkenalkan produk turunan sawit, GAPKI juga mengangkat potensi komoditas tersebut sebagai bahan baku energi terbarukan.
Melalui pendekatan interaktif, pengunjung diharapkan dapat mengenali peran sawit dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi serta memahami pentingnya praktik industri yang berkelanjutan. (end/ant)
"Edukasi dikemas melalui zona interaktif. Konsep tersebut dirancang untuk membantu kalangan muda, memahami proses produksi sawit dan pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari,"kata Ketua Tim Expo GAPKI Komisariat Kutai Timur Catherine Juniar Pangemanan di Sangatta, Kaltim, Senin (19/10).
Edukasi itu menitikberatkan pada pengenalan proses industri sawit dari hulu hingga hilir, penerapan prinsip keberlanjutan, serta pemanfaatan sawit sebagai bahan baku berbagai produk, termasuk energi terbarukan.
Menurut dia, generasi muda perlu memperoleh informasi yang tepat mengenai industri kelapa sawit, termasuk penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pemahaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mereka tentang pentingnya pengelolaan perkebunan yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Selain memperkenalkan produk turunan sawit, GAPKI juga mengangkat potensi komoditas tersebut sebagai bahan baku energi terbarukan.
Melalui pendekatan interaktif, pengunjung diharapkan dapat mengenali peran sawit dalam memenuhi kebutuhan pangan dan energi serta memahami pentingnya praktik industri yang berkelanjutan. (end/ant)

