Kembali
DIREKTUR BOBA DEWI IRIANTY WIJAYA PERKUAT KEPEMILIKAN SAHAM
Anggota Direksi PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), Dewi Irianty Wijaya, telah menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Langkah aksi korporasi yang bertujuan untuk investasi ini telah dilaporkan pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Berdasarkan surat Laporan Kepemilikan Saham, Dewi melakukan akumulasi pembelian saham biasa pada transaksi tanggal 19 Oktober 2026. Secara keseluruhan, transaksi pembelian dilakukan sebanyak tujuh kali dalam rentang harga Rp147 hingga Rp157 per lembar saham.
Rincian volume transaksi tersebut meliputi pembelian 400 unit (harga Rp149), 63.000 unit (harga Rp147), 700 unit (harga Rp151), 1.000 unit (harga Rp157), 118.000 unit (harga Rp155), 19.700 unit (harga Rp156), dan 24.400 unit (harga Rp154). Total akumulasi pembelian saham pada hari tersebut mencapai 227.200 unit saham.
Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, hak suara Dewi Irianty Wijaya di PT Formosa Ingredient Factory Tbk mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 5,92% menjadi 5,94%. Adapun status kepemilikan dari transaksi ini dicatatkan sebagai kepemilikan langsung. Dalam laporan resmi tersebut juga ditegaskan bahwa transaksi ini berstatus bukan pengendali perusahaan. (end)
Berdasarkan surat Laporan Kepemilikan Saham, Dewi melakukan akumulasi pembelian saham biasa pada transaksi tanggal 19 Oktober 2026. Secara keseluruhan, transaksi pembelian dilakukan sebanyak tujuh kali dalam rentang harga Rp147 hingga Rp157 per lembar saham.
Rincian volume transaksi tersebut meliputi pembelian 400 unit (harga Rp149), 63.000 unit (harga Rp147), 700 unit (harga Rp151), 1.000 unit (harga Rp157), 118.000 unit (harga Rp155), 19.700 unit (harga Rp156), dan 24.400 unit (harga Rp154). Total akumulasi pembelian saham pada hari tersebut mencapai 227.200 unit saham.
Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, hak suara Dewi Irianty Wijaya di PT Formosa Ingredient Factory Tbk mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 5,92% menjadi 5,94%. Adapun status kepemilikan dari transaksi ini dicatatkan sebagai kepemilikan langsung. Dalam laporan resmi tersebut juga ditegaskan bahwa transaksi ini berstatus bukan pengendali perusahaan. (end)

