Kembali
WAMENAKER: STANDAR KOMPETENSI YANG JELAS DUKUNG PENGEMBANGAN SDM
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, standar kompetensi yang jelas dan sertifikasi resmi dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan.
"Kompetensi dan sertifikasi resmi adalah kunci utama agar tenaga kerja tidak hanya mahir secara teknis, tapi juga beretika, aman, dan berdaya saing global," kata Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia menambahkan, pelatihan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri agar keterampilan yang dimiliki tenaga kerja relevan dengan perkembangan dunia kerja.
Lebih lanjut, Afriansyah mengatakan, peningkatan kompetensi membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pelatihan.
Dialog dengan industri, pemetaan kompetensi, serta pelatihan berbasis praktik dapat menjadi bagian dari upaya menyelaraskan keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
Ia juga menekankan pentingnya kemitraan yang setara dan pengukuran hasil agar pengembangan kompetensi dapat mendukung produktivitas, memperluas peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
"Mari kita bangun industri ini bersama-sama melalui ruang dialog yang terbuka, kemitraan yang setara, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja kita," kata Afriansyah. (end/ant)
"Kompetensi dan sertifikasi resmi adalah kunci utama agar tenaga kerja tidak hanya mahir secara teknis, tapi juga beretika, aman, dan berdaya saing global," kata Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia menambahkan, pelatihan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri agar keterampilan yang dimiliki tenaga kerja relevan dengan perkembangan dunia kerja.
Lebih lanjut, Afriansyah mengatakan, peningkatan kompetensi membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pelatihan.
Dialog dengan industri, pemetaan kompetensi, serta pelatihan berbasis praktik dapat menjadi bagian dari upaya menyelaraskan keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
Ia juga menekankan pentingnya kemitraan yang setara dan pengukuran hasil agar pengembangan kompetensi dapat mendukung produktivitas, memperluas peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
"Mari kita bangun industri ini bersama-sama melalui ruang dialog yang terbuka, kemitraan yang setara, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja kita," kata Afriansyah. (end/ant)

