Kembali
DANA KEKAYAAN TERBESAR DI DUNIA CATAT KERUGIAN $30 MILIAR DI PASAR OBLIGASI
Dana kekayaan negara Norwegia yang terbesar di dunia pada hari Kamis menyatakan bahwa portofolio investasinya mencatat kerugian sebesar $30 miliar pada kuartal ketiga, seiring dengan kenaikan suku bunga yang menggerus imbal hasil dari kepemilikan obligasinya.
Norges Bank Investment Management, yang mengelola dana senilai $2,3 triliun tersebut, menyebutkan bahwa hasil akuntansi untuk periode itu menunjukkan kerugian sebesar 278 miliar kroner ($29,7 miliar).
Investasi pendapatan tetap (fixed income) mencatatkan imbal hasil negatif sebesar 3,5%, yang menurut pihak pengelola dana menjadi faktor utama di balik penurunan kinerja secara keseluruhan.
"Imbal hasil dana ini hampir stagnan, berakhir sedikit negatif karena kenaikan suku bunga menyebabkan kinerja investasi pendapatan tetap kami melemah," ujar Wakil CEO NBIM, Trond Grande, dalam sebuah pernyataan. (end/CNBC)
Norges Bank Investment Management, yang mengelola dana senilai $2,3 triliun tersebut, menyebutkan bahwa hasil akuntansi untuk periode itu menunjukkan kerugian sebesar 278 miliar kroner ($29,7 miliar).
Investasi pendapatan tetap (fixed income) mencatatkan imbal hasil negatif sebesar 3,5%, yang menurut pihak pengelola dana menjadi faktor utama di balik penurunan kinerja secara keseluruhan.
"Imbal hasil dana ini hampir stagnan, berakhir sedikit negatif karena kenaikan suku bunga menyebabkan kinerja investasi pendapatan tetap kami melemah," ujar Wakil CEO NBIM, Trond Grande, dalam sebuah pernyataan. (end/CNBC)

