Kembali
HARGA MINYAK TURUN PADA HARI SENIN
Harga minyak turun pada hari Senin setelah sempat melonjak hingga mendekati level tertinggi dalam enam bulan pada akhir pekan lalu, meskipun serangan yang terus berlanjut terhadap Arab Saudi tetap membuat kekhawatiran pasokan menjadi sorotan.
Harga minyak mentah berjangka AS turun $1,60, atau 1,55%, menjadi $101,67 per barel pada pukul 00.18 GMT. Harga minyak mentah berjangka Brent turun $1,56 atau 1,34% menjadi $115,16.
Harga sempat ditutup dengan kenaikan hampir $3 pada hari Jumat setelah serangan kelompok Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran mengenai pasokan energi. Brent mengakhiri minggu dengan kenaikan 6%, sementara WTI ditutup lebih tinggi sebesar 2,3%.
Serangan terus berlanjut sepanjang akhir pekan, dengan kelompok Houthi menyatakan telah menyerang bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi pada hari Sabtu. Arab Saudi menyatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah mencegat lebih banyak rudal dan pesawat nirawak (*drone*).
Negara pengekspor minyak utama tersebut kembali mengoperasikan sebagian fasilitas di bandara utamanya pada hari Minggu, setelah mengalami kerusakan akibat serangan Houthi sebelumnya meskipun kelompok militan tersebut bersumpah untuk terus menargetkan fasilitas tersebut. (end/Reuters)
Harga minyak mentah berjangka AS turun $1,60, atau 1,55%, menjadi $101,67 per barel pada pukul 00.18 GMT. Harga minyak mentah berjangka Brent turun $1,56 atau 1,34% menjadi $115,16.
Harga sempat ditutup dengan kenaikan hampir $3 pada hari Jumat setelah serangan kelompok Houthi di Arab Saudi memicu kekhawatiran mengenai pasokan energi. Brent mengakhiri minggu dengan kenaikan 6%, sementara WTI ditutup lebih tinggi sebesar 2,3%.
Serangan terus berlanjut sepanjang akhir pekan, dengan kelompok Houthi menyatakan telah menyerang bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi pada hari Sabtu. Arab Saudi menyatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah mencegat lebih banyak rudal dan pesawat nirawak (*drone*).
Negara pengekspor minyak utama tersebut kembali mengoperasikan sebagian fasilitas di bandara utamanya pada hari Minggu, setelah mengalami kerusakan akibat serangan Houthi sebelumnya meskipun kelompok militan tersebut bersumpah untuk terus menargetkan fasilitas tersebut. (end/Reuters)

