Kembali
BTN KEMBANGKAN RUMAH RENDAH EMISI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mentransformasi bisnis untuk menjadi mitra keuangan keluarga Indonesia. Strategi ini dilakukan melalui pengembangan ekosistem perumahan, perluasan pembiayaan hunian, dan percepatan layanan digital. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran BTN dalam mendukung program perumahan nasional.
Dalam siaran pers BTN (26/10) Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan kepemilikan rumah atau mortgage bank. Perseroan juga mengembangkan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah pada berbagai tahap kehidupan.
"Transformasi ini kita jalankan dengan tetap mempertahankan mandat BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional, sembari memperluas layanan ke berbagai produk dan kebutuhan finansial keluarga Indonesia," kata Nixon dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).
Kembangkan Rumah Rendah Emisi
BTN turut mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengembangan sektor perumahan.
Salah satu program yang dijalankan adalah Rumah Rendah Emisi. Hingga Juni 2026, BTN bersama pengembang mitra telah membangun sekitar 18.000 unit rumah rendah emisi. Perseroan menargetkan jumlah tersebut mencapai 200.000 unit pada 2030.
Selain itu, BTN mengembangkan program pengelolaan sampah di lingkungan perumahan. Perseroan juga menjalankan program untuk mendukung wirausaha di sektor perumahan dengan melibatkan mahasiswa, masyarakat umum, pengembang, dan pelaku usaha.
Program-program tersebut membuka peluang bagi pengembangan solusi perumahan yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam ekonomi berkelanjutan.
Siapkan Talenta untuk Pertumbuhan Bisnis
Pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian dari agenda transformasi BTN. Perseroan menargetkan lebih dari 100 talenta lulusan universitas global pada 2027 untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing organisasi.
BTN juga memperkuat kompetensi pegawai dan mengembangkan teknologi untuk menghadapi perubahan industri jasa keuangan. Penerapan tata kelola yang baik menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pengelolaan bisnis.
Melalui berbagai langkah tersebut, BTN melanjutkan transformasi dengan tetap berfokus pada pembiayaan perumahan, pengembangan bisnis, dan pemenuhan kebutuhan finansial keluarga Indonesia. (end)
Dalam siaran pers BTN (26/10) Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan kepemilikan rumah atau mortgage bank. Perseroan juga mengembangkan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah pada berbagai tahap kehidupan.
"Transformasi ini kita jalankan dengan tetap mempertahankan mandat BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional, sembari memperluas layanan ke berbagai produk dan kebutuhan finansial keluarga Indonesia," kata Nixon dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).
Kembangkan Rumah Rendah Emisi
BTN turut mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengembangan sektor perumahan.
Salah satu program yang dijalankan adalah Rumah Rendah Emisi. Hingga Juni 2026, BTN bersama pengembang mitra telah membangun sekitar 18.000 unit rumah rendah emisi. Perseroan menargetkan jumlah tersebut mencapai 200.000 unit pada 2030.
Selain itu, BTN mengembangkan program pengelolaan sampah di lingkungan perumahan. Perseroan juga menjalankan program untuk mendukung wirausaha di sektor perumahan dengan melibatkan mahasiswa, masyarakat umum, pengembang, dan pelaku usaha.
Program-program tersebut membuka peluang bagi pengembangan solusi perumahan yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam ekonomi berkelanjutan.
Siapkan Talenta untuk Pertumbuhan Bisnis
Pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian dari agenda transformasi BTN. Perseroan menargetkan lebih dari 100 talenta lulusan universitas global pada 2027 untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing organisasi.
BTN juga memperkuat kompetensi pegawai dan mengembangkan teknologi untuk menghadapi perubahan industri jasa keuangan. Penerapan tata kelola yang baik menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pengelolaan bisnis.
Melalui berbagai langkah tersebut, BTN melanjutkan transformasi dengan tetap berfokus pada pembiayaan perumahan, pengembangan bisnis, dan pemenuhan kebutuhan finansial keluarga Indonesia. (end)

