Kembali
PT VALE FASILITASI SERTIFIKASI HALAL BAGI UMKM MOROWALI
PT Vale Indonesia Tbk memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, untuk meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas akses pasar.
"UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing produknya melalui pemenuhan aspek legalitas yang dibutuhkan pasar," kata Head of External Regional & Growth Vale Indonesia Endra Kusuma di Morowali, Rabu.
Ia mengatakan penguatan kapasitas UMKM merupakan salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut dia, program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komunitas UMKM Morowali dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Center Universitas Tadulako.
Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM yang tergabung dalam program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) dan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Herbal di wilayah pemberdayaan perusahaan.
Ia menjelaskan inisiatif tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
"Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai standar dan persyaratan halal, penelusuran data usaha, serta pendampingan proses pengajuan sertifikasi. (end/ant)
"UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing produknya melalui pemenuhan aspek legalitas yang dibutuhkan pasar," kata Head of External Regional & Growth Vale Indonesia Endra Kusuma di Morowali, Rabu.
Ia mengatakan penguatan kapasitas UMKM merupakan salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut dia, program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komunitas UMKM Morowali dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Center Universitas Tadulako.
Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM yang tergabung dalam program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) dan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Herbal di wilayah pemberdayaan perusahaan.
Ia menjelaskan inisiatif tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
"Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai standar dan persyaratan halal, penelusuran data usaha, serta pendampingan proses pengajuan sertifikasi. (end/ant)

