Kembali
BSA LOGISTICS INDONESIA AKUISISI SATU SET KAPAL SENILAI RP24 MILIAR
PT BSA Logistics Indonesia Tbk melalui entitas anak perusahaan tidak langsungnya, PT Beruang Maritim Indonesia (BMI), resmi merampungkan transaksi perolehan satu set unit kapal. Langkah korporasi ini dilakukan guna menunjang kegiatan operasional di sektor logistik dan transportasi laut.
Berdasarkan keterbukaan informasi disebutkan, transaksi tersebut diselesaikan pada tanggal 28 Oktober 2026. Adapun armada yang diperoleh terdiri dari satu unit tugboat (kapal tunda) dan satu unit tongkang (barge) yang dibeli dari PT Buana Cipta Mandala (BCM).
Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk, Edwin Wibowo, mengungkapkan bahwa nilai total keseluruhan transaksi perolehan kapal tersebut mencapai tidak kurang dari Rp24.000.000.000 (dua puluh empat miliar rupiah).
"Adapun tujuan perolehan kapal tersebut untuk menunjang kegiatan operasional PT BMI," demikian tertulis dalam laporan resmi perusahaan yang ditandatangani oleh Edwin Wibowo di Jakarta, Rabu (29/10/2026).
Lebih lanjut, pihak manajemen menegaskan bahwa PT Buana Cipta Mandala (BCM) selaku penjual tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Beruang Maritim Indonesia maupun dengan perseroan.
Dari sisi regulasi dan keuangan, perusahaan memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020, serta bukan merupakan Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020.
Manajemen juga memastikan bahwa tidak ada dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan atas penyelesaian transaksi tersebut. (end)
Berdasarkan keterbukaan informasi disebutkan, transaksi tersebut diselesaikan pada tanggal 28 Oktober 2026. Adapun armada yang diperoleh terdiri dari satu unit tugboat (kapal tunda) dan satu unit tongkang (barge) yang dibeli dari PT Buana Cipta Mandala (BCM).
Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk, Edwin Wibowo, mengungkapkan bahwa nilai total keseluruhan transaksi perolehan kapal tersebut mencapai tidak kurang dari Rp24.000.000.000 (dua puluh empat miliar rupiah).
"Adapun tujuan perolehan kapal tersebut untuk menunjang kegiatan operasional PT BMI," demikian tertulis dalam laporan resmi perusahaan yang ditandatangani oleh Edwin Wibowo di Jakarta, Rabu (29/10/2026).
Lebih lanjut, pihak manajemen menegaskan bahwa PT Buana Cipta Mandala (BCM) selaku penjual tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Beruang Maritim Indonesia maupun dengan perseroan.
Dari sisi regulasi dan keuangan, perusahaan memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020, serta bukan merupakan Transaksi Afiliasi berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020.
Manajemen juga memastikan bahwa tidak ada dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan atas penyelesaian transaksi tersebut. (end)

