Kembali
PENDAPATAN BULL USD183,18 JUTA HINGGA SEPTEMBER 2026
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatat pendapatan USD183,18 juta pada sembilan bulan pertama 2026, naik sekitar 71 persen dari USD107,29 juta pada periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 30 September 2026, beban langsung hanya naik sekitar 15 persen menjadi USD92,24 juta dari USD80,10 juta. Selisih itu mendorong laba kotor lebih dari tiga kali lipat menjadi USD90,94 juta dari USD27,19 juta.
Beban administrasi naik sekitar 45 persen menjadi USD7,31 juta dari USD5,04 juta, dan beban keuangan naik sekitar 13 persen menjadi USD10,78 juta dari USD9,51 juta. Pajak penghasilan final tercatat USD2,17 juta, naik dari USD1,20 juta. Kinerja juga ditopang pos nonoperasional, antara lain keuntungan selisih kurs mata uang nonfungsional USD4,95 juta (tahun lalu USD1,62 juta), keuntungan pelepasan aset tetap USD3,50 juta, keuntungan akuisisi entitas anak USD2,60 juta, dan bagian laba investasi entitas asosiasi USD450,7 ribu. Di sisi lain, kerugian lain-lain tercatat USD2,06 juta, naik dari USD276,7 ribu.
Laba sebelum pajak mencapai USD80,12 juta, dari USD12,78 juta tahun lalu. Setelah beban pajak USD57,3 ribu, laba periode berjalan tercatat USD80,06 juta, naik sekitar 527 persen dari USD12,76 juta. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk USD80,04 juta naik dari USD12,78 juta. Laba per saham dasar naik menjadi USD0,0052 dari USD0,0009.
Pertumbuhan itu diikuti ekspansi neraca. Total aset per 30 September 2026 mencapai USD548,48 juta, naik sekitar 49 persen dari USD369,01 juta pada akhir 2025. Aset lancar hampir dua kali lipat menjadi USD108,35 juta dari USD56,64 juta, dengan piutang usaha naik menjadi USD45,70 juta dari USD20,37 juta, persediaan menjadi USD11,98 juta dari USD2,88 juta, dan kas serta setara kas menjadi USD14,46 juta dari USD5,33 juta.
Aset tidak lancar naik menjadi UD$440,12 juta dari USD312,37 juta. Aset tetap bersih naik sekitar 56 persen menjadi USD308,03 juta dari USD197,85 juta, dan perseroan mencatat investasi pada entitas asosiasi USD53,36 juta yang tidak ada pada akhir 2025. Aset tidak lancar lainnya turun menjadi USD45,25 juta dari USD81,01 juta, sedangkan goodwill tetap di USD33,02 juta. (end)
Beban administrasi naik sekitar 45 persen menjadi USD7,31 juta dari USD5,04 juta, dan beban keuangan naik sekitar 13 persen menjadi USD10,78 juta dari USD9,51 juta. Pajak penghasilan final tercatat USD2,17 juta, naik dari USD1,20 juta. Kinerja juga ditopang pos nonoperasional, antara lain keuntungan selisih kurs mata uang nonfungsional USD4,95 juta (tahun lalu USD1,62 juta), keuntungan pelepasan aset tetap USD3,50 juta, keuntungan akuisisi entitas anak USD2,60 juta, dan bagian laba investasi entitas asosiasi USD450,7 ribu. Di sisi lain, kerugian lain-lain tercatat USD2,06 juta, naik dari USD276,7 ribu.
Laba sebelum pajak mencapai USD80,12 juta, dari USD12,78 juta tahun lalu. Setelah beban pajak USD57,3 ribu, laba periode berjalan tercatat USD80,06 juta, naik sekitar 527 persen dari USD12,76 juta. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk USD80,04 juta naik dari USD12,78 juta. Laba per saham dasar naik menjadi USD0,0052 dari USD0,0009.
Pertumbuhan itu diikuti ekspansi neraca. Total aset per 30 September 2026 mencapai USD548,48 juta, naik sekitar 49 persen dari USD369,01 juta pada akhir 2025. Aset lancar hampir dua kali lipat menjadi USD108,35 juta dari USD56,64 juta, dengan piutang usaha naik menjadi USD45,70 juta dari USD20,37 juta, persediaan menjadi USD11,98 juta dari USD2,88 juta, dan kas serta setara kas menjadi USD14,46 juta dari USD5,33 juta.
Aset tidak lancar naik menjadi UD$440,12 juta dari USD312,37 juta. Aset tetap bersih naik sekitar 56 persen menjadi USD308,03 juta dari USD197,85 juta, dan perseroan mencatat investasi pada entitas asosiasi USD53,36 juta yang tidak ada pada akhir 2025. Aset tidak lancar lainnya turun menjadi USD45,25 juta dari USD81,01 juta, sedangkan goodwill tetap di USD33,02 juta. (end)

