Kembali
LABA SEBELUM PAJAK BMW TURUN KARENA BIAYA RESTRUKTURISASI
Laba sebelum pajak BMW turun sesuai dengan ekspektasi pada kuartal ketiga, dimana biaya restrukturisasi yang besar membayangi menjelang akhir tahun, memaksa pemangkasan prospek lebih lanjut karena perusahaan bergulat dengan pasar China yang lemah.
Produsen mobil Jerman tersebut melaporkan laba sebelum pajak triwulanan sebesar 2,1 miliar poundsterling ($2,36 miliar), turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, sesuai perkiraan analis dalam konsensus yang diberikan perusahaan.
Margin operasi di bisnis otomotif inti BMW menyempit menjadi 3,4%, mengalahkan perkiraan analis sebesar 3,1% tetapi turun dari 5,2% pada tahun sebelumnya.
"Perkembangan terkini di industri kami menuntut ketegasan dan implementasi yang cepat. Oleh karena itu, kami akan secara khusus mengintensifkan dan mempercepat langkah-langkah struktural," kata CEO Milan Nedeljkovic.
BMW membatalkan proyeksi labanya pada Selasa malam untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari lima bulan, dan kini memperkirakan margin operasi inti antara -0,5% dan 0,5% tahun ini, anjlok dari angka dua digit yang dicapai lima tahun lalu.
Penyesuaian tersebut terkait dengan biaya yang diperkirakan akan timbul pada kuartal keempat dari program restrukturisasi, termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap 8.000 karyawan di Jerman. Perusahaan tersebut mengatakan berencana untuk memanfaatkan momentum program tersebut untuk mengurangi fungsi manajemen dengan lebih cepat. (end/Reuters)
Produsen mobil Jerman tersebut melaporkan laba sebelum pajak triwulanan sebesar 2,1 miliar poundsterling ($2,36 miliar), turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, sesuai perkiraan analis dalam konsensus yang diberikan perusahaan.
Margin operasi di bisnis otomotif inti BMW menyempit menjadi 3,4%, mengalahkan perkiraan analis sebesar 3,1% tetapi turun dari 5,2% pada tahun sebelumnya.
"Perkembangan terkini di industri kami menuntut ketegasan dan implementasi yang cepat. Oleh karena itu, kami akan secara khusus mengintensifkan dan mempercepat langkah-langkah struktural," kata CEO Milan Nedeljkovic.
BMW membatalkan proyeksi labanya pada Selasa malam untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari lima bulan, dan kini memperkirakan margin operasi inti antara -0,5% dan 0,5% tahun ini, anjlok dari angka dua digit yang dicapai lima tahun lalu.
Penyesuaian tersebut terkait dengan biaya yang diperkirakan akan timbul pada kuartal keempat dari program restrukturisasi, termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap 8.000 karyawan di Jerman. Perusahaan tersebut mengatakan berencana untuk memanfaatkan momentum program tersebut untuk mengurangi fungsi manajemen dengan lebih cepat. (end/Reuters)

