Kembali
PEFINDO TURUNKAN PERINGKAT OBLIGASI WIKA DI idD
PEFINDO menurunkan peringkat Obligasi Berkelanjutan III Tahap I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menjadi idD dari idCCC. Tindakan pemeringkatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas penundaan pembayaran kupon obligasi oleh WIKA untuk obligasi tersebut yang jatuh tempo pada 3 November 2026.
Pada saat yang sama, PEFINDO mempertahankan peringkat idSD untuk peringkat korporasi, peringkat Obligasi Berkelanjutan II di idD, peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III di idD(sy), dan peringkat idCCC untuk obligasi dan sukuk lainnya yang masih beredar.
Peringkat korporasi mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah serta risiko yang berasal dari ekspansi yang dilakukan sebelumnya. Kami dapat meninjau kembali peringkat jika WIKA mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok, kupon, dan bagi hasil atas Obligasi dan Sukuk yang telah jatuh tempo.
Didirikan pada tahun 1960, WIKA merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi. Perusahaan mencakup segmen investasi, realti & properti, infrastruktur & gedung, energi & industrial plant, dan industri. Per 30 Juni 2026, pemegang saham Perusahaan adalah Pemerintah Indonesia melalui Saham Dwiwarna, PT Danantara Asset Management (Persero) (90,11%), BP BUMN (0,91%), dan publik (8,98%). (end)
Pada saat yang sama, PEFINDO mempertahankan peringkat idSD untuk peringkat korporasi, peringkat Obligasi Berkelanjutan II di idD, peringkat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III di idD(sy), dan peringkat idCCC untuk obligasi dan sukuk lainnya yang masih beredar.
Peringkat korporasi mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah serta risiko yang berasal dari ekspansi yang dilakukan sebelumnya. Kami dapat meninjau kembali peringkat jika WIKA mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok, kupon, dan bagi hasil atas Obligasi dan Sukuk yang telah jatuh tempo.
Didirikan pada tahun 1960, WIKA merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi. Perusahaan mencakup segmen investasi, realti & properti, infrastruktur & gedung, energi & industrial plant, dan industri. Per 30 Juni 2026, pemegang saham Perusahaan adalah Pemerintah Indonesia melalui Saham Dwiwarna, PT Danantara Asset Management (Persero) (90,11%), BP BUMN (0,91%), dan publik (8,98%). (end)

