Kembali
KEMENDAG : TUJUH PRODUK INDONESIA RAIH PENGHARGAAN G-MARK 2026
Sebanyak tujuh produk Indonesia berhasil meraih penghargaan desain kelas dunia, yaitu Good Design Award (G-Mark) 2026 di Jepang. Pengumuman ini disampaikan Rabu, (4/11) di NHK Hall, Shibuya-ku, Tokyo, Jepang. Dengan prestasi tersebut, total produk Indonesia yang berhasil meraih G-Mark mencapai 67 produk sejak 2017.
Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, keberhasilan produk Indonesia dalam meraih G-Mark 2026 mencerminkan pengakuan internasional terhadap kapasitas industri nasional untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Capaian ini menunjukkan makin kuatnya daya saing produk manufaktur nasional yang mengandalkan desain, inovasi teknologi, dan keberlanjutan untuk menembus pasar global.
"Keberhasilan tujuh produk Indonesia dalam meraih G-Mark 2026 menunjukkan bahwa produk manufaktur nasional makin bersaing di pasar global melalui penerapan desain, inovasi, dan teknologi. Kita tidak hanya mengandalkan produk berbasis bahan baku atau keunggulan tradisional, tetapi juga telah mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional," ujar Puntodewi.
Tujuh produk Indonesia peraih G-Mark 2026 berasal dari berbagai sektor industri. Ketujuh produk tersebut meliputi Polytron EV Fox 350 dari PT Hartono Istana Teknologi, Panasonic Seamless Architectural Concealed Ventilating Fan FV-24CDUL2 dari Panasonic Manufacturing Indonesia, Re: Bumi Sandals dari PT Pijak Bumi International, Buttcollector dari Kickyourbutt Project, dan Samya Sami Server and Cup dari Pudak Oriental Indonesia. Kemudian, dua produk berikutnya adalah Sela Chair, serta Stola Dining Chair and Stola Lounge Chair dari PT Vivere Multi Kreasi. Puntodewi menyebut, keberhasilan ini tidak terlepas dari fasilitasi Kementerian Perdagangan melalui program Good Design Indonesia (GDI) dan Indonesia Design Development Center (IDDC).
Memasuki satu dekade penyelenggaraannya pada 2026, GDI terus mendorong pelaku usaha nasional untuk meningkatkan kualitas desain dan daya saing produk agar mampu memenuhi standar internasional. Dalam penyelenggaraan GDI 2026 pada Maret sampai dengan Juli, sebanyak 345 produk mengikuti proses seleksi tim juri lintas sektor dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 45 produk berhasil meraih penghargaan GDI. Sebanyak 10 produk di antaranya mendapatkan predikat Best Design dan difasilitasi untuk mengikuti sejumlah ajang desain internasional, termasuk Good Design Award di Jepang dan Golden Pin Design Award di Taiwan.
"Kemendag mengajak pelaku usaha nasional dari berbagai sektor untuk memanfaatkan program GDI sebagai sarana peningkatan kualitas desain, nilai tambah, dan daya saing produk. Melalui pembinaan dan fasilitasi ke ajang internasional, kami harap GDI makin memperkuat kemampuan produk Indonesia dalam bersaing dan memperluas akses pasar ekspor,"tambah Puntodewi.
Perwakilan tim Industrial Designer PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Gian Sitorus, mengapresiasi dukungan Kemendag melalui program GDI yang membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal di tingkat internasional.
"Kami mengapresiasi dukungan GDI yang memberi kesempatan bagi produk-produk lokal untuk berkembang dan dikenal di kancah internasional, khususnya melalui fasilitasi ke ajang Good Design Award di Jepang. Kami harap, makin banyak produsen lokal dapat menghadirkan produk dengan desain, fungsionalitas, dan nilai yang baik bagi pengguna," ujar Gian.
Good Design Award diselenggarakan oleh Japan Institute of Design Promotion (JDP) dan menjadi salah satu ajang penghargaan sekaligus tolok ukur desain tertinggi di dunia. Produk-produk Indonesia peraih G-Mark 2026 ditampilkan dalam Good Design Exhibition 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober - 4 November 2026 di Tokyo Midtown, Roppongi, Jepang. Pameran ini menjadi etalase strategis bagi produk-produk Indonesia untuk buyer dan pelaku industri global. (end)
Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, keberhasilan produk Indonesia dalam meraih G-Mark 2026 mencerminkan pengakuan internasional terhadap kapasitas industri nasional untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi. Capaian ini menunjukkan makin kuatnya daya saing produk manufaktur nasional yang mengandalkan desain, inovasi teknologi, dan keberlanjutan untuk menembus pasar global.
"Keberhasilan tujuh produk Indonesia dalam meraih G-Mark 2026 menunjukkan bahwa produk manufaktur nasional makin bersaing di pasar global melalui penerapan desain, inovasi, dan teknologi. Kita tidak hanya mengandalkan produk berbasis bahan baku atau keunggulan tradisional, tetapi juga telah mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional," ujar Puntodewi.
Tujuh produk Indonesia peraih G-Mark 2026 berasal dari berbagai sektor industri. Ketujuh produk tersebut meliputi Polytron EV Fox 350 dari PT Hartono Istana Teknologi, Panasonic Seamless Architectural Concealed Ventilating Fan FV-24CDUL2 dari Panasonic Manufacturing Indonesia, Re: Bumi Sandals dari PT Pijak Bumi International, Buttcollector dari Kickyourbutt Project, dan Samya Sami Server and Cup dari Pudak Oriental Indonesia. Kemudian, dua produk berikutnya adalah Sela Chair, serta Stola Dining Chair and Stola Lounge Chair dari PT Vivere Multi Kreasi. Puntodewi menyebut, keberhasilan ini tidak terlepas dari fasilitasi Kementerian Perdagangan melalui program Good Design Indonesia (GDI) dan Indonesia Design Development Center (IDDC).
Memasuki satu dekade penyelenggaraannya pada 2026, GDI terus mendorong pelaku usaha nasional untuk meningkatkan kualitas desain dan daya saing produk agar mampu memenuhi standar internasional. Dalam penyelenggaraan GDI 2026 pada Maret sampai dengan Juli, sebanyak 345 produk mengikuti proses seleksi tim juri lintas sektor dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 45 produk berhasil meraih penghargaan GDI. Sebanyak 10 produk di antaranya mendapatkan predikat Best Design dan difasilitasi untuk mengikuti sejumlah ajang desain internasional, termasuk Good Design Award di Jepang dan Golden Pin Design Award di Taiwan.
"Kemendag mengajak pelaku usaha nasional dari berbagai sektor untuk memanfaatkan program GDI sebagai sarana peningkatan kualitas desain, nilai tambah, dan daya saing produk. Melalui pembinaan dan fasilitasi ke ajang internasional, kami harap GDI makin memperkuat kemampuan produk Indonesia dalam bersaing dan memperluas akses pasar ekspor,"tambah Puntodewi.
Perwakilan tim Industrial Designer PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Gian Sitorus, mengapresiasi dukungan Kemendag melalui program GDI yang membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal di tingkat internasional.
"Kami mengapresiasi dukungan GDI yang memberi kesempatan bagi produk-produk lokal untuk berkembang dan dikenal di kancah internasional, khususnya melalui fasilitasi ke ajang Good Design Award di Jepang. Kami harap, makin banyak produsen lokal dapat menghadirkan produk dengan desain, fungsionalitas, dan nilai yang baik bagi pengguna," ujar Gian.
Good Design Award diselenggarakan oleh Japan Institute of Design Promotion (JDP) dan menjadi salah satu ajang penghargaan sekaligus tolok ukur desain tertinggi di dunia. Produk-produk Indonesia peraih G-Mark 2026 ditampilkan dalam Good Design Exhibition 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober - 4 November 2026 di Tokyo Midtown, Roppongi, Jepang. Pameran ini menjadi etalase strategis bagi produk-produk Indonesia untuk buyer dan pelaku industri global. (end)

