Kembali
Panin Sekuritas - Panin News 9 Oktober 2026
Oleh Tim Riset Panin SekuritasUlasan Pasar
Pasar US kemarin ditutup bervariasi, DJIA +0,10%, S&P 500 -0,47% dan Nasdaq -1,25%. Nasdaq terkoreksi signifikan setelah rilis pendapatan Open AI mencatatkan hasil yang dibawah ekspektasi, yang hanya sebesar USD50 miliar atau USD20 miliar lebih rendah, karena ada perbedaan penghitungan dibandingkan kompetitornya Anthropic. Patut dicermati bahwa, suku bunga kredit properti di US naik ke 7,4% tertinggi sejak akhir 2023 dan ekspektasi inflasi meningkat ke 3,9% tertinggi sejak Mei-23, mengindikasikan ruang kenaikan suku bunga. Rilis data tenaga kerja relatif positif, dimana initial jobless claims tercatat dibawah 200 ribu, untuk 4 minggu berturut-turut terpanjang sejak 1969.
Pasar Eropa kemarin ditutup melemah, Stoxx 600 -0,75%, DAX -1,18% dan FTSE -0,16%. Investor akan mencermati tensi geopolitik, setelah Presiden US, Donald Trump, menyatakan bahwa adanya diskusi dengan Iran dan menyatakan bahwa tidak akan menyerang Iran sebelum mid-term election di 3 Nov-26.
Pagi ini bursa Jepang -1,11%, Hongkong +0,65%, Korea Selatan -2,62%, dan Singapura -0,10%. Pasar Asia pagi ini dibuka bervariasi. Salah satu investor legendaris, Michael Burry, menyatakan bahwa investor memiliki waktu kurang dari 270 hari untuk mempersiapkan diri ke potensi krisis seperti periode 2008. Investor melihat bahwa ruang kenaikan suku bunga 25bps pada pertemuan Okt-26 ini turun ke 18%. Tensi geopolitik masih tinggi setelah Menteri Keuangan US, memberikan sanksi untuk 17 kapal tanker yang memiliki hubungan dengan Iran.
Harga minyak brent naik +4,07% menjadi USD104/barel seiring dengan ancaman serangan baru AS ke Iran namun tensi sudah sedikit membaik setelah Presiden Donald Trump mengatakan sedang dalam â??diskusi produktifâ?� dengan Iran, sementara itu CPO Malaysia naik +3,20% menjadi MYR4.448/MT dan nickel turun -1,14% menjadi USD15.359/MT. Yield obligasi AS 10 tahun turun -5,7bps ke level 5,227. Harga copper turun -1,22% menjadi USD6,6/lbs, didorong oleh kekhawatiran terhadap prospek demand AI setelah pendapatan tahunan OpenAI yang di-annualize berada di sekitar USD50 miliar, atau di bawah ekspektasi sebelumnya USD70 miliar. Dari sisi pasar fisik, inventory copper di Guangdong melonjak lebih dari 10.000 ton pascalibur, sementara lemahnya pembelian hilir menekan spot premium secara signifikan. Namun demikian, downside harga berpotensi tertahan oleh risiko gangguan supply di Chile setelah 2 serikat pekerja proyek Centinela milik Antofagasta memulai aksi industrial, di tengah produksi copper Chile pada Ags-26 yang turun ke level terendah sejak Feb-11.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp12,7 triliun dan asing catat penjualan bersih sebesar Rp859 miliar, IHSG ditutup melemah -1,88%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh: (1) tensi yang masih akan tinggi yang akan mendorong kenaikan harga minyak, (2) melemahnya sebagian besar komoditas, (3) kembali melemahnya Rupiah, serta (4) masih derasnya outflow dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews9Oktober2026
Pasar US kemarin ditutup bervariasi, DJIA +0,10%, S&P 500 -0,47% dan Nasdaq -1,25%. Nasdaq terkoreksi signifikan setelah rilis pendapatan Open AI mencatatkan hasil yang dibawah ekspektasi, yang hanya sebesar USD50 miliar atau USD20 miliar lebih rendah, karena ada perbedaan penghitungan dibandingkan kompetitornya Anthropic. Patut dicermati bahwa, suku bunga kredit properti di US naik ke 7,4% tertinggi sejak akhir 2023 dan ekspektasi inflasi meningkat ke 3,9% tertinggi sejak Mei-23, mengindikasikan ruang kenaikan suku bunga. Rilis data tenaga kerja relatif positif, dimana initial jobless claims tercatat dibawah 200 ribu, untuk 4 minggu berturut-turut terpanjang sejak 1969.
Pasar Eropa kemarin ditutup melemah, Stoxx 600 -0,75%, DAX -1,18% dan FTSE -0,16%. Investor akan mencermati tensi geopolitik, setelah Presiden US, Donald Trump, menyatakan bahwa adanya diskusi dengan Iran dan menyatakan bahwa tidak akan menyerang Iran sebelum mid-term election di 3 Nov-26.
Pagi ini bursa Jepang -1,11%, Hongkong +0,65%, Korea Selatan -2,62%, dan Singapura -0,10%. Pasar Asia pagi ini dibuka bervariasi. Salah satu investor legendaris, Michael Burry, menyatakan bahwa investor memiliki waktu kurang dari 270 hari untuk mempersiapkan diri ke potensi krisis seperti periode 2008. Investor melihat bahwa ruang kenaikan suku bunga 25bps pada pertemuan Okt-26 ini turun ke 18%. Tensi geopolitik masih tinggi setelah Menteri Keuangan US, memberikan sanksi untuk 17 kapal tanker yang memiliki hubungan dengan Iran.
Harga minyak brent naik +4,07% menjadi USD104/barel seiring dengan ancaman serangan baru AS ke Iran namun tensi sudah sedikit membaik setelah Presiden Donald Trump mengatakan sedang dalam â??diskusi produktifâ?� dengan Iran, sementara itu CPO Malaysia naik +3,20% menjadi MYR4.448/MT dan nickel turun -1,14% menjadi USD15.359/MT. Yield obligasi AS 10 tahun turun -5,7bps ke level 5,227. Harga copper turun -1,22% menjadi USD6,6/lbs, didorong oleh kekhawatiran terhadap prospek demand AI setelah pendapatan tahunan OpenAI yang di-annualize berada di sekitar USD50 miliar, atau di bawah ekspektasi sebelumnya USD70 miliar. Dari sisi pasar fisik, inventory copper di Guangdong melonjak lebih dari 10.000 ton pascalibur, sementara lemahnya pembelian hilir menekan spot premium secara signifikan. Namun demikian, downside harga berpotensi tertahan oleh risiko gangguan supply di Chile setelah 2 serikat pekerja proyek Centinela milik Antofagasta memulai aksi industrial, di tengah produksi copper Chile pada Ags-26 yang turun ke level terendah sejak Feb-11.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp12,7 triliun dan asing catat penjualan bersih sebesar Rp859 miliar, IHSG ditutup melemah -1,88%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh: (1) tensi yang masih akan tinggi yang akan mendorong kenaikan harga minyak, (2) melemahnya sebagian besar komoditas, (3) kembali melemahnya Rupiah, serta (4) masih derasnya outflow dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews9Oktober2026

