Kembali
Panin Sekuritas - Panin News 20 Oktober 2026
Oleh Tim Riset Panin SekuritasUlasan Pasar
Pasar US kemarin ditutup bervariasi, DJIA -0,07%, S&P 500 +0,41% dan Nasdaq +1,11%. Patut dicermati bahwa, tingkat utang margin di US saat ini telah menyentuh level USD1,5 triliun, level tertinggi ke-2 dalam sejarah dan secara tingkat utang terhadap PDB naik ke 4,5%, lebih tinggi dari puncak sebelumnya di 3,6% di 2021, yang menunjukan peningkatan risiko utang. Investor masih melakukan rotasi keluar dari saham teknologi, tercatat outflow sebesar USD4,8 miliar di minggu lalu, penurunan mingguan terbesar dalam 5 minggu terakhir.
Pasar Eropa kemarin ditutup melemah, Stoxx 600 -0,80%, DAX -1,18% dan FTSE -1,08%. Presiden Russia, Vladimir Putin, mengajukan untuk melakukan pertemuan dengan Presiden US, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping dalam rangka untuk mengakhiri perang dengan Ukraina. Presiden Ukraina, Zelensky, menyatakan bahwa saat ini US sedang menekan Ukraina untuk menyerah terhadap Russia dengan memperlambat speed internet Starlink serta menunda pengiriman interceptor untuk misil.
Pagi ini bursa Jepang -0,93%, Hongkong -0,85%, Shanghai -0,46%, dan Singapura -0,07%. Pasar Asia pagi ini dibuka melemah. Rilis data smartphone kurang positif, dimana pengiriman smartphone turun ke 255,3 juta (-22% YoY) penurunan terbesar selaam kuartalan, dengan Samsung turun -5,8%, Apple -4%, Xiaomi -29,2%, Oppo -34,5% dan Vivo -31,5%. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga memory yang naik +350% sejak tahun lalu.
Harga emas naik +0,10% menjadi USD4.169/oz seiring dengan pasar yang wait and see mencermati keputusan The Fed pekan depan, sementara itu batu bara naik +0,20% menjadi USD150/MT dan CPO Malaysia turun -0,46% menjadi MYR4.515/MT. Yield obligasi AS 10 tahun naik +6,7bps ke level 5,140. Harga nickel naik +1,03% menjadi USD15.320/MT, didorong oleh aksi short covering setelah harga menyentuh level terendah dalam hampir 10 bulan, serta meredanya tekanan makro seiring penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Okt-26. Namun demikian, upside masih tertahan oleh revisi RKAB nikel Indonesia 2026 menjadi sekitar 290 juta ton dari sebelumnya 260-270 juta ton, meskipun angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan RKAB 2025 sebesar 379 juta ton. Selain itu, surplus nikel global yang diproyeksikan mencapai 19 ribu ton pada 2026 dan melebar menjadi 70 ribu ton pada 2027 oleh INSG, serta lemahnya permintaan stainless steel masih membatasi prospek kenaikan harga.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp25,1 triliun danasing catat penjualan bersih sebesar Rp1,7 triliun, IHSG ditutup melemah -3,64%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh: (1) sentimen negatif potensi downgrade MSCI, (2) tekanan terhadap Rupiah, serta (3) masih derasnya outflow dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews20Oktober2026
Pasar US kemarin ditutup bervariasi, DJIA -0,07%, S&P 500 +0,41% dan Nasdaq +1,11%. Patut dicermati bahwa, tingkat utang margin di US saat ini telah menyentuh level USD1,5 triliun, level tertinggi ke-2 dalam sejarah dan secara tingkat utang terhadap PDB naik ke 4,5%, lebih tinggi dari puncak sebelumnya di 3,6% di 2021, yang menunjukan peningkatan risiko utang. Investor masih melakukan rotasi keluar dari saham teknologi, tercatat outflow sebesar USD4,8 miliar di minggu lalu, penurunan mingguan terbesar dalam 5 minggu terakhir.
Pasar Eropa kemarin ditutup melemah, Stoxx 600 -0,80%, DAX -1,18% dan FTSE -1,08%. Presiden Russia, Vladimir Putin, mengajukan untuk melakukan pertemuan dengan Presiden US, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping dalam rangka untuk mengakhiri perang dengan Ukraina. Presiden Ukraina, Zelensky, menyatakan bahwa saat ini US sedang menekan Ukraina untuk menyerah terhadap Russia dengan memperlambat speed internet Starlink serta menunda pengiriman interceptor untuk misil.
Pagi ini bursa Jepang -0,93%, Hongkong -0,85%, Shanghai -0,46%, dan Singapura -0,07%. Pasar Asia pagi ini dibuka melemah. Rilis data smartphone kurang positif, dimana pengiriman smartphone turun ke 255,3 juta (-22% YoY) penurunan terbesar selaam kuartalan, dengan Samsung turun -5,8%, Apple -4%, Xiaomi -29,2%, Oppo -34,5% dan Vivo -31,5%. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga memory yang naik +350% sejak tahun lalu.
Harga emas naik +0,10% menjadi USD4.169/oz seiring dengan pasar yang wait and see mencermati keputusan The Fed pekan depan, sementara itu batu bara naik +0,20% menjadi USD150/MT dan CPO Malaysia turun -0,46% menjadi MYR4.515/MT. Yield obligasi AS 10 tahun naik +6,7bps ke level 5,140. Harga nickel naik +1,03% menjadi USD15.320/MT, didorong oleh aksi short covering setelah harga menyentuh level terendah dalam hampir 10 bulan, serta meredanya tekanan makro seiring penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Okt-26. Namun demikian, upside masih tertahan oleh revisi RKAB nikel Indonesia 2026 menjadi sekitar 290 juta ton dari sebelumnya 260-270 juta ton, meskipun angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan RKAB 2025 sebesar 379 juta ton. Selain itu, surplus nikel global yang diproyeksikan mencapai 19 ribu ton pada 2026 dan melebar menjadi 70 ribu ton pada 2027 oleh INSG, serta lemahnya permintaan stainless steel masih membatasi prospek kenaikan harga.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp25,1 triliun danasing catat penjualan bersih sebesar Rp1,7 triliun, IHSG ditutup melemah -3,64%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh: (1) sentimen negatif potensi downgrade MSCI, (2) tekanan terhadap Rupiah, serta (3) masih derasnya outflow dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews20Oktober2026

