Kembali
Panin Sekuritas - Trading Idea 27 Oktober 2026
Oleh Tim Riset Panin SekuritasUlasan Pasar
Bursa pada Sesi I. IHSG ditutup melemah -0,32% ke level 5.355,65 pada sesi 1 perdagangan hari ini, sejalan dengan pelemahan Rupiah yang kini berada di level Rp18,141 / USD di tengah kekhawatiran inflasi. Di sisi lain, meningkatnya tensi antara Indo â?? Singapore, masih tingginya harga minyak di level USD114 / barrel, dan masih besarnya outflow dana asing masih menjadi perhatian pelaku pasar menjelang rilis laporan keuangan perusahaan dan perubahan mekanisme perdagangan saham di awal Nov-26 mendatang oleh BEI.
Bursa Regional. Bursa Asia pada sesi 1 bergerak mixed, dimana Bursa Kospi menguat +3,92%, Bursa Jepang menguat +1,75%, Bursa Filipina menguat +1,69%, Bursa Malaysia menguat +0,26%, sementara Singapura melemah â??0,16%, diikuti Hongkong -0,14%, Shanghai -0,13%, dan Thailand -0,11%. Kospi menguat sejalan dengan penguatan Wall Street, didorong penguatan saham teknologi & AI di tengah rencana IPO Anthropic. Dari sisi data ekonomi, Consumer Confidence Korea Selatan turun menjadi 105,4 di Okt-26 (prev: 106,6), sementara GDP Growth Rate Korea Selatan tumbuh +3,4% YoY di 3Q26 (prev: +3,7% YoY; cons: +3% YoY).
Indeks sektoral. Pada sesi 1, sebagian besar indeks sektoral ditutup melemah dengan pelemahan terdalam dicatat oleh sektor Infrastructure -1,24% seiring aksi profit taking emiten TLKM (-2,22%) setelah menguat +19,2% YoY sejak 20-Okt lalu. Sementara sektor Industrials menguat +1,37% ditopang oleh penguatan ASII (+3,51%) seiring ekspektasi laporan keuangan yang positif, didukung performa positif dari UNTR di 3Q26 (kontributor segmen HEMCE milik ASII) seiring perbaikan segmen emas akibat ramp-up produksi tambang Martabe serta kenaikan segmen kontraktor dan alat berat akibat revisi RKAB di Jul-26
Komoditas & Nilai Tukar. Harga komoditas bergerak sebagian besar melemah, Nikel melemah -2,04%, diikuti oleh pelemahan Nikel -1,86%, Minyak Brent -1,04%, Batubara -0,63%, Emas -0,22%, sementara Timah menguat +0,14%. Harga Timah naik di tengah optimisme baru pada infrastruktur AI, yang diperkirakan akan mendorong permintaan timah global. Tingkat pemanfaatan yang kuat untuk agen AI baru yang dirilis oleh Meta mendorong saham produsen chip untuk melonjak pada awal Oktober, mendukung prospek timah. Hal ini semakin diperkuat oleh laporan potensi IPO dari Anthropic dan OpenAI, bersamaan dengan putaran penggalangan modal baru oleh SoftBank dan SpaceX, yang telah berinvestasi besar-besaran di bidang infrastruktur.
Nilai Perdagangan. Perdagangan di pasar regular di sepanjang sesi I dengan nilai transaksi sekitar hampir Rp5,3 triliun, lebih rendah dari transaksi perdagangan Senin kemarin. Dari nilai transaksi pada sesi 1 didominasi oleh transaksi saham financials, basic materials, dan energy.
Yield SUN. Yield obligasi 5 tahun dan 10 tahun naik seiring kekhawatiran harga minyak yang masih tinggi dan pelemahan Rupiah.
Rekomendasi Saham
GGRM closing 17.225 tertinggi 17.400, +ASII, pilihan saham-saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi untuk scalping (trading cepat)
Full Report
https://pans.id/TradingIdea27Oktober2026
Bursa pada Sesi I. IHSG ditutup melemah -0,32% ke level 5.355,65 pada sesi 1 perdagangan hari ini, sejalan dengan pelemahan Rupiah yang kini berada di level Rp18,141 / USD di tengah kekhawatiran inflasi. Di sisi lain, meningkatnya tensi antara Indo â?? Singapore, masih tingginya harga minyak di level USD114 / barrel, dan masih besarnya outflow dana asing masih menjadi perhatian pelaku pasar menjelang rilis laporan keuangan perusahaan dan perubahan mekanisme perdagangan saham di awal Nov-26 mendatang oleh BEI.
Bursa Regional. Bursa Asia pada sesi 1 bergerak mixed, dimana Bursa Kospi menguat +3,92%, Bursa Jepang menguat +1,75%, Bursa Filipina menguat +1,69%, Bursa Malaysia menguat +0,26%, sementara Singapura melemah â??0,16%, diikuti Hongkong -0,14%, Shanghai -0,13%, dan Thailand -0,11%. Kospi menguat sejalan dengan penguatan Wall Street, didorong penguatan saham teknologi & AI di tengah rencana IPO Anthropic. Dari sisi data ekonomi, Consumer Confidence Korea Selatan turun menjadi 105,4 di Okt-26 (prev: 106,6), sementara GDP Growth Rate Korea Selatan tumbuh +3,4% YoY di 3Q26 (prev: +3,7% YoY; cons: +3% YoY).
Indeks sektoral. Pada sesi 1, sebagian besar indeks sektoral ditutup melemah dengan pelemahan terdalam dicatat oleh sektor Infrastructure -1,24% seiring aksi profit taking emiten TLKM (-2,22%) setelah menguat +19,2% YoY sejak 20-Okt lalu. Sementara sektor Industrials menguat +1,37% ditopang oleh penguatan ASII (+3,51%) seiring ekspektasi laporan keuangan yang positif, didukung performa positif dari UNTR di 3Q26 (kontributor segmen HEMCE milik ASII) seiring perbaikan segmen emas akibat ramp-up produksi tambang Martabe serta kenaikan segmen kontraktor dan alat berat akibat revisi RKAB di Jul-26
Komoditas & Nilai Tukar. Harga komoditas bergerak sebagian besar melemah, Nikel melemah -2,04%, diikuti oleh pelemahan Nikel -1,86%, Minyak Brent -1,04%, Batubara -0,63%, Emas -0,22%, sementara Timah menguat +0,14%. Harga Timah naik di tengah optimisme baru pada infrastruktur AI, yang diperkirakan akan mendorong permintaan timah global. Tingkat pemanfaatan yang kuat untuk agen AI baru yang dirilis oleh Meta mendorong saham produsen chip untuk melonjak pada awal Oktober, mendukung prospek timah. Hal ini semakin diperkuat oleh laporan potensi IPO dari Anthropic dan OpenAI, bersamaan dengan putaran penggalangan modal baru oleh SoftBank dan SpaceX, yang telah berinvestasi besar-besaran di bidang infrastruktur.
Nilai Perdagangan. Perdagangan di pasar regular di sepanjang sesi I dengan nilai transaksi sekitar hampir Rp5,3 triliun, lebih rendah dari transaksi perdagangan Senin kemarin. Dari nilai transaksi pada sesi 1 didominasi oleh transaksi saham financials, basic materials, dan energy.
Yield SUN. Yield obligasi 5 tahun dan 10 tahun naik seiring kekhawatiran harga minyak yang masih tinggi dan pelemahan Rupiah.
Rekomendasi Saham
GGRM closing 17.225 tertinggi 17.400, +ASII, pilihan saham-saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi untuk scalping (trading cepat)
Full Report
https://pans.id/TradingIdea27Oktober2026

