Kembali
Result Snapshot 9M26: SIDO (BUY - TP: Rp390): Ear
Oleh Tim Riset Panin SekuritasEarnings Performance: Secara keseluruhan kinerja SIDO di 3Q26 tumbuh positif, dengan mencatat laba bersih sebesar Rp285 miliar (+53% QoQ; +31% YoY), seiring dengan pemulihan volume setelah implementasi channel inventory optimization di 1H26, utamanya pada produk â??Tolak Anginâ?�. Meski demikian, performa 3Q26 belum mampu memulihkan perlambatan kinerja secara keseluruhan di 9M26 dengan laba bersih tercatat sebesar Rp619 miliar (-24% YoY), masih inline dengan estimasi kami dan konsensus (PANS: 61,7; Cons: 66,4; rata-rata pasar 5 tahun: 66,0%)
Key driver: Pemulihan kinerja di 3Q26 utamanya ditopang oleh segmen herbal dan suplemen yang mencatat penjualan sebesar Rp549 miliar (+48% QoQ; +4% YoY), seiring normalisasi stok di distributor pasca berakhirnya channel inventory optimization, sehingga kontribusinya kembali ke 53% dari total penjualan (2Q26: 45%). Pemulihan volume tersebut turut mendorong perbaikan marjin kotor segmen herbal menjadi 67,0% (+728 bps QoQ; +25 bps YoY). Di sisi lain, segmen F&B melanjutkan tren pertumbuhan yang solid dengan penjualan sebesar Rp456 miliar (+9% QoQ; +33% YoY), ditopang oleh permintaan produk energy drink (kontribusi ~60% dari penjualan), vitamin C plus collagen serta RTD yang penjualannya mayoritas masih dari domestik. Kami mencermati adanya kenaikan biaya bahan baku pada segmen F&B (COGS: +14% QoQ; +35% YoY) yang menyebabkan penurunan GPM menjadi 41,2% (2Q26: 43,8%; 3Q25: 41,8%). Meski begitu, eskpansi marjin dari segmen herbal turut menopang kinerja SIDO secara keseluruhan di 3Q26.
Strategy dan prospek 2026F: Kami melihat momentum pemulihan berlanjut di 4Q26, dimana secara historis 4Q memiliki run-rate yang lebih kuat pada segmen herbal dan F&B segmen, masing-masing ~Rp900â??925 miliar dan Rp350-400 miliar, didukung 1) seasonal demand dan 2) last-bite effect. Segmen F&B masih menjadi main growth untuk FY26F, ditopang demand energy drink seiring momentum El Niño. Alhasil kami memperkirakan perlambatan topline growth dapat membaik di mid-high single digit dan bottom-line FY26F menjadi kisaran mid-high teens (9M26: high double digit).
Rekomendasi: mempertahankan BUY untuk SIDO dengan TP menjadi Rp390 (implied PE 12x di 2027F) setara dengan -1x std.deviasi PE 5 tahun terakhir dari sebelumnya di Rp420, dengan roll-over ke EPS FY2027F. Kinerja perusahaan akan ditopang oleh: 1) pemulihan volume herbal (market share â??Tolak Anginâ?� >70%), 2) segmen F&B yang positif, 3) peluncuran produk baru, 4) optimalisasi distribusi domestik dan ekspansi pasar ekspor secara selektif, 5) potensi normalisasi harga bahan baku, 6)efisiensi operasional (A&P/sales dijaga di ~10-12%). Perlu dicermati downsiderisk: kenaikan harga bahan baku dan daya beli yang belum pulih ditengah ketidakpastian makroekonomi
Full Report: https://pans.id/ResultSnapshotSIDO_3Q26

