Panin Sekuritas - Panin News 3 November 2026
Oleh Tim Riset Panin SekuritasUlasan Pasar
Pasar US kemarin ditutup bervariasi, DJIA +0,41%, S&P 500 -0,51% dan Nasdaq -1,07%. Investor masih akan mencermati mid-term election di US, dimana Demokrat diperkirakan akan menguasai Senat dan House of Representative, dengan probabilita mencapai 75%. Patut dicermati bahwa, saham Intel telah tercatat koreksi ~57% dari puncaknya setelah merilis outlook dan guidance yang relatif kurang baik, seperti permintaan PC yang turun, naiknya harga memori, masalah dari supply serta adanya permasalah pabrik di Israel. Patut dicermati bahwa secara mingguan ada outflow di reksadana saham US sebesar USD6,7 miliar tertinggi sejak pertengahan Sep-26. Patut dicermati bahwa, indeks put/call ratio meningkat ke 0,86 tertinggi ke-2 di tahun ini, menginformasikan tekanan jual yang tinggi dan indeks fear & greed tercatat di level extreme fear.
Pasar Eropa kemarin ditutup menguat, Stoxx 600 +0,42%, DAX +0,63% dan FTSE +0,29%. Harga minyak mengalami penurunan, setelah Presiden US, Donald Trump, menyatakan bahwa investor merasa tidak akan ada perang dengan Iran dan Trump menyatakan bahwa dapat mencapai kesepakatan dengan Iran.
Pagi ini bursa Jepang -0,33%, Hongkong +0,33%, Shanghai -0,37%, dan Singapura -0,30%. Pasar Asia pagi ini dibuka bervariasi. Patut dicermati bahwa, Yuan menyentuh level tertinggi terhadap USD sejak Jun-22. Namun patut dicermati bahwa, US menyerang pulau Qeshm Island menginformasikan tensi yang masih tinggi. Patut dicermati risiko gagal bayar hyperscaler di US yang terus meningkat dimana saat ini telah menyentuh level 120 (Jun-26: 90).
Harga emas naik +0,62% menjadi USD3.898/oz seiring dengan penurunan signifikan harga minyak global yang diharapkan dapat menurunkan level inflasi global, sementara itu nickel naik +1,81% menjadi USD15.362/MT dan soybean turun -1,43% menjadi USD12/Bu. Yield obligasi AS 10 tahun turun -1,6bpske level 4,913. Harga minyak brent turun -10,94% menjadi USD104/barel, didorong oleh meredanya kekhawatiran gangguan pasokan minyak setelah munculnya indikasi kemajuan negosiasi diplomatik antara AS dan Iran, yang meningkatkan optimisme terhadap potensi tercapainya kesepakatan untuk meredakan konflik. Sentimen positif turut diperkuat oleh pernyataan Presiden Iran Masoud Pezeshkian bahwa pemerintahannya memperoleh kewenangan lebih besar dari pemimpin tertinggi Iran untuk melanjutkan negosiasi, serta sinyal Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan telah menunjukkan adanya kemajuan setelah 3 hari diskusi yang dimediasi Qatar. Namun demikian, downside berpotensi tertahan oleh risiko kegagalan negosiasi dan kemungkinan AS kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah midterm election.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp12,4 triliun danasing catat penjualan bersih sebesar Rp112 miliar, IHSG ditutup menguat +0,79%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah, disebabkan oleh: (1) tekanan jual asing yang mereda, (2) turunnya harga minyak, serta (3) positifnya sebagian besar komoditas di hari ini.
Full report:
https://pans.id/PaninNews3November2026

