Kembali
Panin Sekuritas - Panin News 5 November 2026
Oleh Tim Riset Panin SekuritasUlasan Pasar
Pasar US kemarin ditutup menguat, DJIA +3,03%, S&P 500 +1,58% dan Nasdaq +1,44%. Investor merespon positif kemenangan dari Demokrat untuk Senat dan juga House of Representative, dimana Wakil Presiden US, JD Vance, melihat bahwa kekalahan Republik lebih disebabkan Perang Iran, meningkatnya biaya hidup, voters ingin â??America Firstâ?� dan hubungan dengan Israel. Patut dicermati juga bahwa Demokrat akan melakukan investigasi terhadap Presiden US, Donald Trump, terkait dengan crypto ventures, kesepakatan dengan law firms serta pemberian maaf kepada donatur politik. Patut dicermati bahwa, Goldman Sachs melihat bahwa kemenangan Demokrat dapat berisiko untuk ~50% ekspansi data center.
Pasar Eropa kemarin ditutup menguat, Stoxx 600 +1,82%, DAX +2,22% dan FTSE +1,79%. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Ukraina bersedia untuk melakukan diskusi dengan US dan Russia, yang mengindikasikan tensi geopolitik yang lebih baik.
Pagi ini bursa Jepang -1,24%, Hongkong +1,66%, Korea Selatan -4,62%, dan Singapura -0,35%. Pasar Asia pagi ini dibuka bervariasi. Investor masih akan mencermati tensi geopolitik setelah pemerintah US meminta Trump untuk melakukan serangan baru ke Iran. Pemimpin Supremasi Iran, Ayatollah Mojataba Khamenei, menyatakan bahwa proses kehancuran US semakin cepat.
Harga minyak brent turun -8,67% menjadi USD94/barel seiring dengan Partai Demokrat AS yang berhasil memenangkan midterm election sehingga meningkatkan ekspektasi bahwa pemerintahan Donald Trump akan menghadapi tekanan lebih besar untuk mengakhiri perang dengan Iran, sementara itu emas naik +3,61% menjadi USD4.046/oz dan CPO Malaysia turun -1,15% menjadi MYR4.300/MT. Yield obligasi AS 10 tahun turun -7,4bps ke level 4,888. Harga nickel naik +2,83% menjadi USD15.580/MT, didorong oleh ekspektasi pengetatan pasokan setelah ESDM memberi sinyal potensi pemangkasan kuota produksi bijih nikel melalui RKAB 2027 yang lebih agresif dibandingkan 2026, dengan mempertimbangkan kapasitas optimal smelter domestik. Sentimen turut diperkuat oleh dukungan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) terhadap pengendalian produksi untuk mengatasi oversupply global yang diperkirakan mencapai sekitar 800 ribu ton, sekaligus menjaga keseimbangan supply-demand dan menopang harga nikel di tengah produksi Indonesia yang terus meningkat. Namun demikian, upside masih berpotensi tertahan oleh proyeksi International Nickel Study Group (INSG) yang memperkirakan surplus nikel global melebar pada 2027 ditopang juga oleh stok LME yang tinggi.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp10,8 triliun danasing catat pembelian bersih sebesar Rp258 miliar, IHSG ditutup menguat +0,32%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat, didorong oleh: (1) ekspektasi tensi geopolitik yang membaik, (2) menguatnya komoditas utama seperti metal mining dan emas, serta (3) mulai kembalinya dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews5November2026
Pasar US kemarin ditutup menguat, DJIA +3,03%, S&P 500 +1,58% dan Nasdaq +1,44%. Investor merespon positif kemenangan dari Demokrat untuk Senat dan juga House of Representative, dimana Wakil Presiden US, JD Vance, melihat bahwa kekalahan Republik lebih disebabkan Perang Iran, meningkatnya biaya hidup, voters ingin â??America Firstâ?� dan hubungan dengan Israel. Patut dicermati juga bahwa Demokrat akan melakukan investigasi terhadap Presiden US, Donald Trump, terkait dengan crypto ventures, kesepakatan dengan law firms serta pemberian maaf kepada donatur politik. Patut dicermati bahwa, Goldman Sachs melihat bahwa kemenangan Demokrat dapat berisiko untuk ~50% ekspansi data center.
Pasar Eropa kemarin ditutup menguat, Stoxx 600 +1,82%, DAX +2,22% dan FTSE +1,79%. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa Ukraina bersedia untuk melakukan diskusi dengan US dan Russia, yang mengindikasikan tensi geopolitik yang lebih baik.
Pagi ini bursa Jepang -1,24%, Hongkong +1,66%, Korea Selatan -4,62%, dan Singapura -0,35%. Pasar Asia pagi ini dibuka bervariasi. Investor masih akan mencermati tensi geopolitik setelah pemerintah US meminta Trump untuk melakukan serangan baru ke Iran. Pemimpin Supremasi Iran, Ayatollah Mojataba Khamenei, menyatakan bahwa proses kehancuran US semakin cepat.
Harga minyak brent turun -8,67% menjadi USD94/barel seiring dengan Partai Demokrat AS yang berhasil memenangkan midterm election sehingga meningkatkan ekspektasi bahwa pemerintahan Donald Trump akan menghadapi tekanan lebih besar untuk mengakhiri perang dengan Iran, sementara itu emas naik +3,61% menjadi USD4.046/oz dan CPO Malaysia turun -1,15% menjadi MYR4.300/MT. Yield obligasi AS 10 tahun turun -7,4bps ke level 4,888. Harga nickel naik +2,83% menjadi USD15.580/MT, didorong oleh ekspektasi pengetatan pasokan setelah ESDM memberi sinyal potensi pemangkasan kuota produksi bijih nikel melalui RKAB 2027 yang lebih agresif dibandingkan 2026, dengan mempertimbangkan kapasitas optimal smelter domestik. Sentimen turut diperkuat oleh dukungan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) terhadap pengendalian produksi untuk mengatasi oversupply global yang diperkirakan mencapai sekitar 800 ribu ton, sekaligus menjaga keseimbangan supply-demand dan menopang harga nikel di tengah produksi Indonesia yang terus meningkat. Namun demikian, upside masih berpotensi tertahan oleh proyeksi International Nickel Study Group (INSG) yang memperkirakan surplus nikel global melebar pada 2027 ditopang juga oleh stok LME yang tinggi.
Pada penutupan perdagangan kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp10,8 triliun danasing catat pembelian bersih sebesar Rp258 miliar, IHSG ditutup menguat +0,32%.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat, didorong oleh: (1) ekspektasi tensi geopolitik yang membaik, (2) menguatnya komoditas utama seperti metal mining dan emas, serta (3) mulai kembalinya dana asing.
Full report:
https://pans.id/PaninNews5November2026

